
Banyak calon mahasiswa penasaran jurusan Bisnis Digital belajar apa saja sebelum benar-benar memilihnya sebagai jurusan kuliah. Wajar saja, karena namanya terdengar seperti gabungan antara dunia bisnis dan teknologi. Pertanyaannya, apakah mahasiswa Bisnis Digital benar-benar belajar teknologi secara mendalam atau justru lebih banyak membahas bisnis? Jawabannya ada di perpaduan keduanya.
Kalau mendengar istilah Bisnis Digital, sebagian orang mungkin langsung membayangkan marketplace, media sosial, toko online, atau kegiatan jualan melalui internet. Padahal cakupannya lebih luas dari itu.
Bisnis Digital membahas bagaimana aktivitas bisnis berkembang ketika teknologi menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Perubahan teknologi ikut memengaruhi cara perusahaan menawarkan produk, berkomunikasi dengan pelanggan, menjalankan operasional, sampai mencari peluang baru.
Jadi, mahasiswa tidak hanya diajak memahami bagaimana sebuah produk bisa dijual melalui internet. Mereka juga perlu melihat alasan di balik penggunaan teknologi tersebut dan bagaimana teknologi dapat mendukung tujuan bisnis.
Inilah yang membuat Bisnis Digital cukup berbeda dari sekadar belajar berdagang secara online.
Pertanyaan ini cukup sering muncul dari calon mahasiswa. Apakah masuk Bisnis Digital berarti harus jago coding?
Tidak selalu seperti itu.
Bisnis Digital lebih menempatkan teknologi dalam konteks kebutuhan bisnis. Artinya, mahasiswa perlu memahami perkembangan teknologi dan cara memanfaatkannya dalam aktivitas bisnis. Fokusnya bukan semata-mata menjadi seorang programmer, melainkan memahami hubungan antara teknologi, konsumen, dan bisnis.
Misalnya, sebuah perusahaan ingin mengembangkan layanan berbasis digital. Selain membutuhkan orang yang memahami aspek teknis, perusahaan juga membutuhkan orang yang mengerti kebutuhan konsumen, model bisnis, pemasaran, dan peluang pasar.
Kemampuan melihat hubungan tersebut menjadi salah satu hal yang menarik dari bidang Bisnis Digital.
Walaupun ada kata "digital", unsur bisnis tetap menjadi bagian utama. Mahasiswa tetap perlu memahami bagaimana sebuah bisnis dapat berjalan, berkembang, dan menyesuaikan diri dengan perubahan pasar.
Dunia bisnis sendiri memiliki banyak aspek. Ada pemasaran, konsumen, pengembangan produk, pengelolaan organisasi, sampai perencanaan bisnis. Ketika semua itu masuk ke lingkungan digital, muncul cara baru dalam menjalankan dan mengembangkan bisnis.
Contohnya bisa dilihat dari perubahan kebiasaan konsumen. Dulu seseorang mungkin harus datang langsung ke toko untuk membeli barang. Sekarang, produk dapat ditemukan melalui marketplace atau media sosial dan dibeli hanya melalui beberapa klik.
Perubahan sederhana seperti ini sebenarnya menunjukkan bagaimana teknologi mengubah proses bisnis.
Materi yang dipelajari bisa berbeda sesuai kurikulum dan pendekatan masing-masing perguruan tinggi. Namun secara umum, calon mahasiswa dapat membayangkan Bisnis Digital sebagai bidang yang mempertemukan pengetahuan bisnis dengan perkembangan teknologi.
Beberapa topik yang berkaitan dengan bidang ini antara lain:
konsep dan dasar bisnis
perkembangan bisnis di era digital
pemasaran melalui media digital
perilaku konsumen di lingkungan digital
pengembangan bisnis
pemanfaatan teknologi dalam kegiatan bisnis
model bisnis berbasis digital
perkembangan industri dan teknologi
Pembelajaran tersebut membuat mahasiswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga perlu memahami bagaimana perubahan teknologi memengaruhi dunia bisnis.
