
Mulai 1 Juli 2020 mendatang akan diberlakukan peraturan baru mengenai penggunaan kantong belanja ramah lingkungan. hal ini teruang pada Peraturan Gurbernur (Pergub) dengan nomor 142 tahun 2019 tentang kewajiban penggunaan kantong belanja ramah lingkungan pada pusat perbelanjaan, toko swalayan dan pasar rakyat. pemerintah provinsi DKI Jakarta melarang adanya penggunaan kantong belanja plastik sekali pakai di tempat-tempat tersebut di atas. Dengan demikian sesuai dengan peraturan tersebut mewajibkan para pengelola pusat perbelanjaan, toko swalayan maupun pasar rakyat atau pelaku usaha untuk menggunakalan kantong belanja ramah lingkungan serta melarang kantong belanja plastik sekali pakai.
Pihak pengelola wajib untuk memberitahukan aturan tersebut pada seluruh pelaku usaha di pusat perbelanjaan dan kemudian pelaku usaha di pusat perbelanjaan maupun toko swalayan serta pasar rakyat dilarang menyediakan kantong belanja plastki sekali pakai. Di samping itu juga diungkapakan bahwa selama pembatasan sosial skala besar atau PSBB terjadi peningkatan frekuensi berbelanja secara daring baik layanan antar makanan siap saji maupun belanja daring berbentuk paket.

Ini tentunya berdampak pada peningkatan sampah plastik pembungkus paket belanja daring tersebut. Sementara itu juga dihimbau kepada masyarakat agar dapat mengurangi timbunan sampah plastik dengan menjalankan tips belanja daring ramah lingkungan yang direkomendasikan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Mendukung para penjual serta produk tanpa pembungkus plastik dan meminta para penjual untuk mengurangi pembungkus plastik, membeli barang dlalam kemasan besar atau menyatukan berbagai macam belanjaan dalam satu pembelian.
Selanjutnya menurut Humas Dinas LH DKI Jakarta yaitu Yogi Ikhwan yang menyatakan bahwa Pergub 142/2019 tersebut wajib dijalankan oleh pengelola pusat perbelanjaan, toko swalayan dan pasar rakyat. Mereka sudah tidak boleh lagi untuk menyediakan kantong plastik sekali pakai atau kresek. Pada prinsipnya adalah ramah lingkungan yang dapat dipakai berulang kali ya.Mengenai bentuknya apa tidak diatur, yang terpenting dapat dipakai berulang kali paparnya.
Anies Baswedan sebagai Guebernur DKI Jakarta menyiapkan sanksi bagi para pengusaha yang tidak menaati peraturan tersebut. Dan sanksi tersebut diberikan secara bertahap dimulai dari yang sifatnya teguran hingga pencabutan izin yang tertuang dalam Pasal 29. Di mana pasal tersebut mengatur tentang sanksi yang berupa teguran tertulis, uang paksa, pembekuan izin, dan/atau pencabutan izin.
Fashion 8 Feb 2020
Ssst.. Ini Dia Jenis Hijab yang Paling Laris dan Sering Jadi Rebutan
Hijab, selalu mengikuti fashion dan seringkali ada trend yang berubah – ubah dari waktu ke waktu. Misalnya saja trend kerudung sifon, gamis syari, hijab
Sharing 25 Jun 2024
Hal-hal yang Perlu Anda Tanyakan pada Apoteker
Apoteker bisa membantu penyembuhan kesehatan Anda. Berikut beberapa hal yang bisa Anda tanyakan kepada apoteker terkait obat dan kesehatan. Bagi Anda yang
Nasional 11 Mei 2025
Tes CPNS 2026: Ini Perbedaan Materi SKD dan SKB yang Wajib Kamu Ketahui
Tes CPNS 2026 menjadi sorotan banyak calon aparatur sipil negara, terutama setelah pemerintah mengumumkan seleksi yang diadakan setiap tahun. Dalam proses
Kecantikan 6 Jul 2026
Tips Mencegah Penuaan Dini yang Perlu Diketahui
Penuaan pada kulit memang wajar terjadi seiring bertambahnya umur. Namun, ketika penuaan pada kulit terjadi lebih cepat tentu membuat sebagian orang merasa
Pendidikan 11 Mei 2025
Simulasi Real Time Tryout Online Ujian Mandiri PTN 2025 untuk Uji Ketangkasanmu
Di era digital seperti sekarang, persiapan untuk ujian masuk perguruan tinggi, terutama Ujian Mandiri PTN 2025, semakin mudah dan efisien dengan adanya
Sharing 14 Jan 2026
Siapa yang Bisa Nolaknya? Dari Cimol Bojot sampai Seblak, Kuliner Bandung Selalu Bikin Kangen
Bandung selalu punya cara sederhana tapi ampuh untuk membuat siapa pun jatuh cinta, dan salah satu senjatanya adalah makanan khas Bandung yang begitu beragam