RajaKomen
melemahkan kpk

Rakyat Melihat dan Merasakan: Presiden Joko Widodo Melemahkan KPK

Admin
16 Jan 2020
Dibaca : 2807x

Dengan adanya Dewan Pengawas KPK, yang diangkat oleh presiden dengan perpres no 91 tahun 2019, menurut ICW, itu merupakan penghambat proses pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Sebab, Perpres itu mengatur tentang teknis kerja dari Dewan Pengawas KPK yang kita pandang merupakan penghambat utama kerja penindakan KPK di masa mendatang," kata Peneliti ICW Kurnia Ramadhana.

Kurnia menuturkan segala tindakan pro justisia KPK ke depan akan melambat karena mesti melalui izin Dewan Pengawas KPK. "Jadi, instrumen hukum apapun yang dikeluarkan oleh pemerintah, sepanjang bukan Perpu KPK, penilaian kami tetap sama, yakni pemerintah memang ingin merusak sistem yang selama ini sudah berjalan baik di KPK," ujarnya.

Belum 1 bulan adanya Dewan Pengawas KPK, sudah membuat geger dunia pemberantasan korupsi, penggeledahan diumumkan dan dilakukan pekan depan.

KPK bergerak, menangkap Wahyu Setiawan yang diduga telah melakukan tindakan kurang etis, menerima Rp 900 juta dalam rangka meloloskan calon legislatif pergantian antar waktu dari PDI Perjuangan.

Kemudian KPK melakukan penggeledahan ke kantor KPU ruangan Wahyu Setiawan, setelah itu mau menggeledah kantor Hasto, Sekjen PDI-Perjuangan, karena dari informasi Wahyu Setiawan, menyatakan bekerjasama dengan Hasto Kristiyanto. Tetapi kantor PDIP tidak mau membuka, harus ada izin dari dewan pengawas KPK.

Kemudian sehari kemudian Dewan Pengawas KP mengumumkan bahwa penggeledahan dilakukan pekan depan.

Jika setiap penggeledahan dilakukan pengumuman dan dilakukan pekan selanjutnya tidak langsung sejak adanya informasi, maka dipastikan KPK tidak akan mendapatkan hasil. Wahyu Setiawan pun bisa lolos, karena tidak ada bukti dari pihak ke tiga.

Presiden beserta kalangan partai pemenang pemilu, sudah mempersiapkan tentang hal ini, KPK tidak akan bergerak melawan orang pemerintah, orang partai, karena akan kesulitan mendapatkan izin dari Dewan Pengawas KPK.

Baca Juga:
Strategi Instagram Content Funnel untuk Mengubah Followers Menjadi Pelanggan di Tahun 2026

Tips Sukses 11 Apr 2026

Strategi Instagram Content Funnel untuk Mengubah Followers Menjadi Pelanggan di Tahun 2026

Strategi Instagram content funnel menjadi salah satu pendekatan paling efektif dalam mengubah followers menjadi pelanggan di tahun 2026. Dalam ekosistem

Jasa Trending Agar Brand Kamu Jadi Terkenal

Bisnis 15 Apr 2025

Biar Brand Kamu Dikenal Banyak Orang, Ini Strategi Trending-nya

Di era digital yang semakin maju, persaingan di dunia bisnis menjadi semakin ketat. Setiap brand berusaha sekuat tenaga untuk menarik perhatian audiens. Jika

promosi jual mobil bekas

Bisnis 10 Jun 2025

Strategi Promosi Efektif untuk Meningkatkan Penjualan Produk Otomotif

Dalam era digital yang semakin maju, strategi promosi memiliki peranan penting dalam memperkenalkan produk otomotif, khususnya mobil bekas. Dengan banyaknya

Tips Optimasi SEO Terintegrasi dengan Pemasaran Multi Saluran Menghadapi Tren Online Marketing 2026

Tips Sukses 1 Feb 2026

Tips Optimasi SEO Terintegrasi dengan Pemasaran Multi Saluran Menghadapi Tren Online Marketing 2026

Tips optimasi SEO terintegrasi dengan pemasaran multi saluran 2026 menjadi pendekatan strategis dalam menghadapi dinamika tren online marketing 2026 yang

Perbandingan Isuzu Panther Kotak vs Kijang Diesel Lawas

Sharing 26 Jun 2026

Perbandingan Isuzu Panther Kotak vs Kijang Diesel Lawas

Dalam sejarah kendaraan keluarga di Indonesia, terdapat beberapa model yang berhasil membangun reputasi kuat dan tetap dikenang meskipun perkembangan otomotif

Waspada 5 Gejala Kolesterol Tinggi yang Mengintai

Sharing 3 Agu 2024

Waspada 5 Gejala Kolesterol Tinggi yang Mengintai

Apakah kamu sering merasa lelah, kurang berenergi, atau bahkan sering mengalami rasa sakit di dada? Jangan abaikan gejala-gejala tersebut, karena bisa jadi itu

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026 - All rights reserved
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026
All rights reserved