Al Masoem
Pahami Gejala Asam Urat Agar Tidak Terlambat Mengobatinya

Pahami Gejala Asam Urat Agar Tidak Terlambat Mengobatinya

Admin
11 Jun 2024
Dibaca : 238x

Penyakit asam urat merupakan kondisi yang dapat menyebabkan gejala nyeri yang tak tertahankan, pembengkakan, serta adanya rasa panas di area persendian. Semua sendi di tubuh berisiko terkena asam urat, tetapi sendi yang paling sering terserang adalah jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki.

Umumnya, penyakit ini dapat lebih mudah menyerang pria, khususnya mereka yang berusia di atas 30 tahun. Pada wanita, penyakit asam urat ini dapat muncul setelah terkena menopause. Rasa sakit yang dialami pengidap asam urat dapat berlangsung selama rentang waktu 3-10 hari, dengan perkembangan gejala yang begitu cepat dalam beberapa jam pertama.

Sering kali orang salah kaprah dan menyamakan penyakit asam urat dengan rematik. Padahal, rematik adalah istilah yang menggambarkan rasa sakit pada persendian atau otot yang mengalami peradangan. Ada beberapa gejala penyakit asam urat yang umum terjadi, di antaranya :

1. Nyeri sendi yang intens

Penyakit asam urat biasanya mempengaruhi jempol kaki, tapi bisa terjadi di bagian sendi manapun. Sendi lain yang sering terkena yaitu pergelangan kaki, lutut, siku, pergelangan tangan, dan jari. Rasa sakit yang paling parah terjadi dalam empat hingga 12 jam pertama serangan penyakit asam urat.

2. Rasa tidak nyaman dalam jangka panjang

Setelah rasa sakit yang paling parah mereda, rasa tidak nyaman pada sendi dapat terjadi lagi dalam beberapa hari hingga beberapa minggu kemudian. Serangan selanjutnya cenderung bertahan lebih lama dan memengaruhi lebih banyak persendian. 

3. Peradangan dan kemerahan

Sendi yang terkena bisa membengkak, terasa lunak, hangat, dan tampak merah. 

4. Rentang gerak terbatas

Saat asam urat berkembang, kamu mungkin tidak dapat menggerakan persendian secara normal.

Secara alamiah, asam urat merupakan senyawa yang diproduksi oleh tubuh untuk mengurai purin. Purin merupakan zat alami yang memiliki beberapa fungsi penting bagi tubuh. Mulai dari mengatur pertumbuhan sel hingga menyediakan energi.

Nantinya, ketika sudah selesai digunakan tubuh, asam urat akan dibuang melalui urine.  Namun, terkadang tubuh dapat menghasilkan terlalu banyak asam urat atau ginjal mengalami gangguan sehingga mengeluarkan terlalu sedikit asam urat. Ketika ini terjadi, asam urat dapat menumpuk, membentuk kristal urat tajam seperti jarum di sendi atau jaringan di sekitarnya yang menyebabkan rasa sakit, peradangan, dan pembengkakan.

Terdapat beberapa faktor yang dapat memicu peningkatan kadar asam urat dalam darah seseorang, antara lain :

