rajabacklink
Cara Mengatasi Diare dan Demam Anak untuk Perawatan di Rumah oleh Orang Tua

Cara Mengatasi Diare dan Demam Anak untuk Perawatan di Rumah oleh Orang Tua

Admin
30 Agu 2022
Dibaca : 959x

Anak-anak cenderung lebih sering terkena diare. Ahli gastroenterologi Lauren Lazar menjelaskan diare terjadi ketika usus besar yang seharusnya menyerap banyak air gagal melakukan perannya sehingga feses mengandung banyak air.

Dalam laman WebMD dijelaskan bahwa diare adalah cara tubuh membersihkan diri dari kuman, dan sebagian besar episode berlangsung beberapa hari hingga seminggu. Diare disertai demam, mual, muntah, kram, dehidrasi, bahkan ruam. Diare yang diikuti demam biasanya disebabkan infeksi rotavirus.

Kenaikan suhu tubuh bisa menjadi sebuah pertanda peringatan ada sesuatu yang masuk ke tubuh anak, tapi biasanya demam bukanlah suatu yang serius. Malahan, anak mengalami demam berarti imun tubuh bekerja seperti seharusnya dan berjuang melawan infeksi.

Meski begitu orang tua tetap merasa khawatir karena anak mengalami diare dan demam di waktu yang sama. Berikut langkah pertolongan pertama yang bisa dilakukan orang tua pada anak yang mengalami diare dan demam di waktu yang sama.

  • Pastikan Anak Tetap Terhidrasi

Ketika anak sedang diare dan demam, biasanya selera makan pun bisa berkurang hingga hilang. Namun, di kondisi ini anak butuh untuk tetap terhidrasi dengan baik. Ketika anak mengalami diare, cairan di dalam tubuh dengan mudah berkurang. Oleh karena itu, dianjurkan memberi anak asupan minum

Usahakan berikan anak minum air putih, baik hangat maupun air suhu normal. Hindari memberikan minuman seperti soda atau jus ketika anak diare bisa memperburuk diare. Kebanyakan anak dengan diare ringan tidak membutuhkan minuman elektrolit, namun jika diare cukup berat berikan elektrolit pada anak.

  • Ukur Suhu Tubuh dan Kompresi

Ukur suhu tubuh anak dengan termometer dengan cara yang benar. Dilansir dari WebMD, ada beberapa cara mengukur suhu tubuh dengan termometer. Pertama melalui mulut, sebelum menggunakan bersihkan termometer dengan air dan sabun. Letakkan ujung termometer dimulut anak dan tunggu 3 menit hingga hasilnya muncul.

Cara kedua, melalui ketiak. Pastikan ujung termometer menyentuh kulit anak yang kering, tahan posisi tersebut selama 4 hingga 5 menit. Ukurlah suhu tubuh anak secara berkala setiap 4 hingga 6 jam. Kompres anak dengan air hangat sebagai bentuk usaha mengurangi panas anak, karena air hangat dapat menyerap panas tubuh dengan baik.

Untuk pemberian obat demam, anak bisa diberi obat demam seperti acetaminophen atau ibuprofen. Namun, sekali pun jangan pernah berikan anak aspirin. Pemberian aspirin telah dikaitkan dengan penyakit serius yang berpotensi fatal, yang disebut sindrom Reye.

  • Berikan Makanan Lembut dan Berserat

Ahli gastroenterologi, Lazar, mengungkapkan untuk bayi yang masih disusui, ASI tetap jadi pilihan utama karena ASI lebih bernutrisi dan mudah diserap. Untuk anak-anak, meskipun mereka kurang berselera makan, tetap coba berikan makanan berupa bubur, sup hangat. atau makanan kesukaan mereka. Pastikan tidak memberikan makanan pedas atau berminyak.

Serat ampuh untuk mengatur pergerakan usus dan berfungsi baik dalam keadaan sembelit dan diare. Makanan kaya serat tertentu dapat membantu memperlambat diare anak Anda. Makanan berserat tinggi yang dapat membantu diare meliputi: apel tanpa kulit, pisang, gandum, kacang polong, ubi jalar.

