RajaKomen
Gejala Inkontinensia Urine dan Cara Mengatasinya

Gejala Inkontinensia Urine dan Cara Mengatasinya

Admin
22 Agu 2022
Dibaca : 1733x

Pernahkan Anda sulit menahan buang kencing dan bahkan sampai mengompol? Mungkin saja kondisi ini disebabkan oleh masalah inkontinensia urine yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari Anda. Apa itu inkontinensia urine? Inkontinensia urine adalah gangguan fungsi kandung kemih yang membuat Anda tidak dapat mengontrol keluarnya urine (air kencing).

Akibatnya, urine keluar tiba-tiba tanpa dikehendaki dan mengganggu kegiatan sehari-hari. Semua orang berisiko mengalami penyakit kandung kemih ini. Hanya saja, inkontinensia urine lebih banyak dialami wanita dan orang lanjut usia. Meskipun tidak membahayakan, bukan berarti inkontinensia urine bisa Anda abaikan. Gangguan kontrol kandung kemih yang tidak ditangani dapat mengakibatkan sejumlah komplikasi serius.

Masalah kesehatan ini bisa meningkatkan risikoinfeksi saluran kemih dan penyakit kandung kemih, serta mengurangi kualitas hidup penderitanya. Jika Anda memiliki masalah inkontinensia urine, terdapat berbagai metode pengobatan untuk mengatasinya. Ada pula langkah-langkah sederhana untuk memulihkan fungsi kandung kemih agar Anda bisa kembali buang urine secara normal.

Gejala inkontinensia urine adalah keluarnya air kencing tanpa Anda inginkan. Setiap orang mungkin mengeluarkan urine dalam jumlah yang berbeda, tergantung penyebab dan seberapa parah masalah inkontinensia. Masalah inkontinesia urine terbagi menjadi  beberapa jenis, setiap jenisnya memiliki gejala tersendiri sebagai berikut ini, yaitu : 

  • Stress incontinence

Urine keluar setiap kali kandung kemih tertekan. Tekanan dapat berasal dari olahraga, batuk, tertawa, bersin atau mengangkat benda berat. Kondisi ini biasanya dialami oleh wanita berusia 45 tahun ke atas atau lebih muda. Pada wanita, tekanan selama proses melahirkan juga menyebabkan inkontinensia. Sementara pada pria, tekanan mungkin disebabkan oleh peradangan atau pembesaran kelenjar prostat.

  • Urge incontinence

Kondisi ini terjadi ketika seseorang tiba-tiba ingin kencing dan tidak bisa tertahankan. Kebanyakan orang yang mengalami tipe inkontinensia urine ini memiliki penyakit diabetes, Alzheimer, Parkinson, stroke, dan multiple sclerosis. Rasa ingin buang air kecil biasanya muncul begitu sering dan mendadak, termasuk saat Anda tertidur. Anda mungkin akan bangun berkali-kali di tengah malam, di mana kondisi umum yang disebut nokturia.

  • Overflow incontinence

Kondisi ini terjadi saat ada sedikit kebocoran urine dari kandung kemih yang terisi penuh. Urine akan sering keluar atau menetes terus-menerus karena kandung kemih tidak bisa kosong seutuhnya. Biasanya, penyebabnya berkaitan dengan gangguan saraf.

  • Functional incontinence

Tipe inkontinensia ini banyak dialami orang lanjut usia atau penderita penyakit tertentu dengan fungsi kandung kemih yang sudah menurun. Mereka mungkin tidak dapat pergi ke toilet tepat waktu sehingga sudah mengompol terlebih dahulu sebelum buang air kecil.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               

Dalam mengatasi inkontinensia urine atau kencing tidak terasa, perlu diketahui terlebih dahulu penyebabnya yang dapat dilakukan dengan serangkaian tes kesehatan yang disarankan oleh dokter. Disarankan untuk tidak mengkonsumsi suatu obat tertentu tanpa anjuran dari dokter.

Sedangkan untuk mengurangi resiko inkontinensia urine, langkah-langkah berikut ini dapat membantu :

  • Menjaga berat badan ideal, dengan melakukan diet sehat bagi sobat sehat yang mengalami obesitas.
  • Berhenti merokok
  • Melakukan senam kegel, terlebih pada ibu hamil
  • Hindari hal-hal yang dapat memicu iritasi kandung kemih dengan memilih makanan dan minuman yang lebih sehat untuk menu harian sobat sehat
  • Perbanyak konsumsi makanan berserat tinggi untuk menghindari konstipasi
  • Aktif berolah raga
  • Terapi untuk mengatur waktu berkemih atau buang air kecil 

Sementara pada lansia, selain penanganan di atas juga dapat diberikan alat bantu lain seperti penggunaan pampers, kateter, atau alat bantu toilet lainnya.

Baca Juga:
Simak Tipsnya Yuk Cara Membangun Rumah Lebih Hemat

Sharing 17 Sep 2021

Simak Tipsnya Yuk Cara Membangun Rumah Lebih Hemat

Membangun rumah milik sendiri adalah hal yang diinginkan oleh semua orang. Namun sebelum mewujudkan keinginan tersebut, sebaiknya simak terlebih dahulu

Keuntungan Menggunakan Jasa Pindah Rumah

Nasional 19 Nov 2021

Keuntungan Menggunakan Jasa Pindah Rumah

Saat ini, jasa pindah rumah menjadi pilihan masyarakat yang hendak berpindah rumah beda provinsi maupun kota.  Jasa pindahan rumah adalah

Strategi Memulai Bisnis Digital dari Nol dengan Cara Efektif dan Minim Hambatan

Tips Sukses 26 Mei 2026

Strategi Memulai Bisnis Digital dari Nol dengan Cara Efektif dan Minim Hambatan

Perkembangan internet telah menciptakan perubahan besar dalam pola ekonomi masyarakat modern. Aktivitas perdagangan, komunikasi, dan promosi kini semakin

Ciri-Ciri Jasa SEO yang Bagus dan Tidak Menipu untuk Bisnis Online di Era Digital Modern

Tips Sukses 22 Jun 2026

Ciri-Ciri Jasa SEO yang Bagus dan Tidak Menipu untuk Bisnis Online di Era Digital Modern

Dalam era digital yang semakin berkembang pesat, kebutuhan akan jasa SEO semakin meningkat seiring dengan persaingan bisnis online yang semakin ketat. Namun,

Tips Kecantikan Alami agar Kulit Sehat, Cerah, dan Terawat Setiap Hari

Kecantikan 20 Okt 2026

Tips Kecantikan Alami agar Kulit Sehat, Cerah, dan Terawat Setiap Hari

Memiliki kulit yang sehat dan terlihat cerah merupakan dambaan banyak orang. Namun, kecantikan tidak selalu harus diperoleh melalui perawatan mahal atau

Analisis Kelemahan Laundry Untuk Menghindari Kerugian Bisnis

Tips Sukses 23 Jul 2022

Analisis Kelemahan Laundry Untuk Menghindari Kerugian Bisnis

Bisnis laundry diminati banyak pengusaha karena dianggap usaha yang muda dan dapat memberi keuntungan. Banyak dari pengusaha di bidang binatu membuka cabang

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026 - All rights reserved
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026
All rights reserved