hijab
Kehamilan yang Harus Dihentikan Penjelasan Medis, Etika, dan Prosedur Aman

Kehamilan yang Harus Dihentikan Penjelasan Medis, Etika, dan Prosedur Aman

Admin
2 Nov 2025
Dibaca : 149x

Kehamilan umumnya menjadi momen yang dinantikan banyak pasangan. Namun, tidak semua kehamilan dapat atau seharusnya dilanjutkan. Dalam dunia medis, terdapat kondisi tertentu di mana kehamilan harus dihentikan demi keselamatan ibu, janin, atau keduanya. Proses penghentian kehamilan yang dilakukan secara medis dan legal disebut terminasi kehamilan atau abortus medisinalis, dan ini berbeda dari tindakan aborsi ilegal yang membahayakan nyawa.

Pengertian Terminasi Kehamilan Medis

Terminasi kehamilan medis adalah penghentian kehamilan secara terkontrol oleh tenaga kesehatan karena adanya risiko serius terhadap kesehatan ibu atau janin. Langkah ini hanya boleh dilakukan setelah pemeriksaan menyeluruh oleh dokter kandungan, tim medis, dan atas dasar indikasi medis yang kuat.

Menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 61 Tahun 2014 tentang Kesehatan Reproduksi, penghentian kehamilan diperbolehkan hanya dalam dua kondisi :

  • Kehamilan akibat perkosaan yang dapat menimbulkan trauma psikologis berat bagi korban.
  • Keadaan darurat medis yang mengancam nyawa ibu atau janin, seperti komplikasi kehamilan berat.

Kondisi Medis yang Memerlukan Penghentian Kehamilan

a. Preeklamsia dan Eklampsia Berat

Preeklamsia adalah tekanan darah tinggi yang muncul saat kehamilan dan disertai dengan kerusakan organ, terutama ginjal dan hati. Jika tidak ditangani, dapat berkembang menjadi eklampsia (kejang pada ibu hamil) yang berpotensi mematikan. Dalam kondisi seperti ini, penghentian kehamilan sering kali menjadi satu-satunya cara menyelamatkan nyawa ibu.

b. Kehamilan di Luar Rahim (Ektopik)

Pada kehamilan ektopik, embrio berkembang di luar rahim  biasanya di saluran tuba falopi. Kondisi ini tidak dapat dipertahankan, karena tuba dapat pecah dan menyebabkan pendarahan hebat yang mengancam nyawa. Dokter akan segera melakukan tindakan medis untuk menghentikan kehamilan tersebut dan menyelamatkan ibu.

c. Kelainan Janin yang Tidak Dapat Hidup di Luar Rahim

Kadang, janin mengalami kelainan genetik atau struktural berat (misalnya anensefali  janin tanpa sebagian otak) yang membuatnya tidak mungkin bertahan hidup setelah lahir. Dalam kasus seperti ini, dokter dapat merekomendasikan penghentian kehamilan atas pertimbangan medis dan kemanusiaan.

d. Infeksi Parah atau Komplikasi Kesehatan Ibu

Beberapa penyakit berat seperti kanker stadium lanjut, gagal jantung, atau infeksi berat (sepsis) dapat membuat kehamilan berisiko tinggi bagi ibu. Jika kehamilan diteruskan, kemungkinan ibu meninggal bisa meningkat tajam. Oleh karena itu, penghentian kehamilan menjadi tindakan penyelamatan.

Aspek Etika dan Hukum Penghentian Kehamilan

Penghentian kehamilan bukan keputusan yang mudah, baik bagi pasien maupun dokter. Dalam etika kedokteran, prinsip utama yang dijunjung adalah “primum non nocere”  jangan membahayakan pasien.
Artinya, ketika melanjutkan kehamilan justru mengancam nyawa, maka menghentikannya secara medis dapat dianggap sebagai tindakan penyelamatan, bukan pelanggaran moral.

Dari sisi hukum, di Indonesia, tindakan terminasi hanya sah jika :

  • Dilakukan oleh tenaga medis berwenang di fasilitas kesehatan yang ditunjuk pemerintah.
  • Berdasarkan indikasi medis yang dapat dibuktikan secara tertulis.
  • Mendapatkan persetujuan tertulis dari ibu hamil dan/atau suaminya.
  • Tindakan di luar ketentuan tersebut, misalnya dilakukan di tempat tidak resmi atau tanpa tenaga medis tergolong pelanggaran hukum dan berisiko tinggi bagi keselamatan ibu.

Dampak Emosional dan Kebutuhan Dukungan Psikologis

Selain fisik, penghentian kehamilan dapat berdampak besar secara emosional. Banyak perempuan merasa sedih, bersalah, atau berduka mendalam setelah prosedur ini, meskipun dilakukan untuk alasan medis yang sah.

