MU
Prosedur Utama Bekerja dengan Aman di Ketinggian

Prosedur Utama Bekerja dengan Aman di Ketinggian

Admin
26 Sep 2022
Dibaca : 1193x

Kecelakaan kerja akibat jatuh dari ketinggian merupakan kecelakaan yang sangat umum dan cukup tinggi diberbagai sektor industri. Cedera yang ditimbulkan dari luka karena kecelakaan jenis ini biasanya cukup serius karena bagian-bagian vital tubuh seperti kepala atau kaki menjadi bagian yang paling sering terkena. Seseorang yang jatuh dari ketinggian 2 meter sudah mempunyai peluang untuk mengalami cedera yang fatal.

Pelatihan “Bekerja di Ketinggian” dirancang untuk menyediakan personil dengan kemampuan untuk mengenali potensi cedera serius saat bekerja di ketinggian dan menentukan metode yang aman yang tersedia untuk meminimalkan risiko. Mengurangi kecelakaan di tempat kerja adalah praktik manajemen yang baik. Bukan hanya tidak membuat tenaga kerja Anda bahagia, tetapi Anda akan menghemat uang melalui peningkatkan produktifitas dan mengurangi risiko denda dan klaim kompensasi.

Berdasarkan medan pekerjaannya yang tidak umum, bekerja di ketinggian juga menyimpan potensi bahaya dan penyakit yang tidak main-main. Maka dari itu, dalam setiap upaya bekerja di ketinggian, perusahaan diwajibkan untuk mampu mengimplementasikan 5 prosedur utama bekerja dengan aman di ketinggian. Apa saja itu?

Perencanaan

Sebelum mengizinkan pekerja untuk bekerja di ketinggian, perusahaan harus memiliki konsentrasi yang serius terhadap tahap perencanaan. Yang dimaksud tahapan ini adalah seluruh bentuk perencanaan terhadap keamanan dan keselamatan pekerja nantinya selama mereka bekerja di ketinggian seperti faktor ergonomi selama bekerja, menyediakan penanggung jawab dan pengawas selama bekerja, memastikan bahwa pekerjaan yang dilakukan benar-benar tidak bisa dilakukan di lantai dasar dan harus diketinggian, merumuskan langkah-langkah pencegahan kecelakaan kerja dan sebagainya. Diharapkan dengan adanya perencanaan yang matang, potensi munculnya risiko akibat terjatuh dari ketinggian bisa dihindari hingga tidak memakan korban sama sekali.

Prosedur Kerja

Prosedur selanjutnya yang harus dipenuhi adalah bagaimana perusahaan membuat prosedur kerja yang ideal bagi pekerja selama melakukan pekerjaan di ketinggian.

Prosedur kerja ini secara umum dapat meliputi:

  • Teknik dan cara perlindungan jatuh
  • Cara pengelolaan peralatan
  • Teknik dan cara melakukan pengawasan pekerjaan
  • Pengamanan Tempat Kerja
  • Kesiapsiagaan dan tanggap darurat

Selain itu, perusahaan juga harus membuat prosedur kerja dengan mendefinisikan daerah berbahaya seperti pembagian antara wilayah berbahaya, wilayah waspada, dan wilayah yang aman. Pastikan seluruh prosedur yang dibuat telah tersosialisasikan kepada seluruh pekerja sehingga pekerja dapat mengikuti instruksinya dan bekerja secara aman.

Teknis Bekerja Aman

Setelah perencanaan dan prosedur kerja, Permen Kemenakertrans No. 9 Tahun 2016 ini juga mengatur teknis bekerja yang aman. Setidaknya ada 5 teknik bekerja yang aman sesuai dengan yang disebutkan di ayat (1) yaitu:

  • Bekerja pada Lantai Kerja Tetap
  • Bekerja pada Lantai Kerja Sementara
  • Bergerak secara vertikal atau horizontal menuju atau meninggalkan lantai kerja
  • Bekerja pada posisi miring
  • Bekerja dengan akses tali

Dari masing-masing teknik tersebut terdapat penjelasan dan saran untuk dalam pengimplementasiannya seperti pemasangan dinding, penggunaan tali, dan lain sebagainya yang akan kita bahas di tulisan selanjutnya.

