hijab
Gejala Inkontinensia Urine dan Cara Mengatasinya

Gejala Inkontinensia Urine dan Cara Mengatasinya

Admin
22 Agu 2022
Dibaca : 1479x

Pernahkan Anda sulit menahan buang kencing dan bahkan sampai mengompol? Mungkin saja kondisi ini disebabkan oleh masalah inkontinensia urine yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari Anda. Apa itu inkontinensia urine? Inkontinensia urine adalah gangguan fungsi kandung kemih yang membuat Anda tidak dapat mengontrol keluarnya urine (air kencing).

Akibatnya, urine keluar tiba-tiba tanpa dikehendaki dan mengganggu kegiatan sehari-hari. Semua orang berisiko mengalami penyakit kandung kemih ini. Hanya saja, inkontinensia urine lebih banyak dialami wanita dan orang lanjut usia. Meskipun tidak membahayakan, bukan berarti inkontinensia urine bisa Anda abaikan. Gangguan kontrol kandung kemih yang tidak ditangani dapat mengakibatkan sejumlah komplikasi serius.

Masalah kesehatan ini bisa meningkatkan risikoinfeksi saluran kemih dan penyakit kandung kemih, serta mengurangi kualitas hidup penderitanya. Jika Anda memiliki masalah inkontinensia urine, terdapat berbagai metode pengobatan untuk mengatasinya. Ada pula langkah-langkah sederhana untuk memulihkan fungsi kandung kemih agar Anda bisa kembali buang urine secara normal.

Gejala inkontinensia urine adalah keluarnya air kencing tanpa Anda inginkan. Setiap orang mungkin mengeluarkan urine dalam jumlah yang berbeda, tergantung penyebab dan seberapa parah masalah inkontinensia. Masalah inkontinesia urine terbagi menjadi  beberapa jenis, setiap jenisnya memiliki gejala tersendiri sebagai berikut ini, yaitu : 

  • Stress incontinence

Urine keluar setiap kali kandung kemih tertekan. Tekanan dapat berasal dari olahraga, batuk, tertawa, bersin atau mengangkat benda berat. Kondisi ini biasanya dialami oleh wanita berusia 45 tahun ke atas atau lebih muda. Pada wanita, tekanan selama proses melahirkan juga menyebabkan inkontinensia. Sementara pada pria, tekanan mungkin disebabkan oleh peradangan atau pembesaran kelenjar prostat.

  • Urge incontinence

Kondisi ini terjadi ketika seseorang tiba-tiba ingin kencing dan tidak bisa tertahankan. Kebanyakan orang yang mengalami tipe inkontinensia urine ini memiliki penyakit diabetes, Alzheimer, Parkinson, stroke, dan multiple sclerosis. Rasa ingin buang air kecil biasanya muncul begitu sering dan mendadak, termasuk saat Anda tertidur. Anda mungkin akan bangun berkali-kali di tengah malam, di mana kondisi umum yang disebut nokturia.

  • Overflow incontinence

Kondisi ini terjadi saat ada sedikit kebocoran urine dari kandung kemih yang terisi penuh. Urine akan sering keluar atau menetes terus-menerus karena kandung kemih tidak bisa kosong seutuhnya. Biasanya, penyebabnya berkaitan dengan gangguan saraf.

  • Functional incontinence

Tipe inkontinensia ini banyak dialami orang lanjut usia atau penderita penyakit tertentu dengan fungsi kandung kemih yang sudah menurun. Mereka mungkin tidak dapat pergi ke toilet tepat waktu sehingga sudah mengompol terlebih dahulu sebelum buang air kecil.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               

Dalam mengatasi inkontinensia urine atau kencing tidak terasa, perlu diketahui terlebih dahulu penyebabnya yang dapat dilakukan dengan serangkaian tes kesehatan yang disarankan oleh dokter. Disarankan untuk tidak mengkonsumsi suatu obat tertentu tanpa anjuran dari dokter.

Sedangkan untuk mengurangi resiko inkontinensia urine, langkah-langkah berikut ini dapat membantu :

  • Menjaga berat badan ideal, dengan melakukan diet sehat bagi sobat sehat yang mengalami obesitas.
  • Berhenti merokok
  • Melakukan senam kegel, terlebih pada ibu hamil
  • Hindari hal-hal yang dapat memicu iritasi kandung kemih dengan memilih makanan dan minuman yang lebih sehat untuk menu harian sobat sehat
  • Perbanyak konsumsi makanan berserat tinggi untuk menghindari konstipasi
  • Aktif berolah raga
  • Terapi untuk mengatur waktu berkemih atau buang air kecil 

Sementara pada lansia, selain penanganan di atas juga dapat diberikan alat bantu lain seperti penggunaan pampers, kateter, atau alat bantu toilet lainnya.

Baca Juga:
Inovasi Model Bisnis Digital sebagai Strategi Adaptasi di Era Persaingan Modern

Tips Sukses 16 Jan 2026

Inovasi Model Bisnis Digital sebagai Strategi Adaptasi di Era Persaingan Modern

Inovasi model bisnis digital menjadi kebutuhan strategis bagi perusahaan yang ingin bertahan dan berkembang di tengah perubahan lingkungan bisnis yang cepat.

Pakar Menyatakan Indonesia Tidak Terkena Gelombang Panas di Asia Tenggara

Nasional 10 Mei 2024

Pakar Menyatakan Indonesia Tidak Terkena Gelombang Panas di Asia Tenggara

Gelombang panas yang melanda Asia Tenggara telah menjadi perhatian utama, namun dalam perkembangan terbaru, para pakar telah menyatakan bahwa Indonesia tidak

Analisis Perubahan Perilaku Konsumen Global dalam Kampanye Digital Marketing 2026

Tips 6 Jan 2026

Analisis Perubahan Perilaku Konsumen Global dalam Kampanye Digital Marketing 2026

Perubahan perilaku konsumen global menjadi faktor penentu dalam keberhasilan kampanye digital marketing 2026. Perkembangan teknologi, pergeseran nilai sosial,

Inilah Manfaat Minyak Kelapa untuk Kulit Wajah

Kecantikan 29 Agu 2024

Inilah Manfaat Minyak Kelapa untuk Kulit Wajah

Minyak kelapa banyak digunakan dalam dunia kecantikan, salah satunya adalah untuk merawat kulit. Minyak kelapa dipercaya dapat mengatasi banyak masalah

Optimalisasi Proses Belajar Siswa melalui Bank Soal SMP sebagai Media Latihan Berbasis Kompetensi

Pendidikan 8 Jan 2026

Optimalisasi Proses Belajar Siswa melalui Bank Soal SMP sebagai Media Latihan Berbasis Kompetensi

Bank soal SMP berbasis kompetensi menjadi salah satu media pembelajaran yang relevan dalam mendukung proses belajar siswa secara optimal. Pada jenjang Sekolah

Review HP Flagship

Sharing 17 Des 2025

Review iPhone 15 Pro Max: Raja Flagship yang Overpower & Perspektif Tajam dari RajaBacklink.com

Kalau ngomongin review iPhone 15 Pro Max, kita lagi bahas salah satu ponsel flagship paling digandrungi di era modern. Perangkat ini bukan sekadar upgrade

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026 - All rights reserved
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026
All rights reserved