
Bagi penggemar jengkol, mungkin sudha tidak asing lagi ya dengan makanan yang satu ini. Jengkol yang dikenal karena baunya yang menyengat namun sangat nikmat saat disantap bagi penggemarnya. Dan bahkan harga jengkol ini bisa lebih mahal dari harga daging lho....Meskipun memiliki bau yang menyengat, jengkol sebenarnya mempunyai khasiat sebagai anti kanker. Di balik baunya yang tak sedap, jengkol mengandung protein dan serat yang tinggi asal tidak dikonsumsi secara berlebihan. Selain itu, jengkol mengandung kelenjar langerhans yaitu kelenjar yang bertanggungjawab dalam menghasilkan hormon insulin serta berbagai hormon yang mengatur gula darah dalam tubuh.
Jengkol juga mengandung zat antioksidan yang dapat membantu tubuh akibat efek samping radikal bebas yang dapat menjadi pemicu terjangkitnya penyakit jantung dan gangguan metabolik lainnya. Dalam suatu percobaan yang dilakukan pada tikus yang memakan jengkol, ditemukan bahwa dalam tikus tersebut terjadi peningkatan enzim superoxide dismutase. Enzim ini berperan dalam melindungi dinding lambung dari luka akibat asam lambung. Dari sinilah mengapa jengkol dianggap baik untuk menghindari penyakit maag dan gangguan pencernaan.
Jengkol juga dapat menjadi sumber tenaga karena mengandung karbohidrat sekitar 60%, zat pembangun jaringan tubuh karena mengandung protein di dalamnya serta baik bagi tulang dan gigi karena mengandung kalsium. Dan baik juga karena jengkol merupakan salah satu makanan yang mengandung sumber zat besi pada penderita anemia. Tetapi jengkol juga dapat menimbulkan efek negatif bila dikonsumsi berlebihan karena mengandung asam jengkolat. Kandungan ini dapat menyebabkan kristal jengkolat yang bila terjadi dalam jangka waktu lama dapat membuat gangguan pada saluran kecing berupa batu atau bahkan gangguan ginjal. Untuk menghindari efek negatifnya sebaiknya konsumsi jengkol secara wajar dan perbanyak minum air putih.
Nah, bagi pecinta jengkol, ada resep istimewa nih. Resep jengkol bakar bumbu rujak....hmmmm yummy ya. Simak yuk bahan apa saja yang harus kamu siapkan serta cara memasaknya.
Bahan :
Cara Membuatnya :
1.Jengkol direbus dalam panci tertutup dengan ditambahkan kopi hitam, sereh dan salam selama 30 menit. Lalu diamkan dalam panci hingga dingin.
2.Siapkan bumbu yang tersebut di atas kemudian haluskan tapi tidak sampai lembut, sisihkan asem dan daun salam selembar.
3.Tumis bumbu yang telah dihaluskan sampai harum dan masukkan jengkol yang telah dikupas kulitnya serta digeprek. Tambahkan air secukupnya dan masak sekitar 15 menit.
5.Angkat jengkol dan bakar sebentar di atas api atau stone pan yang panas dan kemudian masukkan kembali bumbu. Tuangkan santan sekitar 100 ml lau aduk dan tunggu sampai menyusut. Setelah itu, jengkol siap disajikan.
Pendidikan 18 Apr 2026
Bank Soal SMK di Tryout.id sebagai Sarana Latihan Kompetensi Kejuruan
Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan pendidikan umum, karena berfokus pada pengembangan keterampilan
Nasional 17 Apr 2025
Mengenal HGU dan HGB, Hak-Hak Atas Tanah di Indonesia
Jual beli tanah dapat menjadi peluang investasi dan bisnis yang menjanjikan. Namun, perlu diingat bahwa transaksi yang melibatkan penjualan dan pembelian tanah
Tips Sukses 4 Feb 2026
Optimasi Konten Relevan untuk Pengguna di 2026
Menghadapi lanskap SEO di tahun 2026, tantangan dan peluang dalam optimasi konten relevan untuk pengguna di 2026 telah berubah secara fundamental seiring
Tips Sukses 19 Apr 2017
PANAVKA DI UPREAL STATE : Belajar Bisnis dan Memotivasi Oranglain
PANAVKA DI UPREAL STATE : Belajar Bisnis dan Memotivasi Oranglain - Kemarin saya menemukan sebuah poster di internet tentang sebuah acara pameran bisnis
Tips 5 Maret 2025
Peran Media Sosial dalam Pembentukan Opini Publik di Era Politik Digital
Di era politik digital saat ini, media sosial telah bertransformasi menjadi alat yang tidak hanya menghubungkan individu, tetapi juga membentuk opini publik
Sharing 3 Jun 2022
Ghosting adalah Menghilang Tiba-Tiba Tanpa Kontak
Ghosting adalah istilah baru yang saat ini banyak dicari di mesin pencarian Indonesia. Jangan asal menggunakan dan melabelkan pada seseorang sebelum