RajaKomen
melemahkan kpk

Rakyat Melihat dan Merasakan: Presiden Joko Widodo Melemahkan KPK

Admin
16 Jan 2020
Dibaca : 2436x

Dengan adanya Dewan Pengawas KPK, yang diangkat oleh presiden dengan perpres no 91 tahun 2019, menurut ICW, itu merupakan penghambat proses pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Sebab, Perpres itu mengatur tentang teknis kerja dari Dewan Pengawas KPK yang kita pandang merupakan penghambat utama kerja penindakan KPK di masa mendatang," kata Peneliti ICW Kurnia Ramadhana.

Kurnia menuturkan segala tindakan pro justisia KPK ke depan akan melambat karena mesti melalui izin Dewan Pengawas KPK. "Jadi, instrumen hukum apapun yang dikeluarkan oleh pemerintah, sepanjang bukan Perpu KPK, penilaian kami tetap sama, yakni pemerintah memang ingin merusak sistem yang selama ini sudah berjalan baik di KPK," ujarnya.

Belum 1 bulan adanya Dewan Pengawas KPK, sudah membuat geger dunia pemberantasan korupsi, penggeledahan diumumkan dan dilakukan pekan depan.

KPK bergerak, menangkap Wahyu Setiawan yang diduga telah melakukan tindakan kurang etis, menerima Rp 900 juta dalam rangka meloloskan calon legislatif pergantian antar waktu dari PDI Perjuangan.

Kemudian KPK melakukan penggeledahan ke kantor KPU ruangan Wahyu Setiawan, setelah itu mau menggeledah kantor Hasto, Sekjen PDI-Perjuangan, karena dari informasi Wahyu Setiawan, menyatakan bekerjasama dengan Hasto Kristiyanto. Tetapi kantor PDIP tidak mau membuka, harus ada izin dari dewan pengawas KPK.

Kemudian sehari kemudian Dewan Pengawas KP mengumumkan bahwa penggeledahan dilakukan pekan depan.

Jika setiap penggeledahan dilakukan pengumuman dan dilakukan pekan selanjutnya tidak langsung sejak adanya informasi, maka dipastikan KPK tidak akan mendapatkan hasil. Wahyu Setiawan pun bisa lolos, karena tidak ada bukti dari pihak ke tiga.

Presiden beserta kalangan partai pemenang pemilu, sudah mempersiapkan tentang hal ini, KPK tidak akan bergerak melawan orang pemerintah, orang partai, karena akan kesulitan mendapatkan izin dari Dewan Pengawas KPK.

Baca Juga:
Obat Kuat di Apotik yang TOP

Sharing 4 Jul 2018

Obat Kuat di Apotik yang TOP

Obat Kuat di Apotik ada banyak macam dan bentuknya. Tapi tidak semua obat kuat memberikan hasil yang TOP dan yang terbaik. Karena ada cukup banyak juga obat

Asrama ITB Mewujudkan Konsep ‘Living and Learning Community’ untuk Pengembangan Karakter Mahasiswa

Pendidikan 2 Sep 2025

Asrama ITB Mewujudkan Konsep ‘Living and Learning Community’ untuk Pengembangan Karakter Mahasiswa

Institut Teknologi Bandung (ITB) menyediakan berbagai pilihan asrama bagi para mahasiswanya, tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai

Memahami Kandungan dalam Surat At Tin

Religi 31 Maret 2020

Memahami Kandungan dalam Surat At Tin

Al Quran secara bahasa dapat diartikan sebagai bacaan yang sempurna dan bila dijelaskan dengan lebih panjang sedikit yaitu merupakan salah satu nama Kitab yang

pesanten Al Masoem Bandung

Pendidikan 4 Des 2024

Mengintegrasikan Teknologi dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Boarding School Al Masoem Bandung

Pembelajaran bahasa Inggris merupakan komponen penting dalam kurikulum di sekolah-sekolah boarding school tingkat SMA. Salah satunya adalah di Boarding School

Memanfaatkan Media Sosial untuk Meningkatkan Layanan Nasabah Bank Negeri

Tips Sukses 24 Maret 2025

Memanfaatkan Media Sosial untuk Meningkatkan Layanan Nasabah Bank Negeri

Dalam era digital saat ini, media sosial telah menjadi salah satu alat yang sangat efektif dalam pemasaran digital, khususnya bagi lembaga keuangan seperti

Tindakan Tegas Menyikapi Temuan Marshmallow Mengandung Porcine

Nasional 27 Apr 2025

Tindakan Tegas Menyikapi Temuan Marshmallow Mengandung Porcine

Belakangan ini, publik Indonesia kembali digemparkan dengan temuan sembilan produk makanan manis marshmallow berlabel halal yang ternyata mengandung unsur babi

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026 - All rights reserved
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026
All rights reserved