rajatv
Prosedur Utama Bekerja dengan Aman di Ketinggian

Prosedur Utama Bekerja dengan Aman di Ketinggian

Admin
26 Sep 2022
Dibaca : 1570x

Kecelakaan kerja akibat jatuh dari ketinggian merupakan kecelakaan yang sangat umum dan cukup tinggi diberbagai sektor industri. Cedera yang ditimbulkan dari luka karena kecelakaan jenis ini biasanya cukup serius karena bagian-bagian vital tubuh seperti kepala atau kaki menjadi bagian yang paling sering terkena. Seseorang yang jatuh dari ketinggian 2 meter sudah mempunyai peluang untuk mengalami cedera yang fatal.

Pelatihan “Bekerja di Ketinggian” dirancang untuk menyediakan personil dengan kemampuan untuk mengenali potensi cedera serius saat bekerja di ketinggian dan menentukan metode yang aman yang tersedia untuk meminimalkan risiko. Mengurangi kecelakaan di tempat kerja adalah praktik manajemen yang baik. Bukan hanya tidak membuat tenaga kerja Anda bahagia, tetapi Anda akan menghemat uang melalui peningkatkan produktifitas dan mengurangi risiko denda dan klaim kompensasi.

Berdasarkan medan pekerjaannya yang tidak umum, bekerja di ketinggian juga menyimpan potensi bahaya dan penyakit yang tidak main-main. Maka dari itu, dalam setiap upaya bekerja di ketinggian, perusahaan diwajibkan untuk mampu mengimplementasikan 5 prosedur utama bekerja dengan aman di ketinggian. Apa saja itu?

Perencanaan

Sebelum mengizinkan pekerja untuk bekerja di ketinggian, perusahaan harus memiliki konsentrasi yang serius terhadap tahap perencanaan. Yang dimaksud tahapan ini adalah seluruh bentuk perencanaan terhadap keamanan dan keselamatan pekerja nantinya selama mereka bekerja di ketinggian seperti faktor ergonomi selama bekerja, menyediakan penanggung jawab dan pengawas selama bekerja, memastikan bahwa pekerjaan yang dilakukan benar-benar tidak bisa dilakukan di lantai dasar dan harus diketinggian, merumuskan langkah-langkah pencegahan kecelakaan kerja dan sebagainya. Diharapkan dengan adanya perencanaan yang matang, potensi munculnya risiko akibat terjatuh dari ketinggian bisa dihindari hingga tidak memakan korban sama sekali.

Prosedur Kerja

Prosedur selanjutnya yang harus dipenuhi adalah bagaimana perusahaan membuat prosedur kerja yang ideal bagi pekerja selama melakukan pekerjaan di ketinggian.

Prosedur kerja ini secara umum dapat meliputi:

  • Teknik dan cara perlindungan jatuh
  • Cara pengelolaan peralatan
  • Teknik dan cara melakukan pengawasan pekerjaan
  • Pengamanan Tempat Kerja
  • Kesiapsiagaan dan tanggap darurat

Selain itu, perusahaan juga harus membuat prosedur kerja dengan mendefinisikan daerah berbahaya seperti pembagian antara wilayah berbahaya, wilayah waspada, dan wilayah yang aman. Pastikan seluruh prosedur yang dibuat telah tersosialisasikan kepada seluruh pekerja sehingga pekerja dapat mengikuti instruksinya dan bekerja secara aman.

Teknis Bekerja Aman

Setelah perencanaan dan prosedur kerja, Permen Kemenakertrans No. 9 Tahun 2016 ini juga mengatur teknis bekerja yang aman. Setidaknya ada 5 teknik bekerja yang aman sesuai dengan yang disebutkan di ayat (1) yaitu:

  • Bekerja pada Lantai Kerja Tetap
  • Bekerja pada Lantai Kerja Sementara
  • Bergerak secara vertikal atau horizontal menuju atau meninggalkan lantai kerja
  • Bekerja pada posisi miring
  • Bekerja dengan akses tali

Dari masing-masing teknik tersebut terdapat penjelasan dan saran untuk dalam pengimplementasiannya seperti pemasangan dinding, penggunaan tali, dan lain sebagainya yang akan kita bahas di tulisan selanjutnya.