Dukungan dari keluarga, pasangan, dan tenaga kesehatan sangat penting. Konseling psikologis juga disarankan untuk membantu ibu memproses kehilangan dan mengurangi risiko depresi pascakeguguran atau pascaterminasi.
Dokter kandungan atau bidan biasanya akan menyarankan waktu istirahat fisik dan mental sebelum merencanakan kehamilan kembali.

Perawatan Setelah Penghentian Kehamilan

Setelah prosedur penghentian dilakukan, perawatan medis dan pemulihan sangat penting :

  • Ibu akan dipantau tekanan darah, kadar hormon, dan tanda-tanda infeksi.
  • Diberikan obat untuk membantu rahim berkontraksi kembali ke ukuran normal.
  • Diperlukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan tidak ada sisa jaringan.
  • Disarankan istirahat total selama beberapa hari dan menjaga kebersihan area genital.
  • Hindari hubungan seksual sampai dokter menyatakan kondisi rahim pulih sepenuhnya.

Tidak semua kehamilan bisa atau seharusnya diteruskan. Dalam kasus tertentu, penghentian kehamilan menjadi keputusan medis yang diambil untuk menyelamatkan nyawa dan menghindari penderitaan lebih besar.
Namun, keputusan ini harus dilakukan secara legal, aman, dan di bawah pengawasan tenaga medis profesional. Edukasi, dukungan psikologis, dan pemahaman tentang hak serta kesehatan reproduksi sangat penting agar perempuan dapat melalui proses ini dengan aman dan bermartabat.

Klinik Aborsi Raden Saleh didirikan untuk memberikan solusi kesehatan reproduksi yang aman dan legal dengan pendekatan profesional dan empatik terhadap setiap pasien. Dibantu oleh tim dokter spesialis obgyn yang berpengalaman, kami berkomitmen untuk menghadirkan layanan aborsi yang sesuai dengan standar medis tertinggi.

Klinik Aborsi Raden Saleh adalah salah satu klinik kesehatan reproduksi yang menyediakan layanan medis untuk membantu pasien dengan kebutuhan khusus, termasuk prosedur aborsi yang aman dan legal sesuai dengan indikasi medis yang berlaku. Klinik ini dikenal dengan pelayanan profesional, privasi tinggi, dan penanganan oleh tenaga medis berpengalaman.

Berita Terkait
Baca Juga:
Meningkatkan Persiapan Ujian dengan Tryout Dokter Online

Pendidikan 5 Jun 2025

Meningkatkan Persiapan Ujian dengan Tryout Dokter Online

Menghadapi ujian sebagai calon dokter umum adalah salah satu tahap yang paling krusial dalam pendidikan kedokteran. Dalam proses belajar menuju sukses, tryout

pesanten Al Masoem Bandung

Pendidikan 4 Des 2024

Meningkatkan Vocabulary Siswa dengan Metode Kreatif di Kelas Bahasa Inggris di Boarding School Al Masoem Bandung

Boarding School tingkat SMA saat ini telah menjadi pilihan banyak orang tua untuk mempersiapkan anak-anak mereka memasuki masa dewasa. Di antara sekolah asrama

Cara Berdamai dengan Pengalaman Pahit Ditinggal Seseorang

Sharing 22 Agu 2022

Cara Berdamai dengan Pengalaman Pahit Ditinggal Seseorang

Pengalaman ditinggal seseorang bisa meninggalkan luka yang sangat dalam. Bahkan bisa memberi trauma yang membuat kita enggan membuka hati untuk seseorang yang

Perbedaan Bisnis dan Startup: Tantangan Finansial yang Harus Dipahami

Bisnis 27 Maret 2025

Perbedaan Bisnis dan Startup: Tantangan Finansial yang Harus Dipahami

Di era digital dan inovasi yang terus berkembang, banyak orang cenderung menggunakan istilah "bisnis" dan "startup" secara bergantian.

Yuk Bikin Kue Bawang Renyah yang Mudah dan Anti Ribet

Tips 3 Agu 2024

Yuk Bikin Kue Bawang Renyah yang Mudah dan Anti Ribet

Kue bawang mungkin menjadi salah satu alternatif camilan paling gampang dibuat di rumah karena bahan utamanya adalah tepung terigu dan bumbu bawang putih. Cara

Astronomi ITB: Menjelajahi Alam Semesta dari Kampus Ganesha, Pelajaran dari Penemuan Luar Biasa di Angkasa

Pendidikan 14 Maret 2025

Astronomi ITB: Menjelajahi Alam Semesta dari Kampus Ganesha, Pelajaran dari Penemuan Luar Biasa di Angkasa

Astronomi ITB adalah salah satu program studi unggulan yang ditawarkan oleh Institut Teknologi Bandung, terletak di Kampus Ganesha yang kaya akan sejarah dan

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026 - All rights reserved
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026
All rights reserved