MU
melemahkan kpk

Rakyat Melihat dan Merasakan: Presiden Joko Widodo Melemahkan KPK

Admin
16 Jan 2020
Dibaca : 664x

Dengan adanya Dewan Pengawas KPK, yang diangkat oleh presiden dengan perpres no 91 tahun 2019, menurut ICW, itu merupakan penghambat proses pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Sebab, Perpres itu mengatur tentang teknis kerja dari Dewan Pengawas KPK yang kita pandang merupakan penghambat utama kerja penindakan KPK di masa mendatang," kata Peneliti ICW Kurnia Ramadhana.

Kurnia menuturkan segala tindakan pro justisia KPK ke depan akan melambat karena mesti melalui izin Dewan Pengawas KPK. "Jadi, instrumen hukum apapun yang dikeluarkan oleh pemerintah, sepanjang bukan Perpu KPK, penilaian kami tetap sama, yakni pemerintah memang ingin merusak sistem yang selama ini sudah berjalan baik di KPK," ujarnya.

Belum 1 bulan adanya Dewan Pengawas KPK, sudah membuat geger dunia pemberantasan korupsi, penggeledahan diumumkan dan dilakukan pekan depan.

KPK bergerak, menangkap Wahyu Setiawan yang diduga telah melakukan tindakan kurang etis, menerima Rp 900 juta dalam rangka meloloskan calon legislatif pergantian antar waktu dari PDI Perjuangan.

Kemudian KPK melakukan penggeledahan ke kantor KPU ruangan Wahyu Setiawan, setelah itu mau menggeledah kantor Hasto, Sekjen PDI-Perjuangan, karena dari informasi Wahyu Setiawan, menyatakan bekerjasama dengan Hasto Kristiyanto. Tetapi kantor PDIP tidak mau membuka, harus ada izin dari dewan pengawas KPK.

Kemudian sehari kemudian Dewan Pengawas KP mengumumkan bahwa penggeledahan dilakukan pekan depan.

Jika setiap penggeledahan dilakukan pengumuman dan dilakukan pekan selanjutnya tidak langsung sejak adanya informasi, maka dipastikan KPK tidak akan mendapatkan hasil. Wahyu Setiawan pun bisa lolos, karena tidak ada bukti dari pihak ke tiga.

Presiden beserta kalangan partai pemenang pemilu, sudah mempersiapkan tentang hal ini, KPK tidak akan bergerak melawan orang pemerintah, orang partai, karena akan kesulitan mendapatkan izin dari Dewan Pengawas KPK.

Baca Juga:
Berlibur Lebih Praktis dan Efektif dengan Menggunakan Jasa Sewa Mobil Big Ben Jaya

Sharing 7 Feb 2023

Berlibur Lebih Praktis dan Efektif dengan Menggunakan Jasa Sewa Mobil Big Ben Jaya

Semarang merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki banyak sekali destinasi wisata yang menarik, mulai dari wisata alam yang masih alami, wisata

Asal Muasal Opor Ayam Sajian Lezat Khas Lebaran

Sharing 30 Des 2022

Asal Muasal Opor Ayam Sajian Lezat Khas Lebaran

Hari raya Lebaran Idul Fitri hanya tinggal menghitung hari. Umat muslim sudah disibukkan dengan kegiatan  menyambut lebaran, salah satunya memikirkan

Kuliah Online Mudah Dan Praktis Di UHAMKA

Nasional 15 Okt 2021

Kuliah Online Mudah Dan Praktis Di UHAMKA

Muhammadiyah tidak henti-hentinya melakukan berbagai inovasi hingga saat ini di mana pengabdiannya bisa dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Dimulai dari

Cara Mengatasi Diare dan Demam Anak untuk Perawatan di Rumah oleh Orang Tua

Ibu Dan Anak 30 Agu 2022

Cara Mengatasi Diare dan Demam Anak untuk Perawatan di Rumah oleh Orang Tua

Anak-anak cenderung lebih sering terkena diare. Ahli gastroenterologi Lauren Lazar menjelaskan diare terjadi ketika usus besar yang seharusnya menyerap

Solusi Pendidikan Anies Baswedan

Nasional 7 Agu 2023

Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia, Melalui Program Beasiswa Pendidikan Versi Anies Baswedan

Anies Baswedan, sebagai seorang yang memahami dunia pendidikan, memiliki berbagai solusi untuk memperbaiki dan mengubah sistem pendidikan di Indonesia agar

Cek di Sini Situs Gratis Buat Nonton Drama Korea

Sharing 2 Apr 2020

Cek di Sini Situs Gratis Buat Nonton Drama Korea

Bagi yang sedang melaksanakan physical distancing dan work from home pastinya merasa bosan ya. Dan menonton drama serial atau fim Korea tentunya dapat mengusir

rajatrafficNET
Copyright © JalinKebersamaan.com 2023 - All rights reserved
Copyright © JalinKebersamaan.com 2023
All rights reserved