
Ada yang perlu kita perhatikan dari penyakit batu empedu dan maag ini, karena kedud-duanya mempunyai gejala yang hampir sama. Sakit maag sendiri biasanya ditandai dengan adanya rasa mual-muntah, tidak ada nafsu makan, nyeri pada ulu hati, perih di perut, dan asam lambung menjadi naik. Namun ternyata gejala-gajala bisa jadi pertanda bahwa mengalami penyakit batu empedu, karena gejalanya mirip dengan sakit maag. Lantas bagaimana cara membedakannya? Berikut penjelasannya
Beda gejala nyeri pada ulu hati
Gejala Nyeri pada ulu hati memang merupakan keluhan yang umum dirasakan, baik itu sakit maag maupun batu empedu. Karena memang pada dasarnya, kedua penyakit terjadi pada saluran pencernaan. Letaknya pun saling berdekatan, tepatnya bersebelahan pada daerah perut bagian atas.
Penyebab terjadinya Sakit maag disebabkan oleh adanya produksi asam lambung yang berlebihan, sehingga asam lambung tersebut melukai dinding organ lambung, biasanya penderita akan mengalami nyeri pada ulu hati, mual, muntah disertai lidah yang terasa asam dan pahit.
Adapun gejala penyakit batu empedu juga sama yaitu nyeri pada ulu hati, namun lokasi nyeri tersebut lebih terfokus pada daerah perut kanan atas, yaitu bagian yang menjalar sampai ke bagian pinggang, punggung, bahkan terkadang nyeri tersebut sampai ke bahu.
Gejala nyeri ulu hati pada penyakit batu empedu ini biasanya berlangsung dalam jangka waktu yang lama, bahkan sampai berjam-jam. Nyeri ulu hati akibat batu empedu ini tidak akan membaik meskipun meminum obat antasida atau obat maag lainnya.
Beda pemicu gejalanya
Sakit maag dan penyakit batu empedu ini bisa terjadi setelah penderita melakukan aktifitas makan. Bedanya, pada gejala batu empedu biasanya akan terasa memberat setelah mengkonsumsi makanan yang berlemak seperti halnya gorengan, santan, dan lain sebagainya.
Adapun sakit maag, semua jenis makanan baik itu berlemak ataupun tidak, penderita akan tetap merangsang produksi asam lambung, sehingga menimbulkan nyeri. Selain makanan, sakit maag ini bisa terjadi karena adanya penderita mengKonsumsi antibiotik, obat nyeri NSAID, atau kortikosteroid. Sedangkan pada gejala batu empedu tidak akan berpengaruh.
Beda gejala penyertanya
Gejala penyerta pada kedua penyakit memang berbeda. Pada Penyakit batu empedu biasanya penderita pun akan mengalami kelainan pada warna feses dan urin. Penderita batu empedu, akan mengeluarkan feses yang warnanya lebih pucat, warna urin pun menjadi kuning tua atau cokelat pekat seperti halnya warna teh. Namun pada penderita
Sakit maag tidak akan menyebabkan gejala perubahan warna pada feses dan uri. Disamping itu pula, penderita batu empedu akan mengalami perubahan warna kulit dan perubahan warna pada bagian putih matanya, yakni menjadi warna kuning. Hal ini dikarenakan adanya kerusakan pada fungsi ginjal. Namun Gejala kuning ini tidak akan terjadi pada penderita sakita maag
Begitulah penjelasan mengenai perbedaan gejala pada penyakit batu empedu dan sakit maag. Ada baiknya kita harus segera crosscheck ke dokter terdekat apabila mengalami nyeri pada ulu hati, karena bisa jadi kita mengalami sakit maag atau batu empedu. Semoga bermanfaat!
Pendidikan 18 Apr 2025
Strategi Menguasai Materi Ujian TOEFL: Fokus ke Bagian Ini!
Ujian TOEFL (Test of English as a Foreign Language) merupakan salah satu ujian yang diakui secara internasional dan sering digunakan untuk mengukur kemampuan
Nasional 12 Mei 2024
Prof Didin: Pilpres Era Jokowi Munculkan Gejala Otoritarianisme Baru
Pemilihan umum presiden 2024 telah menjadi topik hangat dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah indikasi otoritarianisme yang muncul di era kepemimpinan
Pendidikan 12 Apr 2025
Biaya Kuliah IPB: Informasi Penting untuk Calon Mahasiswa Baru
Bagi calon mahasiswa baru yang bercita-cita untuk melanjutkan pendidikan di Institut Pertanian Bogor (IPB), memahami rincian biaya kuliah adalah hal yang
Tips Sukses 7 Maret 2025
Dapatkan Keuntungan Maksimal dari Sosmed: Ikuti Tips Ini untuk Akun Bisnis Anda!
Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi salah satu platform terpenting untuk berbisnis. Dengan jutaan pengguna aktif di berbagai platform, sosmed
Nasional 19 Jun 2024
DPR Sahkan UU KIA 2024: Terobosan Baru untuk Kesejahteraan Ibu dan Anak
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi menyetujui pengesahan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA) pada tahun 2024. Keputusan ini menjadi terobosan baru
Pendidikan 11 Maret 2026
Masoem University kini menghadirkan solusi pendidikan tinggi bagi Anda yang ingin menempuh program studi Informatika S1 dengan skema pembiayaan yang jauh lebih