rajabacklink
Kondisi Berikut Ini Bisa Menyebabkan Kurangnya IQ Anak Lho!

Kondisi Berikut Ini Bisa Menyebabkan Kurangnya IQ Anak Lho!

Admin
25 Jan 2024
Dibaca : 956x

IQ atau Intelligence Quotient merupakan salah satu faktor yang menentukan kecerdasan. Umumnya IQ sendiri diturunkan melalui orangtua akan tetapi tidak jarang jika seseorang sudah menunjukkan kecerdasan di atas rata-rata bahkan ketika masih kecil.

Berbagai faktor pendukung mulai dari lingkungan hingga dukungan dari orang sekitar membuat orang leluasa untuk menerapkan kecerdasannya dalam berbagai bidang yang digelutinya. Termasuk salah satunya dalam pendidikan yang sedang ditekuni. Terlepas dari hal tersebut, ada juga faktor lain yang menyebabkan seseorang 'keberatan' dengan kecerdasan yang dimilikinya.

Umumnya karena presssure atau tekanan dari orang sekitar hingga munculnya tanda-tanda seperti gangguan kesehatan sehingga mengurangi performanya. Dari situlah otak akan berdampak dan mengalami pengurangan dalam pekerjaannya khususnya dengan tugas-tugas. Tidak hanya itu saja, penyebab lainnya juga karena kegiatan anak tersebut. Gaya hidup yang kurang sehat seperti begadang yang membuat mereka jarang melakukan olahraga juga menjadi pemicu tersendiri untuk kerusakan otak. 

Dan dari kerusakan otak tersebut, kecerdasan untuk kemampuan kognitif hingga mengelola informasi ini akan berkurang. Terkejut bukan jika IQ bisa mengalami pengurangan? Tentu saja ada kondisi tertentu yang menyebabkan terjadinya demikian. Apa saja  kondisi  yang dapat menyebabkan kurangnya IQ? Berikut informasi dari Prevention dan American Psychiatric Association untukmu. 

1. Infeksi

Ketika tubuh terkena infeksi atau mengalami inflamasi ternyata juga mempengaruhi IQ kita. Studi yang dilakukan oleh peneliti Aarhun University ini menemukan bahwa orang-orang yang memiliki infeksi pada tubuh memiliki hasil nilai yang lebih rendah pada tes kognitif dibandingkan yang lainnya. Peneliti percaya hal ini diakibatkan karena berkurangnya kemampuan otak karena respon imun tubuh pada inflamasi hingga infeksi. 

2. Gangguan bawaan lahir anak

Gangguan bawaan lahir anak seperti autism hingga cerebral palsy juga dapat menjadi pemicu kurangnya kecerdasan. Untuk itu biasanya anak ini akan didampingi oleh para guru pendamping. Namun bukan berarti anak-anak dengan gangguan ini tidak cerdas, mereka juga bisa menonjolkan diri pada hal-hal yang memang menjadi daya tarik mereka. Terapkan kesabaran dalam berproses, beri dukungan hingga menjalani terapi dapat juga menjadi cara agar anak bisa memiliki keunggulan dengan teman-teman sebayanya. 

3. Cedera kepala

Adanya cedera pada kepala juga memiliki dampak negatif pada working memory khususnya jika kamu adalah seorang perempuan. Menurut penelitian Taipei Medical UNiversitu, perempuan yang memiliki luka trauma pada bagian otaknya memiliki nilai working memory yang rendah melalui MRI. Hal yang serupa juga dialami oleh para pria namun perempuan lebih rentan terkena bentur pada kepala sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama untuk pulih. 

4. Insomnia

Kurangnya tidur pada malam hari mungkin dapat membuatmu lelah dan cranky. Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Pennsylvania ini menggunakan tikus untuk mencatat efek samping dari kurang tidur dan telah diterbitkan dalam jurnal neuroscience ini menemukan bahwa insomnia ternyata juga mempengaruhi kerusakan tubuh serta kehilangan sel-sel dalam otak khususnya sel yang bertugas untuk alertness serta kemampuan kognitif.

Pengurangan ini juga dipengaruhi oleh hilangnya sirtuin tipe 3 yaitu suatu protein yang berfungsi untuk melindungi neuron. Karena kurang tidur ini, neuron tersebut tidak dapat memiliki kesempatan untuk meningkatkan kinerja otak sehingga orang akan kelelahan. 

Berita Terkait
Baca Juga:
Bank Soal Ujian Masuk UI Terbaru untuk Persiapan Tes Akademik yang Lebih Terarah

Pendidikan 11 Maret 2026

Bank Soal Ujian Masuk UI Terbaru untuk Persiapan Tes Akademik yang Lebih Terarah

Persiapan menghadapi ujian seleksi perguruan tinggi merupakan proses yang memerlukan strategi belajar yang sistematis serta latihan akademik yang konsisten.

Belajar Online SD: Bagaimana Membuat Anak Tetap Termotivasi?

Pendidikan 11 Maret 2025

Belajar Online SD: Bagaimana Membuat Anak Tetap Termotivasi?

Di era digital saat ini, belajar online untuk siswa Sekolah Dasar (SD) telah menjadi pilihan yang semakin populer. Namun, tantangan yang sering dihadapi oleh

Google

Pendidikan 17 Maret 2025

Mata Kuliah di Jurusan Desain Grafis yang Harus Kamu Ketahui

Jurusan Desain Grafis menjadi salah satu pilihan favorit bagi mereka yang tertarik dengan seni visual dan industri kreatif. Namun, sebelum memilih jurusan ini,

Poles Karcher, Alat Modern dan Inovatif dengan Performa Optimal

Sharing 17 Jul 2024

Poles Karcher, Alat Modern dan Inovatif dengan Performa Optimal

Dalam dunia modern yang penuh dengan teknologi dan inovasi, peralatan rumah tangga juga mengalami perkembangan yang pesat. Salah satu peralatan yang

Cara Konten Anda Viral Pakailah Jasa Viral Ini

Bisnis 26 Maret 2025

Konten Anda Tidak Dilirik? Ini Waktunya Pakai Jasa Viral Terbaik!

Di era digital yang serba cepat ini, konten yang menarik dan informatif saja tidak cukup untuk menarik perhatian audiens. Banyak orang berjuang untuk

Manfaat Makan Bawang Putih Mentah, Ternyata Sebagus Itu

Kesehatan 9 Okt 2024

Manfaat Makan Bawang Putih Mentah, Ternyata Sebagus Itu

Siapa di sini yang suka menggunakan bawang putih untuk bikin masakan semakin sedap? Bumbu dapur satu ini memang sering dimanfaatkan oleh banyak orang, bahkan

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026 - All rights reserved
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026
All rights reserved