  • Pola makan. Mengonsusmi daging merah dan kerang secara berlebihan, terutama sumber makanan yang mengandung banyak purin, dapat memicu penyakit asam urat. Selain itu, minum minuman manis dengan fruktosa juga dapat meningkatkan kadar asam urat, termasuk alkohol, 
  • Berat badan berlebih. Jika kamu memiliki kelebihan berat badan, maka tubuh memproduksi lebih banyak asam urat. Sementara itu, ginjal menjadi lebih sulit menghilangkan asam urat dari tubuh.
  • Riwayat medis. Penyakit dan kondisi medis tertentu dapat meningkatkan risiko asam urat. Seperti, tekanan darah tinggi yang tidak diobati, diabetes, obesitas, sindrom metabolik, dan penyakit jantung dan ginjal.
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu. Mengonsumsi beberapa obat-obata tertentu juga dapat meningkatkan kadar asam urat. Contohnya, beberapa obat yang digunakan untuk mengontrol hipertensi dan obat yang diresepkan untuk orang yang menjalani transplantasi organ.
  • Riwayat keluarga. Jika kamu memiliki anggota keluarga yang mengidap penyakit asam urat, kemungkinan besar kamu juga akan terkena.
  • Usia dan jenis kelamin. Penyakit asam urat lebih sering terjadi pada pria dibandingkan wanita. Namun, setelah menopause, kadar asam urat pada wanita bisa mendekati pria. Sementara itu, pria juga lebih mungkin terkena asam urat lebih awal, yaitu antara usia 30 hingga 50 tahun. Sedangkan wanita lebih mungkin mengalami asam urat setelah menopause.
  • Baru saja menjalani operasi. Mengalami operasi atau trauma yang baru terjadi kadang dapat memicu serangan asam urat.

Untuk memastikan apakah gejala tertentu merupakan indikasi penyakit asam urat atau bukan, dokter akan melakukan beberapa langkah diagnosis. Dokter mungkin akan melakukan beberapa hal, seperti menanyakan riwayat penyakit pasien, seberapa sering gejala muncul, dan memeriksa lokasi sendi yang sakit. Kamu juga bisa gunakan layanan kefarmasian untuk mengatasi asam urat di https://pafikotameulaboh.org/.

Berita Terkait
Baca Juga:
Pengen Kulit Putih? Gunakan Bahan Alami Berikut Ini Ya

Kecantikan 13 Agu 2021

Pengen Kulit Putih? Gunakan Bahan Alami Berikut Ini Ya

Aroma jeruk nipis sangat menyegarkan dan oleh karena itulah sering dijadikan sebagai pelengkap makanan atau minuman. Jeruk nipis ini mengandung banyak nutrisi

Berbagai Manfaat Menggunakan Jasa Tugas Bagi Mahasiswa

Sharing 30 Sep 2022

Berbagai Manfaat Menggunakan Jasa Tugas Bagi Mahasiswa

Sebagai seorang mahasiswa, tentu ada berbagai aktivitas padat yang perlu di ikuti agar bisa segera menyelesaikan proses pendidikan. Tugas yang menumpuk juga

Resep Bubur Gudeg Yogyakarta

Sharing 10 Feb 2022

Resep Bubur Gudeg Yogyakarta

Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki makanan yang menjadi ciri khas sekaligus ikonnya yaitu gudeg. Makanan yang banyak ditemukan di sudut kota pelajar ini dapat

5 Handphone Bagus Tapi Murah, Ini Dia!!

Sharing 21 Jun 2024

5 Handphone Bagus Tapi Murah, Ini Dia!!

Handphone atau smartphone kini menjadi barang wajib bagi kebanyakan orang. Kehadiran gadget pintar ini tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai

Khasiat Baby Oil yang Membuat Kulit Glowing

Tips 16 Jul 2020

Khasiat Baby Oil yang Membuat Kulit Glowing

Kulit yang glowing bersih dan bersinar seperti kulit para bintang asal Korea sedang menjadi idaman sekarang ini. bagaimana tidak, dengan memiliki kulit glowing

Waspadai Empty Sella Syndrome yang Ditandai dengan Sakit Kepala Terus Menerus

Kesehatan 3 Jun 2024

Waspadai Empty Sella Syndrome yang Ditandai dengan Sakit Kepala Terus Menerus

Banyak penyakit yang memiliki gejala sakit kepala. Namun pernahkah kamu mendengar dengan Empty Sella Syndrom? Penyakit ini disebut sebagai penyakit

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © JalinKebersamaan.com 2024 - All rights reserved
Copyright © JalinKebersamaan.com 2024
All rights reserved