Hampir semua sektor bisnis saat ini berhadapan dengan perkembangan teknologi. Perusahaan makanan, fashion, pendidikan, perbankan, transportasi, hingga industri kreatif menggunakan berbagai teknologi untuk menjalankan aktivitasnya.
Bahkan bisnis kecil pun bisa memanfaatkan teknologi untuk memperkenalkan produk. Media sosial dapat digunakan untuk mengenalkan brand, marketplace membantu proses penjualan, sementara berbagai aplikasi dapat mempermudah komunikasi dengan pelanggan.
Karena itu, memahami bisnis saja kadang belum cukup untuk melihat perubahan yang terjadi di pasar. Begitu juga sebaliknya, memahami teknologi tanpa mengetahui kebutuhan bisnis bisa membuat pemanfaatannya kurang tepat.
Bisnis Digital berada di area yang mempertemukan dua hal tersebut.
Tidak harus selalu menjadi orang yang sangat mengerti teknologi sejak awal.
Calon mahasiswa tidak perlu merasa minder hanya karena belum pernah membuat aplikasi atau belum memahami berbagai istilah teknologi. Kemampuan dapat dipelajari secara bertahap selama kuliah.
Yang cukup penting adalah rasa penasaran. Kalau kamu tertarik mengetahui bagaimana teknologi bisa digunakan untuk membuat bisnis berkembang, jurusan ini mungkin terasa menarik untuk dieksplorasi.
Kebiasaan mengikuti perkembangan teknologi juga bisa menjadi nilai tambah. Tidak perlu mengikuti setiap tren, tetapi memahami perubahan yang berpengaruh terhadap konsumen dan bisnis bisa membantu selama proses belajar.
Bisnis Digital tidak selalu berkutat dengan angka dan teknologi. Ada juga sisi kreatif yang cukup dekat dengan bidang ini.
Ketika sebuah bisnis ingin menarik perhatian konsumen di internet, misalnya, dibutuhkan cara komunikasi yang sesuai dengan target pasar. Ide konten, cara menyampaikan pesan, pengalaman pelanggan, hingga pengembangan sebuah produk digital membutuhkan kreativitas.
Karena itu, mahasiswa dengan minat terhadap bisnis sekaligus kreativitas bisa menemukan banyak hal menarik di bidang ini.
Misalnya, seseorang mungkin tertarik mencari tahu kenapa sebuah brand bisa viral di media sosial. Orang tersebut tidak hanya melihat kontennya, tetapi juga bisa mencoba memahami siapa target konsumennya, bagaimana pesan disampaikan, dan bagaimana aktivitas tersebut berhubungan dengan tujuan bisnis.
Salah satu alasan calon mahasiswa mencari informasi tentang Bisnis Digital adalah peluang setelah lulus. Namun, penting untuk memahami bahwa jurusan kuliah tidak otomatis menentukan satu jenis pekerjaan.
Lulusan Bisnis Digital dapat mengeksplorasi berbagai bidang yang berhubungan dengan bisnis dan teknologi. Pilihannya bisa berkembang sesuai keterampilan dan pengalaman yang dibangun selama kuliah.
Misalnya, ada yang tertarik pada pemasaran digital, pengembangan bisnis, e-commerce, pengelolaan produk digital, atau bidang lain yang membutuhkan pemahaman mengenai bisnis dan teknologi.
Pengalaman organisasi, magang, proyek, dan kemampuan tambahan juga dapat membantu mahasiswa mengenali bidang yang paling sesuai dengan dirinya.
Bisnis Digital bisa menarik bagi calon mahasiswa yang senang melihat bagaimana bisnis berubah mengikuti perkembangan teknologi.
Kamu mungkin cocok mengeksplorasi bidang ini jika sering penasaran dengan pertanyaan seperti mengapa orang lebih suka belanja lewat aplikasi, bagaimana sebuah brand mendapatkan pelanggan melalui internet, atau bagaimana perusahaan menggunakan teknologi untuk menghadapi persaingan.
Minat seperti itu bisa menjadi titik awal yang bagus.
