
Penyakit yang ditandai dengan nyeri sendi disebut dengan rheumatoid arthritis atau rematik. merupakan penyakit autoimun ketika sistem imun pada tubuh seseorang yang menyerang sel-sel tubuhnya sendiri. area persendian ini biasanya diserang oleh sistem imun pengidap rheumatoid arthritis yang mengakibatkan peradangan kronik serta nyeri hebat pada persendian yang terserang. Hingga saat ini penyebab utama seseorang yang mengidap penyakit rematik ini belum ditemukan tetapi mempunyai peran dalam timbulnya penyakit ini. Beberapa faktor risiko yang meningkatkan seseorang menderita penyakit ini yaitu :
Mengenai penyebab dari penyakit rematik ini yaitu karena adanya kesalahan pada sistem imun seseorang yang menyerang sinovium atau sebuah membran yang melapisi sendi-sendi pada tubuh. Yang kemudian sinovium meradang dan menyebabkan kerusakan pada tulang rawan dan tulang di sekitar sendi. tendon dan ligamen yang berada di sekitar sendi menjadi leah dan merenggang. Dan seiring dengan berjalannya waktu membuat sendi akan kehilangan bentuk serta mengalami perubahan posisi dari yang seharusnya.
Ketika seseorang terserang penyakit ini menimbulkan gejala berupa bengkak serta radang pada sendi dan ada kekakuan pada sendi yang memburuk pada pagi hari dan setelah lama diistirahatkan. Selain gejala pada sendi, biasanya orang tersebut memiliki kondisi tubuh yang tidak prima, sering kelelahan, lesu dan lemas serta mengalami demam yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya dan juga mengalami penurunan berat badan.
Penyakit rematik ini pada awalnya menyerang sendi-sendi kecil seperti jari-jari tangan dan jari-jari kaki. Kemudian berkembang seiring dengan waktu dan memberikan pengaruh terhadap sendi yang lebih besar seperti pergelangan tangan, pergelangan kaki, bahu, siku dan pinggul. Sekitar 40 persen pengidap rematik ini memiliki tanda dan gejala yang tidak menimpa persendian melainkan struktur lain seperti mata, kulit, paru-paru, jantung, ginjal, sumsum tulang, pembuluh darah dan jantung.
Dalam menangani penyakit rematik ini yaitu dengan menurunkan dan menghilangkan peradangan yang terjadi. Akan tetapi penyakit ini tidak dapat disembuhkan secara total dan obat-obatan yang dapat diberikan di antaranya adalah :
Di samping mengkonsumsi obat-obatan tersebut di atas, sebaiknya menjalani fisioterapi untuk membantu mengembalikan kelentuan dari sendi-sendi yang sakit. Bila keadaan cukup parah maka penanganan dapat dilakukan dengan jalan pembedahan. Agar dapat mencegah terserang penyakit rematik ini belum diketahui. Namun tidak ada salahnya bila menghindari risiko yang dapat dihindari dengan menjalani hidup sehat.
Sharing 24 Jul 2024
Waspada! Ternyata Kanker Rahim bisa diturunkan dari Ayah
Kalian tau kan betapa ganasnya penyakit kanker? Dari macam-macam kanker, ada beberapa kanker yang hanya bisa menyerang kaum hawa. Yaps, pasti kalian juga sudah
Sharing 19 Jul 2024
Berikut Berbagai Keuntungan Membeli Kendaraan Melalui Online
Membeli berbagai kebutuhan secara online sudah menjadi hal yang umum di masyarakat. Apalagi sejak adanya pandemi, melakukan
Sharing 30 Jun 2026
Bagaimana Cara Membuat Konten yang Relevan dengan Kebutuhan Emosional Audiens
Di tahun 2026 ini, persaingan untuk mendapatkan perhatian audiens tidak lagi sekadar tentang siapa yang memiliki informasi paling lengkap. Internet sudah
Nasional 25 Mei 2024
Visi dan Misi Serta Peran Organisasi PAFI dalam Masyarakat
Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) didirikan pada 13 Februari 1946 di Yogyakarta, PAFI telah menjadi pilar penting dalam pembangunan kesehatan di
Sharing 26 Jun 2026
Toyota Yaris 2018 Bekas Masih Layak Dibeli di Tengah Persaingan Hatchback Modern
Toyota Yaris 2018 bekas masih layak dibeli hingga saat ini karena menawarkan kombinasi yang seimbang antara efisiensi, kenyamanan, dan keandalan mesin yang
Tips 7 Mei 2025
Mengapa Tryout Online SKD CPNS Jadi Favorit Calon ASN Zaman Sekarang?
Dalam era digital yang semakin berkembang, dunia pendidikan dan persiapan ujian pun turut mengalami transformasi. Salah satu contoh nyata dari perubahan ini