RajaKomen
Pentingnya Peran Apoteker di Industri Farmasi

Pentingnya Peran Apoteker di Industri Farmasi

Admin
29 Jun 2024
Dibaca : 555x

Obat adalah salah satu produk yang sangat penting bagi kesehatan dan keselamatan masyarakat. Obat harus diproduksi dengan  standar kualitas yang tinggi, sesuai dengan persyaratan hukum dan etika, serta aman dan efektif untuk digunakan. Untuk itu, diperlukan profesi yang memiliki kompetensi di bidang farmasi, yaitu apoteker.

Apoteker adalah profesi kesehatan yang mempelajari tentang obat, bahan obat, dan obat tradisional. Apoteker tidak hanya bekerja di apotek, rumah sakit, atau puskesmas, tetapi juga di industri farmasi. Industri farmasi adalah industri yang bergerak dalam bidang produksi, distribusi, dan penelitian obat dan obat tradisional.

Apoteker memiliki peran yang sangat penting di industri farmasi, baik sebagai penanggung jawab pemastian mutu, pengawasan mutu, produksi, maupun peneliti dan pengembang obat baru.

Penanggung jawab pemastian mutu adalah apoteker yang bertanggung jawab untuk memastikan bahwa semua proses produksi obat sesuai dengan standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dan persyaratan hukum lainnya. Penanggung jawab pemastian mutu juga bertugas untuk menetapkan spesifikasi, metode, dan prosedur pengujian obat, serta memberikan persetujuan atau penolakan terhadap produk jadi.

Penanggung jawab pengawasan mutu adalah apoteker yang bertanggung jawab untuk melakukan pengujian dan pengawasan terhadap bahan baku, bahan penolong, produk antara, produk ruahan, dan produk jadi. Penanggung jawab pengawasan mutu juga bertugas untuk melakukan validasi metode analisis, kalibrasi alat, dan pemeliharaan lingkungan kerja.

Penanggung jawab produksi adalah apoteker yang bertanggung jawab untuk mengatur, mengawasi, dan mengendalikan proses produksi obat, mulai dari penimbangan, pencampuran, granulasi, pengeringan, pengisian, penyegelan, pelabelan, hingga pengemasan. Penanggung jawab produksi juga bertugas untuk menyiapkan dan menandatangani batch record, serta melakukan investigasi terhadap penyimpangan atau keluhan produk.

Peneliti dan pengembang obat baru adalah apoteker yang bertanggung jawab untuk melakukan penelitian dan pengembangan obat baru, baik dari bahan alam maupun sintetis. Peneliti dan pengembang obat baru juga bertugas untuk melakukan uji praklinik, uji klinik, uji bioekivalensi, uji stabilitas, dan uji bioavailabilitas obat baru, serta mengurus perizinan dan registrasi produk.

Tugas apoteker di industri farmasi tergantung pada bidang dan posisi yang dijabat. Secara umum, tugas apoteker di industri farmasi adalah sebagai berikut :

  • Merencanakan, mengorganisasi, mengkoordinasikan, dan mengevaluasi kegiatan kefarmasian di industri farmasi.
  • Menyediakan dan mengawasi kebutuhan bahan baku, bahan penolong, alat, bahan habis pakai, dan sumber daya manusia di industri farmasi.
  • Menyusun, merevisi, dan mengimplementasikan standar, prosedur, instruksi kerja, dan dokumen kefarmasian lainnya di industri farmasi.
  • Melakukan pengawasan, pengendalian, dan peningkatan mutu produk dan proses di industri farmasi.
  • Melakukan penelitian, pengembangan, dan inovasi produk dan proses di industri farmasi.
  • Memberikan informasi, edukasi, dan konsultasi kefarmasian kepada karyawan, pelanggan, pemasok, pemerintah, dan masyarakat di industri farmasi.
  • Melakukan audit internal dan eksternal, serta menindaklanjuti temuan dan tindakan perbaikan di industri farmasi.
  • Melakukan kerjasama dan koordinasi dengan pihak internal dan eksternal terkait kegiatan kefarmasian di industri farmasi.
  • Menjaga etika, integritas, dan profesionalisme sebagai apoteker di industri farmasi.

Apoteker adalah profesi kesehatan yang memiliki kompetensi di bidang farmasi, yaitu ilmu yang mempelajari tentang obat, bahan obat, dan obat tradisional. Apoteker memiliki peran yang sangat penting di industri farmasi, baik sebagai penanggung jawab pemastian mutu, pengawasan mutu, produksi, maupun peneliti dan pengembang obat baru.

Tugas apoteker di industri farmasi tergantung pada bidang dan posisi yang dijabat. Secara umum, tugas apoteker di industri farmasi adalah merencanakan, mengorganisasi, mengkoordinasikan, mengevaluasi, menyediakan, mengawasi, menyusun, merevisi, mengimplementasikan, melakukan, memberikan, menjaga, dan melakukan kerjasama dan koordinasi terkait kegiatan kefarmasian di industri farmasi. Untuk informasi lebih detail mengenai ahli farmasi, kunjungi situs https://pafipckotaindramayu.org/.

Berita Terkait
Baca Juga:
Manfaat Mengonsumsi Air Lemon, Salah Satunya Menurunkan Berat Badan

Sharing 2 Agu 2025

Manfaat Mengonsumsi Air Lemon, Salah Satunya Menurunkan Berat Badan

Setiap hari kita harus mengonsumsi air sebanyak 2 liter atau 230 ml untuk menjaga hidrasi tubuh. Namun terkadang mengonsumsi air putih akan membuat banyak

Manfaat Menggunakan Jasa Travel Saat Berlibur ke Bali

Tips 6 Des 2022

Manfaat Menggunakan Jasa Travel Saat Berlibur ke Bali

Kini ada banyak penyedia layanan Bali Travel untuk mempermudah wisatawan saat berlibur karena telah tersedia berbagai layanan dan fasilitas selama

Salah Pilih Ukuran Bra, ada Dampak Negatifnya lho

Kesehatan 18 Agu 2017

Salah Pilih Ukuran Bra, ada Dampak Negatifnya lho

Salah Pilih Ukuran Bra, ada Dampak Negatifnya lho - Setiap wanita memiliki ukuran bra yang berbeda. Namun ternyata di antara 4 dari 5 wanita memakai bra yang

Resep Membuat Kimchi Enak dan Gurih Cocok untuk Pecinta Kuliner

Sharing 20 Jul 2024

Resep Membuat Kimchi Enak dan Gurih Cocok untuk Pecinta Kuliner

Kimchi merupakan salah satu makanan khas dari Korea yang telah menjadi favorit di kalangan para pecinta kuliner. Kimchi sendiri bisa disantap sebagai pelengkap

Say No to Valentine !!!

Sharing 14 Feb 2017

Say No to Valentine !!!

Say No to Valentine !!! - Valentine's day atau hari kasih sayang biasa dirayakan setiap tanggal 14 februari. Valentine's day bermula dari kepercayaan

Gunakan Terapi untuk Bibir Menggelap dengan Bahan Rumahan

Kecantikan 31 Agu 2024

Gunakan Terapi untuk Bibir Menggelap dengan Bahan Rumahan

Perubahan warna atau kondisi bibir bisa menandakan bahwa bibir membutuhkan perawatan lebih. Warna bibir tidak cerah membuat kepercayaan diri pun menurun.

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026 - All rights reserved
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026
All rights reserved