RajaKomen
Anies Baswedan Capres Pilihan Anak Muda No. 1

Anies Baswedan Capres Pilihan Anak Muda No. 1

Admin
31 Maret 2021
Dibaca : 943x

Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno masuk di posisi 5 besar calon presiden pilihan anak muda berdasarkan hasil survei Lembaga Indikator Politik Indonesia. Sandiaga enggan berkomentar banyak mengenai hasil survei itu dan memilih fokus kerja di Kemenpar.

"Sekarang saya fokus di Kemenpar dan sekarang tugasnya berat sekali, ada 34 juta masyarakat kita yang terdampak secara sangat-sangat signifikan. Mereka merasakan kehilangan pekerjaan, kehilangan mata pencarian, mereka tidak memiliki peluang untuk bangkit," kata Sandiaga di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/3/2021) lalu.

Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra ini mengatakan tidak bisa sendirian menjalankan program Kemenparekraf. Dia meminta dukungan pihak terkait.

"Jadi izinkan saya fokus dulu di Kemenpar, dan tentunya ini butuh dukungan dan kontribusi semua pihak, termasuk dalam menjalankan tugas kementerian ini kita fokus berkolaborasi, berkoordinasi," ucapnya.

Untuk itu, Sandiaga tidak ingin memikirkan politik terlebih dahulu. Dia menegaskan ingin fokus menjalankan tugas Kemenparekraf.

"Pada saat ini saya jeda dulu politik saya fokus di tugas Kemenpar karena saya tidak ingin ada timbul kegaduhan, masih ada cukup waktu di kontestasi demokrasi, dan saya yakin teman-teman yang ada di sektor pariwisata ekonomi kreatif menginginkan saya untuk fokus untuk benar-benar memprioritaskan 24 sehari, 7 hari seminggu, 365 hari untuk kebangkitan pariwisata ekonomi kreatif," tuturnya.

Indikator Politik Indonesia merilis temuan survei nasional suara anak muda terkait isu-isu sosial, politik, dan bangsa, salah satunya terkait pilihan presiden jika pemilu dilakukan saat ini. Hasilnya, nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berada paling atas di antara 17 nama-nama lainnya, sementara Sandiaga berada pada urutan keempat.

Hasilnya sebagai berikut:

  • Anies Baswedan 15,2 persen
  • Ganjar Pranowo 13,7 persen
  • Ridwan Kamil 10,2 persen
  • Sandiaga Uno 9,8
  • Prabowo Subianto 9,5 persen
  • Agus Harimurti Yudhoyono 4,1 persen
  • Erick Thohir 1,5 persen
  • Tito Karnavian 1,2 persen
  • Puan Maharani 1,1 persen
  • Gatot Nurmantyo 0,8 persen
  • Khofifah Indar Parawansa 0,7 persen
  • Ma'ruf Amin 0,4 persen
  • Budi Gunawan 0.4 persen
  • Bambang Soesatyo 0,4 persen
  • Airlangga Hartanto 0,2 persen
  • Mahfud Md 0,2 persen
  • Muhaimin Iskandar 0,0 persen
Berita Terkait
Baca Juga:
https://masoemuniversity.ac.id/

Pendidikan 17 Jul 2024

Kelas Karyawan dan Inklusivitas: Membuka Kesempatan untuk Semua Kalangan

Ma'soem University menawarkan program kelas karyawan di Bandung yang fleksibel dan berkualitas, memberikan kesempatan bagi para profesional untuk

Efisiensi dan Keandalan dengan Pompa Ebara untuk Pabrik atau Gedung Bertingkat

Tips 30 Okt 2025

Efisiensi dan Keandalan dengan Pompa Ebara untuk Pabrik atau Gedung Bertingkat

Dalam sistem utilitas sebuah pabrik atau gedung bertingkat, pompa air memegang peran yang sangat penting. Aliran air bersih yang lancar untuk produksi,

Tingkatkan Kehandalan dan Kinerja Jaringan Anda dengan Node Watcher

Nasional 11 Maret 2025

Tingkatkan Kehandalan dan Kinerja Jaringan Anda dengan Node Watcher

Apa Itu Node Jaringan Komputer? Diambil dari bahasa latin, yakni nodus (simpul), pengertian node artinya yang dilansir dari laman lifewire adalah perangkat

Alasan Mengapa Pelaku Usaha Lebih Baik Menggunakan Jasa Pengiriman Via Udara

Sharing 7 Maret 2023

Alasan Mengapa Pelaku Usaha Lebih Baik Menggunakan Jasa Pengiriman Via Udara

Pengiriman melalui udara adalah solusi terbaik. Paling cepat dan paling laris biasanya lewat Bandara Soekarno Hatta. Perusahaan yang menyediakan jasa

Tantangan Serta Peluang Karir Ahli Farmasi

Sharing 16 Jun 2024

Tantangan Serta Peluang Karir Ahli Farmasi

Menjadi ahli farmasi adalah salah satu pilihan karir yang menjanjikan di era modern. Dengan meningkatnya kebutuhan akan layanan kesehatan yang berkualitas dan

Tantangan Utama Bisnis Online di Tahun 2026: Mengapa Strategi Lama Tidak Lagi Cukup?

Tips 5 Jan 2026

Tantangan Utama Bisnis Online di Tahun 2026: Mengapa Strategi Lama Tidak Lagi Cukup?

Memasuki Januari 2026, kita menyaksikan pergeseran paradigma yang drastis dalam dunia bisnis online. Jika lima tahun lalu digitalisasi adalah sebuah pilihan

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
hijab
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026 - All rights reserved
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026
All rights reserved