rajabacklink
Jangan Remehkan, Susah Tidur Tingkatkan Risiko Asma Hingga Tiga Kali Lipat

Jangan Remehkan, Susah Tidur Tingkatkan Risiko Asma Hingga Tiga Kali Lipat

Admin
9 Feb 2017
Dibaca : 1825x

Jakarta, Asma biasanya muncul pada mereka yang memang sejak lahir rentan mengalami alergi ini atau memiliki riwayat alergi. Tetapi pada mereka yang terlahir sehat, risiko asma juga bisa muncul ketika mereka kurang tidur. Hal ini diungkap tim peneliti dari Norwegian University of Science and Technology dengan melakukan pengamatan terhadap 17.927 partisipan berusia 20-65 tahun. Segala aspek tentang pola tidur mereka 'dibedah' oleh peneliti, mulai dari kapan mereka berangkat tidur setiap harinya hingga kualitas tidur yang dimiliki. Yang kalah penting, mereka juga ditanya tentang ada tidaknya gejala asma selama studi berlangsung. Hasilnya menunjukkan, mereka yang 'sering' sulit tidur berisiko 65 persen lebih tinggi untuk terserang asma dalam kurun 11 tahun kemudian. Sedangkan mereka yang 'hampir setiap malam' susah tidur memiliki risiko yang lebih besar, yaitu mencapai 108 persen. Artinya, makin 'kronis' insomnianya, makin besar pula risiko asma yang mereka miliki. Kondisi serupa juga terjadi pada partisipan yang kerap bangun terlalu dini tanpa bisa tidur lagi. Risiko asmanya mencapai 92 persen. Peneliti juga menemukan, partisipan yang dilaporkan memiliki kualitas tidur yang buruk lebih dari satu kali dalam sepekan mempunyai risiko asma hingga 94 persen. Ketika peneliti mengamati partisipan yang mengalami insomnia kronis, mereka melihat adanya risiko terserang asma hingga tiga kali lipat. Demikian seperti dilaporkan Telegraph.co.uk. Mereka meyakini bahwa perubahan yang terjadi pada tubuh akibat insomnia atau kurang tidur akan terus terjadi dan terakumulasi sehingga mengakibatkan efek yang berbahaya terhadap saluran pernapasan, yang kemudian salah satunya memicu asma. "Di satu sisi, insomnia lazim ditemukan pada pasien asma, tetapi selama ini kita tidak tahu apakah mereka yang punya kebiasaan ini berisiko sebaliknya. Ternyata benar demikian," kata peneliti, Dr Linn Beate Strand. Namun Dr Linn meyakinkan bahwa insomnia dapat diatasi dan dikelola dengan baik agar tidak menjadi kebiasaan hingga menimbulkan kerugian pada kesehatan yang bersangkutan, termasuk mencegah asma.

Berita Terkait
Baca Juga:
Pentingnya Kualitas Produk dan Layanan dalam Membangun Brand Equity

Tips Sukses 24 Apr 2025

Pentingnya Kualitas Produk dan Layanan dalam Membangun Brand Equity

Dalam dunia bisnis yang kompetitif saat ini, membangun brand equity yang kuat menjadi prioritas utama bagi banyak perusahaan. Brand equity, atau ekuitas merek,

SEO Website

Bisnis 16 Mei 2025

Meningkatkan Visibilitas: Strategi Optimasi SEO untuk Website Bisnis Anda

Dalam era digital yang semakin maju, memiliki website bisnis yang menarik saja tidak cukup untuk memastikan keberhasilan dalam menjangkau pelanggan. Salah satu

Rahasia Viral Bisnis Online Di Era Digital

Bisnis 22 Maret 2025

Jasa Viral Bisnis Online: Investasi Cerdas untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Seiring dengan perkembangan teknologi dan semakin populernya dunia digital, bisnis online telah menjadi salah satu cara yang paling efektif untuk menjangkau

Jasa Viral Marketing Meningkatkan Penjualan dan Omzet

Bisnis 24 Maret 2025

Strategi Jasa Viral Marketing agar Produkmu Cepat Dikenal

Dalam dunia bisnis yang kompetitif saat ini, strategi pemasaran yang efektif sangatlah penting. Salah satu pendekatan yang semakin populer adalah jasa viral

Latihan Soal Kompetensi Akademik Saintek untuk Seleksi Fakultas Kedokteran

Pendidikan 17 Jan 2026

Latihan Soal Kompetensi Akademik Saintek untuk Seleksi Fakultas Kedokteran

Seleksi masuk fakultas kedokteran menuntut kemampuan akademik yang kuat, terutama dalam bidang saintek seperti biologi, kimia, fisika, dan matematika. Salah

Keanekaragaman Biota Laut dan Peranannya dalam Ekosistem Laut

Sharing 9 Maret 2025

Keanekaragaman Biota Laut dan Peranannya dalam Ekosistem Laut

Biota laut merujuk pada semua organisme hidup yang terdapat di lingkungan laut, mulai dari organisme mikroskopis hingga hewan besar seperti paus. Dilansir dari

RajaKomen
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026 - All rights reserved
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026
All rights reserved