RajaKomen
Waspadai Empty Sella Syndrome yang Ditandai dengan Sakit Kepala Terus Menerus

Waspadai Empty Sella Syndrome yang Ditandai dengan Sakit Kepala Terus Menerus

Admin
3 Jun 2024
Dibaca : 987x

Banyak penyakit yang memiliki gejala sakit kepala. Namun pernahkah kamu mendengar dengan Empty Sella Syndrom? Penyakit ini disebut sebagai penyakit langka, namun tetap dapat diobati. Mengutip dari laman Kementerian Kesehatan, Empty Sella Syndrome dapat ditermukan secara tidak sengaja pada pemeriksaan CT Scan maupun MRT otak.

Orang dengan Empty Sella Syndrome mungkin tidak bergejala atau mengalami gejala akibat hilangnya sebagian atau seluruh fungsi hipofisis, seperti sakit kepala, libido seks yang rendah, dan impotensi.

Sementara mengutip dari Cleveland Clinic, penyakit ini merupakan sebuah kondisi langka yang membuat kelenjar pituitari menjadi rata atau menyusut. Kelenjar ini sendiri berada di dasar otak bagian bawah hipotalamus.

Dalam sistem organ, kelenjar pituiari menjadi bagian dari sistem endokrin yang bertugas untuk membuat banyak hormon penting yang berbeda, seperti hormon pertumbuhan, hormon penghasil sel sperma dan sel telur. Hormon-hormon tersebut dapat memengaruhi dan mengontrol kelenjar lain di sistem endokrin.

 Dua jenis sindrom

Terdapat dua jenis Empty Sella Syndrome, yakni primer dan sekunder yang menyebabkan terjadinya masalah dengan isi dalam sella turcica. Sella Turcica merupakan struktur tulang di dasar otak yang mengelilingi dan melindungi kelenjar pituiari.

Pada Empty Sella Syndrome primer terjadi sella turcica dapat kebocoran cairan tulang belakang di sekitar kelenjar pituiari. Cairan tulang belakang yang menumpuk akan menekan mengisi sebagian atau seluruhnya sella turcica yang mengganggu fungsi normal testis dan ovarium

Sementara Empty Sella Sekunder sekunder dapat disebabkan oleh adanya gangguan kelenjar pituiari akibat cedera, pembedahan, atau radiasi. Pada jenis ini, gejala yang timbul biasanya berhentinya periode menstruasi, infertilitas, dan kelelahan.

 Pengobatan yang harus dilakukan

Gejala lainnya yang mungkin timbul adalah keluarnya cairan otak di hidung, gangguan penglihatan akibat saraf mata membengkak, keluarnya ASI padahal tidak sedang hamil, dan peningkatan tekanan di otak. Karena gejalanya yang ditimbulkan tidak khas membuat Empty Sella Syndrome sulit terdiagnosis penyakit ini. Oleh karena itu, lakukan pemeriksaan ke dokter jika menemui gejala atau mengalami keluhan tersebut.

Meski Empty Sella Syndrome menjadi penyakit langka, namun kelenjar pituiari yang terdampak masih bisa berfungsi secara normal pada kebanyakan penderitanya. Apabila sindrom ini sampai memengaruhi fungsi hormon di dalam tubuh, biasanya dokter akan meresepkan obat pengganti hormon. Tindakan operasi mungkin dilakukan jika Empty Sella Syndrome sampai menyebabkan cairan otak merembes ke hidung.

Berita Terkait
Baca Juga:
Konveksi Tas Custom Bandung Murah dan Terbaik

Sharing 3 Des 2023

Konveksi Tas Custom Bandung Murah dan Terbaik

Memilih konveksi tas online yang murah dan berkualitas bukanlah hal yang sederhana. Apalagi usaha semacam ini cukup banyak jumlahnya dan masing-masing tentunya

Anies Baswedan Harus Mencari Pasangan dari PDIP Jika Ingin Menang Pilgub 2024 dan Pemilu 2029

Nasional 12 Mei 2024

Anies Baswedan Harus Mencari Pasangan dari PDIP Jika Ingin Menang Pilgub 2024 dan Pemilu 2029

Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta tahun 2024 dan Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 akan menjadi momen penting bagi Anies Baswedan untuk kembali maju sebagai

Daftar 26 Universitas Swasta Favorit di Bandung

Pendidikan 12 Mei 2024

Daftar 26 Universitas Swasta Favorit di Bandung

Bandung dikenal sebagai salah satu kota pendidikan terkemuka di Indonesia. Kota yang terkenal dengan sebutan "Paris van Java" ini menjadi rumah bagi

Menapaki Era Digital: Transformasi Strategis Melalui Digital Marketing Lembaga Pendidikan

Pendidikan 12 Feb 2026

Menapaki Era Digital: Transformasi Strategis Melalui Digital Marketing Lembaga Pendidikan

Perjalanan dunia pendidikan kini memasuki babak baru. Jika pada masa lalu reputasi sebuah sekolah atau kampus menyebar dari mulut ke mulut, kini keputusan

Minum Es Teh sebagai Teman Makan Ternyata Berbahaya, Cek Penjelasan Medisnya

Kesehatan 27 Jun 2024

Minum Es Teh sebagai Teman Makan Ternyata Berbahaya, Cek Penjelasan Medisnya

Siapa di sini yang suka minum es teh saat makan? Segelas es teh yang dingin memang nikmat banget untuk menemani makanan kita, apalagi di cuaca yang panas.

Alumni Sukses POLRI: Irjen Barito Mulyo Ratmono, Staf Ahli di BIN

Pendidikan 26 Apr 2025

Alumni Sukses POLRI: Irjen Barito Mulyo Ratmono, Staf Ahli di BIN

Ketika berbicara tentang alumni sukses POLRI, nama Irjen Barito Mulyo Ratmono tentu tidak dapat dilewatkan. Sebagai salah satu alumni angkatan kepolisian yang

RajaKomen
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026 - All rights reserved
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026
All rights reserved