
Waktu tidur di malam hari yang cukup sangat penting untuk kesejahteraan fisik dan emosional, tapi sayang, banyak orang gagal. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit memperkirakan bahwa 1 dari 3 orang tidak cukup tidur secara teratur.
Banyak faktor yang memengaruhi kemampuan seseorang untuk mendapatkan tidur yang cukup, mulai dari pekerjaan dan jadwal, hingga kebersihan. Berikut ini adalah beberapa kebiasaan di pagi hari yang sebenarnya mengganggu tidur di malam hari.
1. Minum terlalu banyak kafein
Minum terlalu banyak kafein di pagi hari bisa membuat seluruh rutinitas tidur berantakan. Secara umum, kebanyakan orang dewasa yang sehat bisa dengan aman mengonsumsi hingga 400mg kafein sehari, ini setara dengan kira-kira 4 cangkir kopi yang diseduh atau 2 minuman energi.
Efek dari kafein umumnya muncul dalam waktu 15 menit dan mencapai puncaknya sekitar 1 jam kemudian. Enam jam setelah kafein dikonsumsi, setengahnya masih ada di tubuh dan dibutuhkan hingga 10 jam untuk benar-benar membersihkan kafein dari aliran darah. Ini berarti kamu bisa minum beberapa cangkir kopi di pagi hari dan masih merasakannya saat makan malam. Jadi, coba perhatikan bagaimana kafein memengaruhi kemampuanmu mendapatkan tidur yang cukup.
2. Bangun di waktu yang sangat berbeda setiap hari
Banyak ahli tidur menyarankan agar orang menetapkan waktu bangun standar dan tetap menggunakannya sebaik mungkin, bahkan di akhir pekan. Jadwal tidur tidak teratur juga bisa meningkatkan risiko mengalami perbedaan antara jadwal tidur alami tubuh dan jadwal sosial. Waktu tidur yang berantakan juga berhubungan dengan masalah kesehatan, seperti peningkatan peradangan dan risiko depresi yang lebih tinggi.
3. Tidak mengekspos diri pada cahaya alami
Tidur diatur oleh ritme sirkadian dan siklus matahari memiliki dampak besar pada ritme ini dari hari ke hari. Jam sirkadian tubuh paling sensitif terhadap cahaya mulai sekitar 2 jam sebelum waktu tidur yang biasa dan berlangsung sepanjang malam hingga sekitar 1 jam sebelum waktu bangun yang biasa. Memaparkan diri pada banyak cahaya terang di pagi hari bisa membantu menggeser waktu tidur lebih awal, pada malam hari. Kamu akan cenderung mengantuk dan siap untuk istirahat.
4. Tidak membuat daftar tugas
Membuat daftar tugas adalah salah satu hal paling ampuh yang bisa dilakukan untuk tetap berada di jalur yang benar sepanjang hari. Ini juga bisa menjadi cara efektif untuk memerangi kecemasan yang sering muncul menjelang tidur dan membuatmu sulit tidur. Pertama, coba tuliskan. Dan pastikan itu realistis, cobalah fokus pada 3 sampai 5 hal yang benar-benar ingin kamu capai.
5. Terpaku pada ponsel
Memeriksa ponsel segera setelah bangun tidur berarti kamu membiarkan orang lain mendiktekan apa yang ada di pikiran terlebih dahulu. Jadi, bantulah diri sendiri untuk tidak langsung memeriksa ponsel segera setelah bangun tidur.
Nasional 12 Mei 2026
Pengacara Adriel Viari Purba Resmi Dijerat Polisi sebagai Tersangka
Kasus tragis dua asisten rumah tangga (ART) atau PRT yang nekat melompat dari lantai 4 sebuah indekos di Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, kembali
Nasional 13 Des 2023
Istilah ‘buzzer’ saat ini sedang populer di kalangan masyarakat, karena di setiap peristiwa politik yang terjadi, selalu
Pendidikan 9 Mei 2025
Tryout Psikotes TNI Online: Strategi Menjawab Soal dengan Cepat dan Akurat
Persiapan untuk mengikuti seleksi TNI, khususnya dalam tahap psikotes, merupakan salah satu langkah krusial bagi para calon prajurit. Tryout psikotes TNI
Pendidikan 7 Mei 2025
Tryout Online CPNS Gratis: Simulasi CAT Asli untuk Tes SKD
Saat ini, persaingan untuk mengikuti seleksi Pegawai Negeri Sipil (PNS) semakin ketat. Salah satu cara untuk mempersiapkan diri menghadapi calon pegawai negeri
Pendidikan 15 Apr 2025
Forum Diskusi SNBT: Perbedaan SNBT dengan UTBK dan Cara Memanfaatkannya
Forum Diskusi SNBT UTBK menjadi tempat yang penting bagi para calon mahasiswa untuk memahami lebih dalam mengenai dua sistem ujian seleksi yang populer di
Pendidikan 31 Jan 2024
Meningkatkan Kesejahteraan Mahasiswa Melalui Program Dukungan Holistik
Kesejahteraan mahasiswa menjadi fokus utama dalam mengembangkan lingkungan pendidikan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka. Hal ini melibatkan