RajaKomen
melemahkan kpk

Rakyat Melihat dan Merasakan: Presiden Joko Widodo Melemahkan KPK

Admin
16 Jan 2020
Dibaca : 3005x

Dengan adanya Dewan Pengawas KPK, yang diangkat oleh presiden dengan perpres no 91 tahun 2019, menurut ICW, itu merupakan penghambat proses pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Sebab, Perpres itu mengatur tentang teknis kerja dari Dewan Pengawas KPK yang kita pandang merupakan penghambat utama kerja penindakan KPK di masa mendatang," kata Peneliti ICW Kurnia Ramadhana.

Kurnia menuturkan segala tindakan pro justisia KPK ke depan akan melambat karena mesti melalui izin Dewan Pengawas KPK. "Jadi, instrumen hukum apapun yang dikeluarkan oleh pemerintah, sepanjang bukan Perpu KPK, penilaian kami tetap sama, yakni pemerintah memang ingin merusak sistem yang selama ini sudah berjalan baik di KPK," ujarnya.

Belum 1 bulan adanya Dewan Pengawas KPK, sudah membuat geger dunia pemberantasan korupsi, penggeledahan diumumkan dan dilakukan pekan depan.

KPK bergerak, menangkap Wahyu Setiawan yang diduga telah melakukan tindakan kurang etis, menerima Rp 900 juta dalam rangka meloloskan calon legislatif pergantian antar waktu dari PDI Perjuangan.

Kemudian KPK melakukan penggeledahan ke kantor KPU ruangan Wahyu Setiawan, setelah itu mau menggeledah kantor Hasto, Sekjen PDI-Perjuangan, karena dari informasi Wahyu Setiawan, menyatakan bekerjasama dengan Hasto Kristiyanto. Tetapi kantor PDIP tidak mau membuka, harus ada izin dari dewan pengawas KPK.

Kemudian sehari kemudian Dewan Pengawas KP mengumumkan bahwa penggeledahan dilakukan pekan depan.

Jika setiap penggeledahan dilakukan pengumuman dan dilakukan pekan selanjutnya tidak langsung sejak adanya informasi, maka dipastikan KPK tidak akan mendapatkan hasil. Wahyu Setiawan pun bisa lolos, karena tidak ada bukti dari pihak ke tiga.

Presiden beserta kalangan partai pemenang pemilu, sudah mempersiapkan tentang hal ini, KPK tidak akan bergerak melawan orang pemerintah, orang partai, karena akan kesulitan mendapatkan izin dari Dewan Pengawas KPK.

Baca Juga:
Google

Pendidikan 14 Maret 2025

Tryout Online UT Terbaru 2026: Jadwal, Materi, dan Cara Daftar

Tryout Online UT (Universitas Terbuka) merupakan salah satu solusi terbaik bagi para calon mahasiswa dan mahasiswa aktif untuk mempersiapkan ujian dengan lebih

Daya Tahan Tubuh Mulai Lemah, Segara Buat Ramuan Obat Herbal Berikut Ini

Kesehatan 25 Jun 2018

Daya Tahan Tubuh Mulai Lemah, Segara Buat Ramuan Obat Herbal Berikut Ini

Pola hidup kebanyakan pekerja jaman sekarang bisa dibilang kurang baik. Terutama mereka yang suka bekerja hingga larut malam dan lantas tidak mengawasi

Ratu Medika Distributor Alat Kesehatan Terlengkap dan Termurah

Nasional 28 Jan 2020

Ratu Medika Distributor Alat Kesehatan Terlengkap dan Termurah

Salah satu kebutuhan yang menunjang di rumah sakit adalah ranjang pasien atau bed patient. Dan bagi semua jenis rumah sakit bahkan untuk yang sekelas dengan

Kurikulum Universitas yang Berorientasi Pada Teknologi Digital

Nasional 7 Agu 2023

Kurikulum Universitas yang Berorientasi Pada Teknologi Digital

Dalam era digital yang semakin maju, teknologi digital telah merubah secara fundamental hampir setiap aspek kehidupan, termasuk pendidikan tinggi.

Destinasi Wisata Malang Batu Terfavorit Bagi Keluarga

Sharing 7 Sep 2023

Destinasi Wisata Malang Batu Terfavorit Bagi Keluarga

Malang adalah kota terbesar kedua di Jawa Timur yang memiliki banyak pesona. Kawasan yang terkenal akan perkebunan buah apelnya ini menawarkan pemandangan alam

Panduan Pendaftaran SNBT 2026: Perbedaan SNBT dan SNBP, Mana yang Cocok Untukmu?

Pendidikan 21 Maret 2025

Panduan Pendaftaran SNBT 2026: Perbedaan SNBT dan SNBP, Mana yang Cocok Untukmu?

Pendaftaran SNBT 2026 menjadi sorotan terutama bagi siswa kelas 12 yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sebelum mendaftar, penting untuk

RajaKomen
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026 - All rights reserved
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026
All rights reserved