  • Jangan Tutupi Tubuh dengan Selimut

Pasangkan anak pakaian tipis dan tutupi tubuhnya dengan selimut yang tidak terlalu tebal. Mengutip dari Kids health, menggunakan pakaian tebal ketika demam akan menghambat suhu panas keluar dari tubuh dan memungkinkan suhu tubuh naik kembali

Terkadang anak terlihat gerah dan berkeringat sehingga orang tua mengelap tubuhnya dengan kain dan air hangat. Jangan pernah menggunakan atau mencampurkan sesuatu berkandungan alkohol ketika mengelap tubuh anak karena memungkinkan terjadinya keracunan.

Kapan Anak Dibawa ke Dokter?

Ketika diare anak menimbulkan gejala lain seperti diare lebih dari tiga hari, berdarah ketika buang air; dehidrasi, muntah, kelelahan, muncul ruam, sakit perut lebih dari dua jam, adalah saatnya orang tua membawa anak ke dokter. Untuk bayi di bawah 6 bulan segera bawa ke dokter ketika mengalami diare.

Demam juga menjadi gejala yang terjadi berbarengan dengan diare. Jika suhu tubuh anak terus meningkat melebihi 39 derajat celcius setelah di ukur beberapa kali dengan termometer dan tidak mereda setelah 24 jam, segera bawa ke konsultasi ke dokter.

Berita Terkait
Baca Juga:
Halo AI - AI Sales WhatsApp Solusi CS Pintar, Cepat, dan Efisien untuk Bisnis Modern

Bisnis 20 Okt 2025

Halo AI - AI Sales WhatsApp Solusi CS Pintar, Cepat, dan Efisien untuk Bisnis Modern

Di era digital seperti sekarang, kecepatan dan konsistensi layanan pelanggan menjadi kunci utama dalam memenangkan pasar. Konsumen tidak lagi sabar menunggu

Hikmah Dari Bersikap Sabar

Religi 18 Feb 2022

Hikmah Dari Bersikap Sabar

Masalah dalam hidup manusia terus terjadi dan semakin beragam. Ada yang sanggup menerima dan sedang berjuang melaluinya, namun ada juga yang tak bisa menerima

Ini Dia, 5 Perbedaan Fitur Smartphone Dulu Dan Sekarang yang Wajib Anda Ketahui

Nasional 29 Jul 2020

Ini Dia, 5 Perbedaan Fitur Smartphone Dulu Dan Sekarang yang Wajib Anda Ketahui

Globalisasi membawa kemajuan disegala bidang kehidupan. Salah satunya yakni perkembangan teknologi yang semakin canggih guna mempermudah manusia dalam

Rahasia di Balik Kolang-kaling Manisan yang Kenyal dan Manis

Sharing 30 Agu 2024

Rahasia di Balik Kolang-kaling Manisan yang Kenyal dan Manis

Kolang  kaling manisan adalah salah satu hidangan tradisional yang memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Indonesia. Terbuat dari biji buah aren yang

Google

Pendidikan 13 Apr 2025

7 Alasan Kenapa Kamu Harus Ikut Tryout Online IPDN Sebelum Tes Sebenarnya

Persiapan yang matang adalah kunci untuk meraih sukses di setiap ujian, termasuk ujian masuk Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Salah satu cara efisien

Analogi CPNS: Penjelasan Tentang Tes CPNS yang Bisa Memudahkan Anda

Pendidikan 10 Maret 2025

Analogi CPNS: Penjelasan Tentang Tes CPNS yang Bisa Memudahkan Anda

Mendapatkan pekerjaan sebagai pegawai negeri sipil (PNS) merupakan impian banyak orang di Indonesia. Proses seleksi yang ketat dan kompetitif membuat calon

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026 - All rights reserved
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026
All rights reserved