
Wajar jika sesekali kita merasa galau. Mulai dari galau soal pendidikan, pekerjaan, pernikahan, hingga berbagai aspek kehidupan yang sedang kita jalani. Namun, bukan berarti setiap saat kita terus berlarut-larut dalam rasa galau.
Boleh kok bersedih dan menangis ketika rasa galau menghampiri. Wajar jika air mata menetes saat dada kita terasa sangat sesak. Izinkan diri menerima perasaan itu, agar setelah itu bisa punya kekuatan yang cukup untuk melangkah ke depan. Supaya tidak gampang galau, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan.
1. Lepaskan Hal-Hal yang di Luar Kendalimu
Bagi kita yang sejak kecil tak pernah dilatih atau diajari cara untuk belajar rela dan ikhlas, ini bisa jadi sebuah tantangan tersendiri. Kita bisa begitu ambisius mencapai sesuatu, tapi bisa begitu kebingungan saat mengalami kegagalan. Maka, penting untuk menyadari satu hal ini: lepaskan hal-hal yang di luar kendalimu. Supaya hidupmu tidak terlalu berat.
2. Akui Ketidaksempurnaan yang Ada
Kita manusia biasa. Punya kelebihan tapi juga punya kekurangan. Saat ada sesuatu yang tak berjalan lancar atau sesuai rencana, ya sudah terima apa adanya. Bukan berarti pasrah lalu menyerah. Hanya saja dengan begini kita bisa lebih berhati-hati melangkah atau membuat keputusan baru ke depannya. Dengan begitu, ada proses pendewasaan dan perbaikan diri yang bisa kita dapatkan.
3. Bertanggung Jawablah atas Kebahagiaanmu
Maksudnya adalah jangan terus menuntut orang lain untuk membahagiakanmu. Tak bisa kita terus menyuruh orang lain untuk membuat kita senang atau bahagia. Satu-satunya orang yang bertanggung jawab atas kebahagiaanmu adalah dirimu sendiri. Jadi, ciptakan kebahagiaanmu sendiri mulai sekarang, ya.
4. Maafkan Kesalahan-Kesalahan
Bukan hanya kesalahan orang lain, tetapi juga kesalahanmu. Biasanya kita merasa paling susah memaafkan diri sendiri. Saat kita terus dihantui perasaan bersalah, kadang kita terlalu keras pada diri sendiri bahkan menghukum diri sendiri. Maka, di sini penting untuk memaafkan kesalahan-kesalahan. Kamu sudah cukup kuat bisa bertahan hingga saat ini, dan itu lebih dari cukup.
5. Fokus pada Hal-Hal yang Bisa Diubah
Masa lalu sudah tak bisa kita genggam. Masa depan masih jauh dari jangkauan. Satu-satunya yang ada saat ini adalah masa kini. Jadi, yuk fokus lakukan yang terbaik saat ini. Lakukan hal-hal yang masih bisa kamu lakukan dan perjuangkan saat ini. Fokus pada hal-hal yang berada dalam kendali dirimu, dengan begitu kamu tidak akan gampang merasa galau.
6. Melakukan Hobi
Agar tidak mudah galau, ada baiknya melakukan hobi yang kamu miliki. Sahabat Fimela bisa melakukan hobi untuk menghabiskan waktu. Dengan fokus melakukan hobi, maka kamu akan terbebas dari rasa galau dan kesepian.
7. Bertemu dengan Relasi Baru
Mencari relasi baru dan berkenalan dengan orang baru, bisa membuat wawasan kita bertambah dan mengisi kekosongan hidup. Sehingga kita akan menemukan orang baru, berbagi pengalaman baru dan kegalauan akan hilang dengan sendirinya. Bukalah hati, mata dan pikiranmu, karena ada banyak hal baik di luar sana.
Sharing 20 Apr 2020
Gunakan Antiseptik dan Disinfektan Secara Bijak
Akibat dari pendemi Covid-19 di berbagai negara, membuat banyak pihak melakukan upaya pencegahan agar dapat mengatasi wabah tersebut. Dan pada saat yang
Pendidikan 7 Agu 2024
Universitas Masoem: Solusi Pendidikan Tinggi untuk Karyawan di Bandung
Universitas Swasta di Bandung, Universitas Masoem, menawarkan solusi pendidikan tinggi bagi karyawan di Kota Bandung. Dengan program kelas karyawan yang
Bisnis 19 Apr 2025
Teknik Promosi Kreatif Lewat Challenge Media Sosial yang Menarik dan Viral
Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi salah satu alat paling efektif untuk melakukan promosi. Dengan jutaan pengguna aktif setiap hari, platform
Pendidikan 13 Des 2025
Apa Itu Jurusan Teknik Industri dan Kenapa Penting di Era Revolusi Industri?
Apa definisi inti dari jurusan Teknik Industri, mengapa disiplin ilmu ini menjadi sangat penting di era Revolusi Industri 4.0, dan bagaimana peran lulusannya
Tips 11 Nov 2023
Fungsi Memasang Kaca Film Mobil Bagi Penggunannya
Munculnya kaca film Solar Gard di Indonesia pada tahun 90’an tepatnya 1995. Solar Gard diproduksi pertama kali di Perancis oleh Saint Gobain. Kemudian
Pendidikan 27 Apr 2025
Fasilitas Universitas Pascasarjana: Sarana Olahraga dan Kesehatan untuk Mahasiswa
Fasilitas universitas pascasarjana tidak hanya mencakup ruang kuliah dan laboratorium penelitian, tetapi juga sarana olahraga dan kesehatan yang sangat penting