Al Masoem
Hal tentang Sunscreen yang Harus Berhenti Kamu Percaya

Hal tentang Sunscreen yang Harus Berhenti Kamu Percaya

Admin
7 Jun 2022
Dibaca : 280x

Sejak kapan tahu hubungan antara matahari dan kanker kulit? Efek dari paparan sinar matahari dan perlindungan terhadapnya telah menjadi topik pembicaraan dan perdebatan kolektif yang hampir konstan.

Sayangnya, masih banyak informasi tidak tepat mengenai sunscreen, orang-orang berpura-pura menjadi ahli dan mempublikasikannya di media sosial. Dilansir dari bustle.com, berikut ini adalah beberapa mitos tentang sunscreen yang harus berhenti kamu percaya.

1. Sinar UV diperlukan untuk vitamin D

Ya, memang benar bahwa kekurangan vitamin D memengaruhi hapir 50% populasi di seluruh dunia. Daripada memaparkan diri pada sinar UV, yang justru dapat meningkatkan risiko kanker kulit, beralihlah pada diet.

Makanan seperti salmon dan kuning telur bisa meningkatkan kadar vitamin D. Atau suplemen bisa membuat segalanya lebih mudah. Proses perkembangan vitamin D dalam tubuh dan konversi yang terjadi memang membutuhkan paparan sinar matahari, namun suplemen D3 menawarkan vitamin dalam bentuk yang sepenuhnya diubah, sehingga kamu sebenarnya tidak membutuhkan sinar matahari.

2. Anak muda tidak terkena kanker kulit

Riwayat penyakit dalam keluarga atau adanya gen tertentu dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit di usia muda. Faktor penyebab lain yang paling umum adalah tanning, yang banyak dilakukan oleh anak-anak muda.

3. Semua tahi lalat yang baru muncul berarti penyakit

Tahi lalat adalah tanda lahir yang hampir selalu jinak. Namun penting diketahui, beberapa tahi lalat memiliki sel atipikal yang berisiko berubah menjadi kanker. Pemeriksaan kulit tahunan dengan dokter adalah cara termudah mengetahui setiap perubahan abnormal pada tubuhmu.

4. Semua tabir surya itu sama

Bahan dalam tabir surya yang melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB ada 2 jenis, yaitu fisik dan kimia. Tabir surya fisik menggunakan mineral seng oksida atau titanium dioksida untuk memblokir sinar UV dari kulit, seperti perisai. Sebaliknya, tabir surya kimia menggunakan bahan kimia, seperti avobenzone, oxtinoxate, dan oxybenzone untuk menghilangkan sinar UV. Tabir surya kimia diserap oleh tubuh.

5. Warna kulit gelap tidak perlu tabir surya

Kanker kulit bisa menyerang siapa saja, tanpa memandang ras, etnis, atau warna kulit. Walaupun orang dengan warna kulit lebih gelap tidak berisiko tinggi terkena kanker kulit, seperti mereka yang berkulit terang, tapi saat mengembangkan kanker kulit, cenderung ditemukan pada tahap yang lebih berbahaya. Singkatnya, perlindungan terhadap matahari sangat penting, terlepas dari warna kulit.

6. Kamu hanya membutuhkan SPF untuk wajah

Fokuslah pada area yang paling banyak terpapar sinar matahari. Jangan lupakan bagian tubuh, seperti tangan dan tumit.

7. SPF dalam produk makeup cukup untuk perlindungan

Walaupun kamu memilih produk makeup dengan SPF, itu bukan pengganti tabir surya yang sebenarnya.

Berita Terkait
Baca Juga:
Cara Mengetahui Nilai Dirimu dalam Sebuah Hubungan Cinta

Sharing 7 Feb 2023

Cara Mengetahui Nilai Dirimu dalam Sebuah Hubungan Cinta

Terkadang ketika jatuh cinta, orang menjadi buta. Ada banyak penilaian yang kabur karena ingin membenarkan pasangan atau mempertimbangkan dengan perasaan.

Kiat Sukses Membuka Usaha Minuman untuk Pemula

Tips Sukses 11 Nov 2018

Kiat Sukses Membuka Usaha Minuman untuk Pemula

Akhir-akhir ini banyak bermunculan aneka minuman lezat dipasaran.  Banyak sekali booth atau kedai minuman bertebaran di jalanan dengan varian rasa yang

Mau Punya Foto Bagus Walau Traveling Sendirian? Simak Tipsnya Nih..

Tips 8 Okt 2018

Mau Punya Foto Bagus Walau Traveling Sendirian? Simak Tipsnya Nih..

Traveling merupakan momen yang sangat indah dan sangat dinanti oleh banyak orang. Saat traveling, hati menjadi bahagia karena dapat mengunjungi tempat yang

Berbagai Manfaat dan Tiga Fungsi dalam 1 Alat Vacuum Cleaner Kracher

Tips 20 Jul 2023

Berbagai Manfaat dan Tiga Fungsi dalam 1 Alat Vacuum Cleaner Kracher

Siapa yang seringkali jengkel dengan debu membandel dan partikel pasir di rumah yang terus ada walau sering disapu? Pasti hampir sebagian dari kita pernah

Internet Marketing yang Ampuh dan Jitu

Tips 2 Jan 2020

Internet Marketing yang Ampuh dan Jitu

Perkembangan internet yang sangat pesat memberikan keuntungan dalam berbagai bidang kehidupan. Setiap orang bergantung pada teknologi yang serba instan dan

3 Cara Untuk Menghindari Budaya Konsumerisme Untuk Sekarang Ini

Sharing 21 Jul 2020

3 Cara Untuk Menghindari Budaya Konsumerisme Untuk Sekarang Ini

Menurut KBBI, Konsumerisme adalah paham atau gaya hidup yang menganggap barang-barang (mewah) sebagai ukuran kebahagiaan, kesenangan, dan sebagainya. Budaya

RajaKomen
Copyright © JalinKebersamaan.com 2024 - All rights reserved
Copyright © JalinKebersamaan.com 2024
All rights reserved