RajaKomen
Jangan Remehkan, Susah Tidur Tingkatkan Risiko Asma Hingga Tiga Kali Lipat

Jangan Remehkan, Susah Tidur Tingkatkan Risiko Asma Hingga Tiga Kali Lipat

Admin
9 Feb 2017
Dibaca : 1388x

Jakarta, Asma biasanya muncul pada mereka yang memang sejak lahir rentan mengalami alergi ini atau memiliki riwayat alergi. Tetapi pada mereka yang terlahir sehat, risiko asma juga bisa muncul ketika mereka kurang tidur. Hal ini diungkap tim peneliti dari Norwegian University of Science and Technology dengan melakukan pengamatan terhadap 17.927 partisipan berusia 20-65 tahun. Segala aspek tentang pola tidur mereka 'dibedah' oleh peneliti, mulai dari kapan mereka berangkat tidur setiap harinya hingga kualitas tidur yang dimiliki. Yang kalah penting, mereka juga ditanya tentang ada tidaknya gejala asma selama studi berlangsung. Hasilnya menunjukkan, mereka yang 'sering' sulit tidur berisiko 65 persen lebih tinggi untuk terserang asma dalam kurun 11 tahun kemudian. Sedangkan mereka yang 'hampir setiap malam' susah tidur memiliki risiko yang lebih besar, yaitu mencapai 108 persen. Artinya, makin 'kronis' insomnianya, makin besar pula risiko asma yang mereka miliki. Kondisi serupa juga terjadi pada partisipan yang kerap bangun terlalu dini tanpa bisa tidur lagi. Risiko asmanya mencapai 92 persen. Peneliti juga menemukan, partisipan yang dilaporkan memiliki kualitas tidur yang buruk lebih dari satu kali dalam sepekan mempunyai risiko asma hingga 94 persen. Ketika peneliti mengamati partisipan yang mengalami insomnia kronis, mereka melihat adanya risiko terserang asma hingga tiga kali lipat. Demikian seperti dilaporkan Telegraph.co.uk. Mereka meyakini bahwa perubahan yang terjadi pada tubuh akibat insomnia atau kurang tidur akan terus terjadi dan terakumulasi sehingga mengakibatkan efek yang berbahaya terhadap saluran pernapasan, yang kemudian salah satunya memicu asma. "Di satu sisi, insomnia lazim ditemukan pada pasien asma, tetapi selama ini kita tidak tahu apakah mereka yang punya kebiasaan ini berisiko sebaliknya. Ternyata benar demikian," kata peneliti, Dr Linn Beate Strand. Namun Dr Linn meyakinkan bahwa insomnia dapat diatasi dan dikelola dengan baik agar tidak menjadi kebiasaan hingga menimbulkan kerugian pada kesehatan yang bersangkutan, termasuk mencegah asma.

Berita Terkait
Baca Juga:
Tips Memasak Daging Kambing Tidak Bau Prengus

Tips 11 Jul 2022

Tips Memasak Daging Kambing Tidak Bau Prengus

Ketahui cara masak gulai kambing  agar tidak bau lengkap dengan tips paling ampuh hilangkan bau prengus pada

SEO

Tips 9 Mei 2025

Ingin Website Cepat Muncul di Google? Gunakan Strategi Ini

Siapa yang tidak ingin website mereka tampil di halaman pertama Google? Halaman pertama Google merupakan tempat yang sangat diinginkan oleh semua pemilik

Tanaman Penurun Kadar Kolesterol Jahat

Sharing 12 Nov 2025

Tanaman Penurun Kadar Kolesterol Jahat

Kolesterol? Selama ini kolesterol dianggap sebagai sesuatu yang negatif, oleh karena itu banyak orang yang menghindari makanan yang dapat menaikkan kolesterol

Kesadaran hukum

Tips 8 Maret 2025

Peran Media Sosial dalam Meningkatkan Kesadaran Hukum di Indonesia

Di era digital saat ini, peran media sosial (medsos) semakin signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam meningkatkan kesadaran hukum di

pesanten Al Masoem Bandung

Pendidikan 4 Des 2024

Mengapa Bahasa Inggris Menjadi Mata Pelajaran Penting di Sekolah?

Bahasa Inggris telah menjadi bahasa internasional yang digunakan di berbagai lini kehidupan, baik dalam bidang bisnis, teknologi, pendidikan, maupun

promosi open trip murah

Tips Sukses 10 Jun 2025

Mengoptimalkan SEO untuk Memperkenalkan Penginapan Homestay Melalui Promosi Website Open Trip Murah

Dalam dunia pariwisata yang semakin berkembang, keberadaan penginapan homestay menjadi salah satu pilihan yang diminati oleh banyak traveler. Homestay tidak

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026 - All rights reserved
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026
All rights reserved