RajaKomen
Gibran Tetapkan Sebagai Tersangka

Gibran Tetapkan Sebagai Tersangka

Admin
14 Des 2020
Dibaca : 1239x

by M Rizal Fadillah

Penetapan tersangka kepada HRS dan lima orang lainnya adalah preseden. Artinya model kegiatan serupa yang berfokus pada adanya kerumunan dapat ditetapkan sebagai tersangka. Pilkada sangat potensial untuk menetapkan banyak tersangka. Salah satunya Pilkada Solo dimana Gibran bin Jokowi telah lakukan  unjuk massa pendukung untuk berkerumun.
 
Pasal 27 ayat (1) UUD 1945 menyatakan bahwa semua warga negara berkedudukan sama dalam hukum. Tidak boleh ada diskriminasi, termasuk kepada putera Presiden. Asas "equality before the law" berlaku universal. Karenanya tidak berbeda antara HRS dengan Gibran. Proses hukum Gibran dengan tuduhan sama kepada HRS. Tersangkakan Gibran dan orang sekitar yang ikut menentukan terjadinya kerumunan dalam melanggar protokol kesehatan.

Masyarakat berhak bertanya mengapa urusan Pilkada dibenarkan berkerumun ? Apakah karena dilakukan oleh pendukung dari kalangan partai politik ? Mengapa kerumunan di pasar-pasar tradisional masih dibolehkan, mengapa acara pernikahan di tempat lain dengan meski anjuran mengikuti protokol kesehatan tetap berkerumun juga tidak ditersangkakan ? Maksimum hanya ditegur. 

Memang persoalan HRS bukan masalah hukum tetapi politik. Masalah represivitas penguasa dan keangkuhan politik. Nah kini dalam kasus proses politik maka hal yang membahayakan kesehatan masyarakat harus diberi sanksi pula. Gibran termasuk di dalamnya karena harus bertanggungjawab atas kerumunan para pendukung dalam kemenangannya.

Ketika ada pejabat beralasan bahwa kasus Gibran berada di bawah aturan UU Pilkada jadi berbeda dengan HRS. jika demikian yang menjadi alasan maka ini pembodohan namanya. Keduanya berada dalam kondisi yang sama yaitu pandemi Covid 19. Bahwa satu diatur UU Pilkada yang maka lainnya diatur oleh UU Perkawinan. Jika diberlakukan UU Kekarantinaan Kesehatan sebagai "Lex specialis" maka keduanya sama untuk perlakuan hukumnya. HRS ditersangkakan, maka Gibran juga tersangka !

Sebagai anak Presiden tentu tidak bisa dibedakan dan diringankan, malah seharusnya menjadi teladan dan diberatkan. Pelanggaran atas asas "equality before the law" adalah pelanggaran atas UUD 1945, artinya Presiden telah melanggar Konstitusi. 

Hanya satu pilihan opsional untuk keadaan ini yaitu bebaskan HRS dari tuduhan pelanggaran UU Kekarantinaan Kesehatan dan penghasutan berdasarkan Pasal 160 KUHP atau segera tersangkakan dan proses hukum Gibran bin Jokowi. Apapun yang ditimpakan kepada HRS berlaku pula untuk Gibran.

*) Pemerhati Politik dan Kebangsaan.

Bandung, 13 Desember 2020

Baca Juga:
3 Penyakit Ibu Hamil yang Harus Kamu Diwaspadai

Sharing 11 Jul 2024

3 Penyakit Ibu Hamil yang Harus Kamu Diwaspadai

Perubahan hormon kehamilan tidak hanya memengaruhi struktur fisik, tetapi juga meningkatkan kerentanan terhadap penyakit tertentu. Selain itu, sistem imun ibu

Cara Menentukan Passing Grade SNBT IPB Tips Jitu agar Lolos

Pendidikan 19 Apr 2025

Cara Menentukan Passing Grade SNBT IPB Tips Jitu agar Lolos

Menjelang pelaksanaan ujian SNBT (Seleksi Nasional Berbasis Tes) untuk masuk Institut Pertanian Bogor (IPB), banyak calon mahasiswa yang mulai mempersiapkan

Strategi Reels Instagram Biar Banyak Penonton dan Engagement Meningkat

Tips Sukses 16 Mei 2026

Strategi Reels Instagram Biar Banyak Penonton dan Engagement Meningkat

Instagram Reels menjadi salah satu fitur media sosial yang memiliki pengaruh besar dalam perkembangan konten digital modern. Format video pendek yang cepat dan

Tryout Online CPNS Gratis: Simulasi CAT Asli untuk Tes SKD

Pendidikan 7 Mei 2025

Tryout Online CPNS Gratis: Simulasi CAT Asli untuk Tes SKD

Saat ini, persaingan untuk mengikuti seleksi Pegawai Negeri Sipil (PNS) semakin ketat. Salah satu cara untuk mempersiapkan diri menghadapi calon pegawai negeri

bimbingan__konseling_s1_image

Pendidikan 6 Jan 2026

Biaya Pendidikan Untuk Kelas Reguler dan Non Reguler Per Semester Sekitar 5,5 Juta Untuk Bimbingan Dan Konseling

Dewasa ini, tantangan kesehatan mental dan adaptasi sosial di lingkungan pendidikan menuntut kehadiran tenaga ahli profesional yang mampu membimbing generasi

Peran SEO dalam Mengoptimalkan Blog Kementerian Pariwisata untuk Kampanye Wisata

Tips Sukses 21 Apr 2025

Peran SEO dalam Mengoptimalkan Blog Kementerian Pariwisata untuk Kampanye Wisata

Di era digital saat ini, kehadiran online menjadi sangat penting, terutama untuk lembaga pemerintah seperti Kementerian Pariwisata. Salah satu cara yang paling

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026 - All rights reserved
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026
All rights reserved