Namun, kamu juga tidak perlu sudah memiliki gambaran karier yang sangat jelas sejak SMA. Kuliah justru bisa menjadi tempat untuk mencoba berbagai bidang dan menemukan minat yang semakin spesifik.
Calon mahasiswa yang ingin mengenal bidang ini lebih jauh juga bisa mencari informasi langsung dari perguruan tinggi yang menyediakan Program Studi Bisnis Digital. Ma’soem University menjadi salah satu kampus yang memiliki program studi tersebut.
Melihat informasi resmi program studi dapat membantu calon mahasiswa memahami gambaran bidang yang akan dipelajari. Dari sana, kamu bisa membandingkannya dengan minat dan rencana pendidikan yang sudah dimiliki.
Cara ini cukup penting karena memilih jurusan sebaiknya tidak hanya berdasarkan nama yang terdengar menarik. Semakin jelas gambaran mengenai apa yang akan dipelajari, semakin mudah juga untuk mempertimbangkan apakah bidang tersebut sesuai dengan diri sendiri.
Kalau dirangkum secara sederhana, Bisnis Digital bukan jurusan yang hanya membahas teknologi dan bukan juga sekadar jurusan bisnis biasa. Bidang ini mencoba melihat bagaimana keduanya saling berhubungan dalam dunia yang semakin digital.
Mahasiswa perlu memahami dasar-dasar bisnis sekaligus melihat bagaimana teknologi memengaruhi cara bisnis bekerja. Ada pembahasan mengenai konsumen, pemasaran, perkembangan teknologi, model bisnis, hingga berbagai peluang yang muncul karena perubahan digital.
Itulah alasan Bisnis Digital bisa terasa relevan bagi calon mahasiswa yang ingin belajar bisnis dengan sudut pandang yang lebih dekat dengan perkembangan teknologi.
Sebelum memilih, kamu bisa mulai dengan melihat kembali hal yang paling membuat penasaran. Kalau kamu tertarik dengan bisnis, tetapi juga tidak ingin jauh dari perkembangan teknologi, Bisnis Digital bisa menjadi salah satu bidang yang layak untuk dipelajari lebih lanjut.
Sharing 11 Feb 2024
Keunggulan Steam Cleaner Karcher dalam Membebaskan Rumah dari Berbagai Kuman
Kebersihan lantai dan karpet menjadi penting untuk menghindarkan penghuni rumah dari berbagai macam alergen, bakteri, tungau atau jamur. Berbeda halnya
Bisnis 26 Maret 2025
Cara Ampuh Membuat Branding Viral dengan Jasa Ahli di Bidangnya!
Branding adalah faktor krusial dalam kesuksesan suatu bisnis. Di era digital ini, memiliki sebuah merek yang mudah dikenali dan diingat adalah hal yang sangat
Kesehatan 28 Agu 2023
Jus Melon Mentimun Segar Turunkan Kolesterol dan Darah Tinggi
Jus melon adalah minuman yang segar dan enak, terutama di musim panas. Jus melon terbuat dari buah melon yang dipotong-potong dan diblender dengan air, gula,
Tips Sukses 26 Des 2025
Tes Kemampuan Spasial untuk Seleksi POLRI! Kamu Siap Ngerjain atau Masih Tebak-Tebakan?
Tes kemampuan spasial untuk seleksi POLRI sering kali dianggap sepele, padahal justru menjadi salah satu penentu lolos atau tidaknya peserta dalam tahapan
Ibu Dan Anak 9 Feb 2017
Cara Merawat Anak yang Mengalami Sariawan
Kasus sariawan yang dialami sekitar satu dari lima orang dianggap mengganggu aktivitas, seperti makan, minum, dan menyikat gigi akan terasa sakit. Sariawan
Manfaat Testimoni Dalam Mempengaruhi Calon Pembeli
Testimoni produk atau pengalaman pelanggan adalah salah satu faktor yang sangat berpengaruh dalam proses pembelian. Testimoni merupakan cerita atau ulasan dari