RajaKomen
Gejala Penyakit Rematik dan Penanganannya

Gejala Penyakit Rematik dan Penanganannya

Admin
9 Jan 2022
Dibaca : 1150x

Penyakit yang ditandai dengan nyeri sendi disebut dengan rheumatoid arthritis atau rematik. merupakan penyakit autoimun ketika sistem imun pada tubuh seseorang yang menyerang sel-sel tubuhnya sendiri. area persendian ini biasanya diserang oleh sistem imun pengidap rheumatoid arthritis yang mengakibatkan peradangan kronik serta nyeri hebat pada persendian yang terserang. Hingga saat ini penyebab utama seseorang yang mengidap penyakit rematik ini belum ditemukan tetapi mempunyai peran dalam timbulnya penyakit ini. Beberapa faktor risiko yang meningkatkan seseorang menderita penyakit ini yaitu :

  • Jenis kelamin adalah wanita
  • Berusia antara 40-60 tahun
  • Memiliki riwayat sakit tersebut di keluarga
  • Kebiasaan merokok
  • Obesitas
  • Terpapar dari lingkungan kerja seperti asbes atau silika walaupun hingga saat ini sulit untuk dijelaskan secara pasti.

Mengenai penyebab dari penyakit rematik ini yaitu karena adanya kesalahan pada sistem imun seseorang yang menyerang sinovium atau sebuah membran yang melapisi sendi-sendi pada tubuh. Yang kemudian sinovium meradang dan menyebabkan kerusakan pada tulang rawan dan tulang di sekitar sendi. tendon dan ligamen yang berada di sekitar sendi menjadi leah dan merenggang. Dan seiring dengan berjalannya waktu membuat sendi akan kehilangan bentuk serta mengalami perubahan posisi dari yang seharusnya.

Ketika seseorang terserang penyakit ini menimbulkan gejala berupa bengkak serta radang pada sendi dan ada kekakuan pada sendi yang memburuk pada pagi hari dan setelah lama diistirahatkan. Selain gejala pada sendi, biasanya orang tersebut memiliki kondisi tubuh yang tidak prima, sering kelelahan, lesu dan lemas serta mengalami demam yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya dan juga mengalami penurunan berat badan.

Penyakit rematik ini pada awalnya menyerang sendi-sendi kecil seperti jari-jari tangan dan jari-jari kaki. Kemudian berkembang seiring dengan waktu dan memberikan pengaruh terhadap sendi yang lebih besar seperti pergelangan tangan, pergelangan kaki, bahu, siku dan pinggul. Sekitar 40 persen pengidap rematik ini memiliki tanda dan gejala yang tidak menimpa persendian melainkan struktur lain seperti mata, kulit, paru-paru, jantung, ginjal, sumsum tulang, pembuluh darah dan jantung. 

Dalam menangani penyakit rematik ini yaitu dengan menurunkan dan menghilangkan peradangan yang terjadi. Akan tetapi penyakit ini tidak dapat disembuhkan secara total dan obat-obatan yang dapat diberikan di antaranya adalah :

  • Obat anti radang golongan nonsteroid
  • Obat anti radang golongan steroid
  • Vitamin dan suplemen lainnya.

Di samping mengkonsumsi obat-obatan tersebut di atas, sebaiknya menjalani fisioterapi untuk membantu mengembalikan kelentuan dari sendi-sendi yang sakit. Bila keadaan cukup parah maka penanganan dapat dilakukan dengan jalan pembedahan. Agar dapat mencegah terserang penyakit rematik ini belum diketahui. Namun tidak ada salahnya bila menghindari risiko yang dapat dihindari dengan menjalani hidup sehat.

Berita Terkait
Baca Juga:
Kenapa Akreditasi Program Pendidikan POLRI Harus Diperhatikan oleh Semua Calon Polisi?

Pendidikan 19 Apr 2025

Kenapa Akreditasi Program Pendidikan POLRI Harus Diperhatikan oleh Semua Calon Polisi?

Dalam dunia yang semakin kompleks ini, peran polisi sebagai penegak hukum dan pelindung masyarakat sangatlah vital. Oleh karena itu, kualitas pendidikan yang

1jt Views YouTube Berapa Rupiah? Begini Cara Menghitungnya!

Tips 10 Maret 2025

1jt Views YouTube Berapa Rupiah? Begini Cara Menghitungnya!

YouTube adalah salah satu platform terbesar untuk berbagi video, dan bagi banyak orang, menjadi seorang YouTuber adalah cara untuk mendapatkan penghasilan.

digital_bisnis_s1_image

Pendidikan 24 Jan 2026

Biaya Pendidikan Kelas Reguler dan Non Reguler Per Semester Hanya 5 Juta Untuk Digital Bisnis S1 Serta Peluang Kuliah Beasiswa Tahfidz

Pertumbuhan sektor perdagangan elektronik saat ini menuntut kesiapan sumber daya manusia yang mampu menguasai ekosistem niaga daring secara profesional untuk

Bahaya Ga Sih Menutup Luka Menggunakan Plester?

Kesehatan 7 Sep 2018

Bahaya Ga Sih Menutup Luka Menggunakan Plester?

Saat bagian tubuh mengalami luka luar, seringkali kita menggunakan plester untuk menutup luka tersebut dengan tujuan agar luka tidak terkena debu. Tapi apakah

teknik_industri_s1_image

Pendidikan 7 Des 2025

Bagaimana Prospek Karir Lulusan Teknik Industri di Kota Metropolitan?

Di tengah hiruk pikuk kota metropolitan yang menjadi pusat bisnis dan jasa, bagaimana prospek karir lulusan Teknik Industri S1 dapat bersinar dan meraih posisi

Rahasia Membuat Video YouTube Meledak dan Viral di 2025 dengan Jasa View YouTube

Tips 25 Des 2025

Rahasia Membuat Video YouTube Meledak dan Viral di 2025 dengan Jasa View YouTube

YouTube telah menjadi salah satu platform paling penting bagi kreator konten, pebisnis, dan brand untuk menjangkau audiens secara global. Namun, persaingan di

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026 - All rights reserved
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026
All rights reserved