RF
Inilah Etika Profesi Kefarmasian yang Harus Dipahami

Inilah Etika Profesi Kefarmasian yang Harus Dipahami

Admin
20 Jun 2024
Dibaca : 658x

Profesi farmasi atau apoteker adalah bagian penting di dunia pelayanan kesehatan. Apoteker membantu memastikan bahwa obat-obatan digunakan dengan cara yang paling aman dan efektif. Profesi ini berada di persimpangan antara kesehatan dan ritel, karena ada implikasi keuntungan yang diperoleh dari penjualan obat-obatan. Hal ini menimbulkan kemungkinan adanya komplikasi etika, sehingga dibutuhkan  pedomn yang kuat untuk mendasarkan keputusan yang menjunjung kewajiban moral dan kebajikan.

Etika adalah cabang filsafat yang membahas tentang nilai dan norma moral yang menentukan perilaku manusia dalam hidupnya. Etika farmasi adalah cabang etika yang membahas tentang nilai dan norma moral yang berlaku bagi profesi farmasi.

Secara umum, etika farmasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem nilai dan norma moral yang mengatur perilaku profesional apoteker dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Etika farmasi bertujuan untuk melindungi kepentingan pasien, profesi farmasi, dan masyarakat.

Profesi kefarmasian mencakup apoteker, asisten apoteker, dan tenaga teknis kefarmasian. Apoteker adalah tenaga kefarmasian yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang luas dan mendalam di bidang farmasi. Apoteker juga harus lulus ujian kompetensi dan memiliki lisensi untuk menjalankan profesinya.

Banyak orang yang mengira bahwa apoteker adalah tenaga medis, tetapi sebenarnya tidak. Apoteker dan tenaga medis adalah dua profesi yang berbeda, meskipun keduanya termasuk dalam kategori tenaga kesehatan. Perbedaan utama antara apoteker dan tenaga medis adalah bahwa tenaga medis memiliki kewenangan untuk melakukan intervensi biomedis, seperti penyuntikan, sedangkan tenaga kefarmasian tidak Sebagai profesi, seorang Apoteker memiliki karakteristik :

  • Telah mengucapkan, menghayati dan senantiasa mentaati sumpah/janji dan Kode Etik Apoteker Indonesia.
  • Selalu memelihara kompetensi melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi khusus dalam bidang kefarmasian.
  • Memahami dan memiliki seperangkat sikap yang mempengaruhi perilaku yang mementingkan klien, khususnya peduli terhadap kesehatan pasien.
  • Melaksanakan pekerjaan/praktik berdasarkan standar profesi, antara lain standar pelayanan dan sistem penjaminan mutu.
  • Mempunyai kewenangan profesi, sehingga untuk itu Apoteker harus bersedia memperoleh sanksi, sebagai konsekuensi dari hak mendapatkan surat izin kerja/praktik. Hal ini adalah untuk perlindungan terhadap hak klien.

Setidaknya ada empat prinsip-prinsip etika kefarmasian, yakni prinsip tanggung jawab, keadilan, otonomi, dan integritas moral. Berikut penjelasannya.

Prinsip tanggung jawab

Prinsip tanggung jawab adalah prinsip yang mengharuskan apoteker untuk bertindak secara profesional dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas dan profesinya. 

Prinsip keadilan

Prinsip keadilan adalah prinsip yang mengharuskan apoteker untuk memberikan pelayanan yang adil dan tidak diskriminatif kepada setiap penerima pelayanan

Prinsip otonomi

Prinsip otonomi adalah prinsip yang menghormati hak pasien untuk membuat keputusan sendiri tentang perawatan kesehatannya. Prinsip ini mengharuskan apoteker untuk memberikan informasi yang lengkap dan akurat kepada pasien, sehingga pasien dapat membuat keputusan yang tepat tentang perawatannya.

Prinsip integritas moral

Prinsip integritas moral adalah prinsip yang mengharuskan apoteker untuk bertindak sesuai dengan nilai-nilai moral dan etika yang berlaku. Prinsip ini mencakup kejujuran, kebenaran, dan keadilan.

Keempat prinsip etika kefarmasian tersebut merupakan pedoman bagi apoteker dalam menjalankan tugas dan profesinya. Apoteker harus menjunjung tinggi keempat prinsip tersebut agar dapat memberikan pelayanan kefarmasian yang profesional dan berkualitas.

Pedoman etika harus mendasari setiap tindakan yang dilakukan apoteker sepanjang hari kerjanya, sedemikian rupa sehingga pengambilan keputusan etis menjadi kebiasaan apoteker dan keputusan yang optimal dibuat secara konsisten. Untuk berbagai informasi lainnya mengenai apoteker kunjungi https://pafipurwakartakota.org/.

Berita Terkait
Baca Juga:
Potensi Ekosistem Halal di Indonesia Tahun 2025

Nasional 13 Jan 2025

Potensi Ekosistem Halal di Indonesia Tahun 2025

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan, menyatakan keyakinannya bahwa industri halal akan menjadi salah satu pendorong

Pilih Mana iPhone XR atau iPhone 11

Sharing 15 Jul 2024

Pilih Mana iPhone XR atau iPhone 11

Perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat, Apple memang hampir selalu membuat penggemar setianya tidak pernah kecewa. Lihat saja, produk-produk Apple

Konferensi Internasional Tentang Ilmu dan Rekayasa Material Internasional

Sharing 30 Agu 2024

Konferensi Internasional Tentang Ilmu dan Rekayasa Material Internasional

International Conference on Material Science and Engineering (ICMSE) merupakan salah satu konferensi internasional yang sangat penting dalam bidang ilmu

Paket Intrenet Rumah Terbaik dari Megavision

Sharing 30 Sep 2024

Paket Intrenet Rumah Terbaik dari Megavision

Kuota internet memang menjadi salah satu kebutuhan primer pada masa sekarang. Untuk menghindari habisnya kuota internet, maka solusi yang bisa dilakukan adalah

Alasan Mengapa Sewa Bus Pariwisata Pilihan yang Tepat

Sharing 26 Nov 2024

Alasan Mengapa Sewa Bus Pariwisata Pilihan yang Tepat

Menggunakan jasa sewa bus pariwisata memiliki berbagai alasan yang kuat, terutama untuk perjalanan kelompok atau wisata. Berikut adalah alasan utama mengapa

Google

Tips Sukses 4 Jun 2025

Pahami Perbedaan Tryout Online STAN Terbaru 2026 dengan Tahun Sebelumnya untuk Meningkatkan Peluang Lulus

Persaingan dalam ujian penerimaan mahasiswa baru di Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) semakin ketat setiap tahunnya. Oleh karena itu, penting bagi

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026 - All rights reserved
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026
All rights reserved