APD, Perangkat Pelindung Jatuh, dan Angkur

Karena memikul risiko yang cukup besar, setiap pekerja di ketinggian wajib dilengkapi dengan alat pelindung diri atau APD. Apa saja jenis APD yang dibutuhkan juga akan sangat tergantung dari detail pekerjaan yang dijalani, apakah untuk gedung, bekerja di atas kontainer, penggunaan crane, dan lain-lain. Namun setidaknya ada 3+3 alat yang tidak boleh dilewatkan untuk setiap jenis pekerjaan di ketinggian, alat-alat tersebut antara lain:

  • Sabuk/Tali Keselamatan
  • Helm Keselamatan
  • Sepatu Keselamatan
  • Kacamata Keselamatan 
  • Sarung Tangan 
  • Masker

Tenaga Kerja

Persyaratan terakhir yang diatur Permen Kemenakertrans No. 9 Tahun 2016 tentang Bekerja di Ketinggian adalah standar pekerja yang diizinkan untuk bekerja di ketinggian. Bekerja di ketinggian tidak bisa melibatkan pekerja secara asal. Para pekerja yang akan bekerja di ketinggian wajib memiliki skill atau kemampuan dalam menggunakan alat-alat kerja dan juga pengetahuan serta kesadaran untuk bekerja secara aman bagi dirinya dan orang-orang di sekitar.

Dengan kata lain, pekerja di ketinggian wajib orang yang kompeten dan berwenang karena mengerti bidang K3 di Ketinggian. Untuk bisa menjadi kompeten dan berwenang, orang-orang yang ingin bekerja di ketinggian haruslah mampu membuktikan kompetensi mereka melalui sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh lembaga berwenang seperti Cigma Training yang bekerja sama dengan Kemnaker.

Ya, Anda bisa mengikuti Training Bekerja di Ketinggian atau K3 Ketinggian Kemnaker bersama Cigma Training dan mendapatkan sertifikat valid sebagai bukti kompetensi Anda. Itulah 5 persyaratan Tenaga Kerja Pada Ketinggian. Pastikan Anda dan perusahaan menerapkan semuanya agar tidak melawan hukum dan memberikan kepastian keamanan pada seluruh pekerja sebagai hak dasar pekerja.

 

PT Cigma Indonesia

Podomoro City, Garden Shopping

Arcade Block 8DH

Jl.S.Parman Jakarta Barat DKI Jakarta

Telp : ( 62-21) 22320748

 

Baca Juga:
Tips Membuat Rawon Asli dengan Kuah Hitam dan Pekat

Sharing 26 Jun 2024

Tips Membuat Rawon Asli dengan Kuah Hitam dan Pekat

Siapa di sini yang suka masakan tradisional Indonesia? Salah satu ciri khas kuliner nusantara adalah memiliki rasa yang khas. Bumbunya yang pekat, membuat

promosi agen travel

Tips 10 Jun 2025

Rental Kendaraan dan Peran Penting Travel Agent dalam Promosi Website Agen Travel

Dalam era digital saat ini, bisnis rental kendaraan semakin berkolaborasi dengan travel agent untuk memperluas jangkauan pemasaran mereka. Dengan munculnya

Materi Ujian ITB vs Materi SNBT: Apa Bedanya dan Mana yang Harus Diprioritaskan?

Pendidikan 14 Apr 2025

Materi Ujian ITB vs Materi SNBT: Apa Bedanya dan Mana yang Harus Diprioritaskan?

Menjalani proses persiapan ujian masuk perguruan tinggi merupakan langkah penting bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan. Bagi mereka yang bercita-cita

Rahasia di Balik Sistem Penilaian UTUL UGM yang Perlu Kamu Tahu

Pendidikan 21 Apr 2025

Rahasia di Balik Sistem Penilaian UTUL UGM yang Perlu Kamu Tahu

Sistem Penilaian UTUL UGM merupakan salah satu faktor penting yang menentukan masa depan pendidikanmu di Universitas Gadjah Mada. UTUL, atau Ujian Tulis Masuk

Sangat Pentingnya Riset Audiens dalam Menggiring Opini Publik di Media Sosial

Sharing 23 Feb 2025

Pentingnya Riset Audiens dalam Menggiring Opini Publik di Media Sosial

Pentingnya Riset Audiens dalam Menggiring Opini Publik di Media Sosial Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi platform utama untuk menyebarkan

Kiat Sukses Membuka Usaha Minuman untuk Pemula

Tips Sukses 11 Nov 2018

Kiat Sukses Membuka Usaha Minuman untuk Pemula

Akhir-akhir ini banyak bermunculan aneka minuman lezat dipasaran.  Banyak sekali booth atau kedai minuman bertebaran di jalanan dengan varian rasa yang

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026 - All rights reserved
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026
All rights reserved