APD, Perangkat Pelindung Jatuh, dan Angkur

Karena memikul risiko yang cukup besar, setiap pekerja di ketinggian wajib dilengkapi dengan alat pelindung diri atau APD. Apa saja jenis APD yang dibutuhkan juga akan sangat tergantung dari detail pekerjaan yang dijalani, apakah untuk gedung, bekerja di atas kontainer, penggunaan crane, dan lain-lain. Namun setidaknya ada 3+3 alat yang tidak boleh dilewatkan untuk setiap jenis pekerjaan di ketinggian, alat-alat tersebut antara lain:

  • Sabuk/Tali Keselamatan
  • Helm Keselamatan
  • Sepatu Keselamatan
  • Kacamata Keselamatan 
  • Sarung Tangan 
  • Masker

Tenaga Kerja

Persyaratan terakhir yang diatur Permen Kemenakertrans No. 9 Tahun 2016 tentang Bekerja di Ketinggian adalah standar pekerja yang diizinkan untuk bekerja di ketinggian. Bekerja di ketinggian tidak bisa melibatkan pekerja secara asal. Para pekerja yang akan bekerja di ketinggian wajib memiliki skill atau kemampuan dalam menggunakan alat-alat kerja dan juga pengetahuan serta kesadaran untuk bekerja secara aman bagi dirinya dan orang-orang di sekitar.

Dengan kata lain, pekerja di ketinggian wajib orang yang kompeten dan berwenang karena mengerti bidang K3 di Ketinggian. Untuk bisa menjadi kompeten dan berwenang, orang-orang yang ingin bekerja di ketinggian haruslah mampu membuktikan kompetensi mereka melalui sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh lembaga berwenang seperti Cigma Training yang bekerja sama dengan Kemnaker.

Ya, Anda bisa mengikuti Training Bekerja di Ketinggian atau K3 Ketinggian Kemnaker bersama Cigma Training dan mendapatkan sertifikat valid sebagai bukti kompetensi Anda. Itulah 5 persyaratan Tenaga Kerja Pada Ketinggian. Pastikan Anda dan perusahaan menerapkan semuanya agar tidak melawan hukum dan memberikan kepastian keamanan pada seluruh pekerja sebagai hak dasar pekerja.

 

PT Cigma Indonesia

Podomoro City, Garden Shopping

Arcade Block 8DH

Jl.S.Parman Jakarta Barat DKI Jakarta

Telp : ( 62-21) 22320748

 

Baca Juga:
Begini Cara Merebus Babat agar Cepat Empuk

Sharing 11 Jun 2024

Begini Cara Merebus Babat agar Cepat Empuk

Babat adalah bagian dari perut sapi yang sering dijadikan bahan makanan di berbagai masakan tradisional Indonesia. Babat memiliki tekstur yang kenyal dan rasa

Apa Saja yang Harus Dicek Saat Audit SEO 2026 Secara Menyeluruh

Tips Sukses 19 Apr 2026

Apa Saja yang Harus Dicek Saat Audit SEO 2026 Secara Menyeluruh

Perubahan lanskap digital yang dipengaruhi oleh kecerdasan buatan telah mendorong evolusi besar dalam praktik optimasi mesin pencari. Tahun 2026 menjadi fase

Tips Pengendalian Debu di Lingkungan Kerja

Tips 4 Mei 2024

Tips Pengendalian Debu di Lingkungan Kerja

Debu di tempat kerja bisa berasal dari berbagai sumber, seperti bahan bangunan, kayu, logam, atau bahkan bahan kimia. Paparan debu ini dapat menyebabkan

Tips Optimasi SEO untuk UMKM Kecil Agar Bersaing Online

Tips 21 Feb 2026

Tips Optimasi SEO untuk UMKM Kecil Agar Bersaing Online

Persaingan bisnis digital semakin intensif seiring meningkatnya adopsi teknologi oleh pelaku usaha dari berbagai skala. UMKM kecil menghadapi tantangan

Profil Mochamad Herviano Widyatama (PDI-P) Daerah Pemilihan Jawa Tengah I

Pendidikan 26 Jun 2025

Profil Mochamad Herviano Widyatama: Tokoh Muda dari PDI-P Daerah Pemilihan Jawa Tengah I

Di tengah dinamika politik yang berkembang pesat di Indonesia, sosok Mochamad Herviano Widyatama muncul sebagai salah satu tokoh muda yang patut

Trik Jitu Mengajari Anak Mulai Berpuasa pada Usia Dini

Ibu Dan Anak 2 Jul 2024

Trik Jitu Mengajari Anak Mulai Berpuasa pada Usia Dini

Puasa adalah salah satu ibadah yang penting dalam agama Islam. Mulai dari usia dini, mengajari anak untuk berpuasa adalah hal yang penting agar mereka memahami

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026 - All rights reserved
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026
All rights reserved