RajaKomen
Gibran Tetapkan Sebagai Tersangka

Gibran Tetapkan Sebagai Tersangka

Admin
14 Des 2020
Dibaca : 1667x

by M Rizal Fadillah

Penetapan tersangka kepada HRS dan lima orang lainnya adalah preseden. Artinya model kegiatan serupa yang berfokus pada adanya kerumunan dapat ditetapkan sebagai tersangka. Pilkada sangat potensial untuk menetapkan banyak tersangka. Salah satunya Pilkada Solo dimana Gibran bin Jokowi telah lakukan  unjuk massa pendukung untuk berkerumun.
 
Pasal 27 ayat (1) UUD 1945 menyatakan bahwa semua warga negara berkedudukan sama dalam hukum. Tidak boleh ada diskriminasi, termasuk kepada putera Presiden. Asas "equality before the law" berlaku universal. Karenanya tidak berbeda antara HRS dengan Gibran. Proses hukum Gibran dengan tuduhan sama kepada HRS. Tersangkakan Gibran dan orang sekitar yang ikut menentukan terjadinya kerumunan dalam melanggar protokol kesehatan.

Masyarakat berhak bertanya mengapa urusan Pilkada dibenarkan berkerumun ? Apakah karena dilakukan oleh pendukung dari kalangan partai politik ? Mengapa kerumunan di pasar-pasar tradisional masih dibolehkan, mengapa acara pernikahan di tempat lain dengan meski anjuran mengikuti protokol kesehatan tetap berkerumun juga tidak ditersangkakan ? Maksimum hanya ditegur. 

Memang persoalan HRS bukan masalah hukum tetapi politik. Masalah represivitas penguasa dan keangkuhan politik. Nah kini dalam kasus proses politik maka hal yang membahayakan kesehatan masyarakat harus diberi sanksi pula. Gibran termasuk di dalamnya karena harus bertanggungjawab atas kerumunan para pendukung dalam kemenangannya.

Ketika ada pejabat beralasan bahwa kasus Gibran berada di bawah aturan UU Pilkada jadi berbeda dengan HRS. jika demikian yang menjadi alasan maka ini pembodohan namanya. Keduanya berada dalam kondisi yang sama yaitu pandemi Covid 19. Bahwa satu diatur UU Pilkada yang maka lainnya diatur oleh UU Perkawinan. Jika diberlakukan UU Kekarantinaan Kesehatan sebagai "Lex specialis" maka keduanya sama untuk perlakuan hukumnya. HRS ditersangkakan, maka Gibran juga tersangka !

Sebagai anak Presiden tentu tidak bisa dibedakan dan diringankan, malah seharusnya menjadi teladan dan diberatkan. Pelanggaran atas asas "equality before the law" adalah pelanggaran atas UUD 1945, artinya Presiden telah melanggar Konstitusi. 

Hanya satu pilihan opsional untuk keadaan ini yaitu bebaskan HRS dari tuduhan pelanggaran UU Kekarantinaan Kesehatan dan penghasutan berdasarkan Pasal 160 KUHP atau segera tersangkakan dan proses hukum Gibran bin Jokowi. Apapun yang ditimpakan kepada HRS berlaku pula untuk Gibran.

*) Pemerhati Politik dan Kebangsaan.

Bandung, 13 Desember 2020

Baca Juga:
Tes Online UTBK Gratis vs Berbayar: Mana yang Lebih Efektif?

Pendidikan 9 Maret 2025

Tes Online UTBK Gratis vs Berbayar: Mana yang Lebih Efektif?

Dalam era digitalisasi saat ini, berbagai metode pembelajaran dan persiapan ujian menjadi semakin mudah diakses, termasuk tes online UTBK (Ujian Tulis Berbasis

Jenderal Dudung Abdurachman Sosok yang Tegas dan Religius

Nasional 15 Agu 2025

Jenderal Dudung Abdurachman Sosok yang Tegas dan Religius

Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, yang pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), dikenal sebagai sosok militer yang tegas, religius,

Tips Memilih Jasa Sewa Transportasi Untuk Berlibur

Tips 20 Nov 2020

Tips Memilih Jasa Sewa Transportasi Untuk Berlibur

Berencana liburan bersama anggota keluarga, sahabat atau rekan kerja? Berlibur merupakan suatu kegiatan yang baik dalam rangka menjalin silaturahmi. Tetapi

Strategi Promosi Online Efektif untuk Pengusaha Lokal Indonesia

Tips 23 Jan 2026

Strategi Promosi Online Efektif untuk Pengusaha Lokal Indonesia

Memasuki tahun 2026, pengusaha lokal di Indonesia menghadapi dinamika pasar yang unik. Di satu sisi, penetrasi internet telah menjangkau pelosok daerah, namun

Pesantren Modern di Bandung yang Jembatani Tradisi- Modernitas - Al Ma'soem

Pendidikan 12 Mei 2024

Pesantren Modern di Bandung yang Jembatani Tradisi- Modernitas - Al Ma'soem

  Pesantren Modern saat ini telah menjadi fenomena yang menarik di kalangan masyarakat Indonesia. Pesantren sebagai lembaga tradisional Islam telah

Rajakomen: Cara Cerdas Mempercepat Popularitas Akun

Tips Sukses 28 Apr 2025

Rajakomen: Cara Cerdas Mempercepat Popularitas Akun

Di era digital yang semakin berkembang, memiliki popularitas di media sosial menjadi sangat penting bagi banyak orang, terutama bagi influencer, pemilik

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026 - All rights reserved
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026
All rights reserved