hijab
Cara Mengatasi Diare dan Demam Anak untuk Perawatan di Rumah oleh Orang Tua

Cara Mengatasi Diare dan Demam Anak untuk Perawatan di Rumah oleh Orang Tua

Admin
30 Agu 2022
Dibaca : 978x

Anak-anak cenderung lebih sering terkena diare. Ahli gastroenterologi Lauren Lazar menjelaskan diare terjadi ketika usus besar yang seharusnya menyerap banyak air gagal melakukan perannya sehingga feses mengandung banyak air.

Dalam laman WebMD dijelaskan bahwa diare adalah cara tubuh membersihkan diri dari kuman, dan sebagian besar episode berlangsung beberapa hari hingga seminggu. Diare disertai demam, mual, muntah, kram, dehidrasi, bahkan ruam. Diare yang diikuti demam biasanya disebabkan infeksi rotavirus.

Kenaikan suhu tubuh bisa menjadi sebuah pertanda peringatan ada sesuatu yang masuk ke tubuh anak, tapi biasanya demam bukanlah suatu yang serius. Malahan, anak mengalami demam berarti imun tubuh bekerja seperti seharusnya dan berjuang melawan infeksi.

Meski begitu orang tua tetap merasa khawatir karena anak mengalami diare dan demam di waktu yang sama. Berikut langkah pertolongan pertama yang bisa dilakukan orang tua pada anak yang mengalami diare dan demam di waktu yang sama.

  • Pastikan Anak Tetap Terhidrasi

Ketika anak sedang diare dan demam, biasanya selera makan pun bisa berkurang hingga hilang. Namun, di kondisi ini anak butuh untuk tetap terhidrasi dengan baik. Ketika anak mengalami diare, cairan di dalam tubuh dengan mudah berkurang. Oleh karena itu, dianjurkan memberi anak asupan minum

Usahakan berikan anak minum air putih, baik hangat maupun air suhu normal. Hindari memberikan minuman seperti soda atau jus ketika anak diare bisa memperburuk diare. Kebanyakan anak dengan diare ringan tidak membutuhkan minuman elektrolit, namun jika diare cukup berat berikan elektrolit pada anak.

  • Ukur Suhu Tubuh dan Kompresi

Ukur suhu tubuh anak dengan termometer dengan cara yang benar. Dilansir dari WebMD, ada beberapa cara mengukur suhu tubuh dengan termometer. Pertama melalui mulut, sebelum menggunakan bersihkan termometer dengan air dan sabun. Letakkan ujung termometer dimulut anak dan tunggu 3 menit hingga hasilnya muncul.

Cara kedua, melalui ketiak. Pastikan ujung termometer menyentuh kulit anak yang kering, tahan posisi tersebut selama 4 hingga 5 menit. Ukurlah suhu tubuh anak secara berkala setiap 4 hingga 6 jam. Kompres anak dengan air hangat sebagai bentuk usaha mengurangi panas anak, karena air hangat dapat menyerap panas tubuh dengan baik.

Untuk pemberian obat demam, anak bisa diberi obat demam seperti acetaminophen atau ibuprofen. Namun, sekali pun jangan pernah berikan anak aspirin. Pemberian aspirin telah dikaitkan dengan penyakit serius yang berpotensi fatal, yang disebut sindrom Reye.

  • Berikan Makanan Lembut dan Berserat

Ahli gastroenterologi, Lazar, mengungkapkan untuk bayi yang masih disusui, ASI tetap jadi pilihan utama karena ASI lebih bernutrisi dan mudah diserap. Untuk anak-anak, meskipun mereka kurang berselera makan, tetap coba berikan makanan berupa bubur, sup hangat. atau makanan kesukaan mereka. Pastikan tidak memberikan makanan pedas atau berminyak.

Serat ampuh untuk mengatur pergerakan usus dan berfungsi baik dalam keadaan sembelit dan diare. Makanan kaya serat tertentu dapat membantu memperlambat diare anak Anda. Makanan berserat tinggi yang dapat membantu diare meliputi: apel tanpa kulit, pisang, gandum, kacang polong, ubi jalar.

  • Jangan Tutupi Tubuh dengan Selimut

Pasangkan anak pakaian tipis dan tutupi tubuhnya dengan selimut yang tidak terlalu tebal. Mengutip dari Kids health, menggunakan pakaian tebal ketika demam akan menghambat suhu panas keluar dari tubuh dan memungkinkan suhu tubuh naik kembali

Terkadang anak terlihat gerah dan berkeringat sehingga orang tua mengelap tubuhnya dengan kain dan air hangat. Jangan pernah menggunakan atau mencampurkan sesuatu berkandungan alkohol ketika mengelap tubuh anak karena memungkinkan terjadinya keracunan.

Kapan Anak Dibawa ke Dokter?

Ketika diare anak menimbulkan gejala lain seperti diare lebih dari tiga hari, berdarah ketika buang air; dehidrasi, muntah, kelelahan, muncul ruam, sakit perut lebih dari dua jam, adalah saatnya orang tua membawa anak ke dokter. Untuk bayi di bawah 6 bulan segera bawa ke dokter ketika mengalami diare.

Demam juga menjadi gejala yang terjadi berbarengan dengan diare. Jika suhu tubuh anak terus meningkat melebihi 39 derajat celcius setelah di ukur beberapa kali dengan termometer dan tidak mereda setelah 24 jam, segera bawa ke konsultasi ke dokter.

Berita Terkait
Baca Juga:
promosi website komunitas

Bisnis 17 Mei 2025

Menjamur di Dunia Maya: Strategi Cerdas Promosi Website dalam Komunitas Online

Saat ini, memiliki website adalah hal yang sudah menjadi keharusan bagi banyak bisnis dan individu. Tetapi, memiliki website yang menarik dan fungsional saja

Google

Pendidikan 11 Jun 2025

Tryout Online TNI Prediksi Soal: Persiapkan Diri Anda dengan Latihan Soal HOTS dan Analisis Jawaban

Dalam menghadapi tes masuk TNI, persiapan yang matang sangatlah penting. Salah satu cara efektif untuk mempersiapkan diri adalah dengan mengikuti Tryout Online

Tips Mendapat Pekerjaan Lebih Cepat

Sharing 10 Maret 2022

Tips Mendapat Pekerjaan Lebih Cepat

Mencari pekerjaan bukanlah suatu hal yang mudah, terlebih di situasi pandemi. Namun demikian, di 2022 ini perekonomian diprediksi akan semakin membaik. Hal ini

cpns

Pendidikan 15 Apr 2025

Tips Ampuh Kuasai TWK CPNS 2026, Langsung Naik Nilai!

Ujian Tertulis untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (TWK CPNS 2026) menjadi salah satu tahap yang sangat menentukan dalam proses seleksi CPNS. Sebagai calon

Storytelling Bisnis Rental Mobil: Menarik Pelanggan Via Medsos

26 Mei 2025

Storytelling Bisnis Rental Mobil: Menarik Pelanggan Via Medsos

Dalam era digital saat ini, pemasaran melalui media sosial (sosmed) telah menjadi salah satu strategi paling efektif bagi berbagai jenis bisnis, termasuk

Tes IQ Online Cara Praktis Mengukur Kecerdasan di Era Digital

Tips 26 Maret 2026

Tes IQ Online Cara Praktis Mengukur Kecerdasan di Era Digital

Di era digital seperti sekarang, mengukur kemampuan intelektual tidak lagi harus dilakukan secara konvensional di lembaga tertentu. Hadirnya layanan Tes IQ

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026 - All rights reserved
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026
All rights reserved