RajaKomen
Hanya Jaman Jokowi, KPK bisa Takluk

Hanya Jaman Jokowi, KPK bisa Takluk

Admin
3 Jun 2021
Dibaca : 1407x

Sejak banyaknya kasus korupsi yang dilakukan oleh PDI Perjuangan, sepertinya menjadi acuan pemerintah untuk mengkerdilkan KPK, agar KPK tidak bisa seenaknya mencari koruptor. Apalagi koruptor dari PDI Perjuangan, jangan sampai diperiksa.

Tahun 2019, sejak awal pemerintahan Joko Widodo – Ma’ruf Amin, langsung dibuat Dewan Pengawas KPK, yang tugasnya, yaitu: memberikan izin untuk penyelidikan terkait kasus korupsi. Jadi, kalau Dewan Pengawas tidak mendapat izin penyadapan, maka tim penyidikan KPK tidak bisa menlanjutkan proses penyadapan.

Proses izin penyadapan membuat KPK tidak ada kerjaan beberapa bulan, sampai akhirnya Mahkamah Agung membatalkan peraturan izin penyadapan ke Dewan Pengawas. Sudah terlambat, koruptor sudah senang, hampir setahun, bebas merdeka.

Walaupun izin penyadapan sudah tidak ada, tetap saja, pimpinan KPK harus lapor ke Dewan Pengawas, hanya saja, proses bisa dilanjutkan tanpa ada persetujuan dari Dewan Pengawas.

Cara baru untuk mengkerdilkan KPK dengan cara, seluruh petugas KPK dijadikan ASN (Aparatur Sipil Negara), sehingga seluruh petugas KPK, akan mengikuti perintah dari pemerintah, karena sebagai ASN.

Cara untuk memberantas orang-orang KPK yang tetap rajin dalam mencari kasus korupsi, dilakukan seleksi, agar orang-orang yang tidak sejalan dengan pemerintah bisa disingkirkan. Seleksi dengan Test Wawasan Kebangsaan (TWK), yang isinya seperti membenturkan agama dan pancasila.

Berbagai macam pertanyaan yang aneh, yang tidak ada hubungannya dengan wawasan kebangsaan ditanyakan. Yang pasti koruptor makin senang dengan adanya penyingkiran petugas KPK yang rajin mencari kasus KPK.

Pertanyaan aneh yang katanya menyangkut wawasan kebangsaan:

Semua orang china sama saja (setuju/tidak)
Kenapa umur diatas 30 belum menikah?
Kalau kamu jadi istri kedua saya gimana?
Kalau pacaran ngapain saja?
Pilih Pancasila atau Al Quran?
Mau lepas kerudung engga?
Mau terima donor darah dari beda agama lain atau tidak?
Mengucapkan hari raya ke umat agama lain atau tidak?
Guru ngajinya siapa?
Kalau agama alirannya apa?
Kamu kalau sholat pakai qunut engga?
Kamu kalau ikut pengajian aliran apa?

Pertanyaan diatas apakah ada hubungannya dengan wawasan kebangsaan/sejarah Indonesia?

Menurut Ahmad Dhani, seharusnya pertanyaannya seperti ini:

PKI itu pelaku G30S/PKI atau korban?
Minta maaf ke PKI perlu atau tidak?
Bahaya laten itu PKI atau Agama?
Pancasila atau TRI Sila / EKA Sila ?
Negara perlu peran agama atau tidak?
Pendidikan moral pancasila perlu dihapus atau tidak?
Partai paling korup PKS atau PDIP?
Islam yang “ASLI” itu Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW atau Islam Nusantara?
Pancasila itu lebih condong ke Islam atau Komunis?
NASAKOM itu sesuai dengan Pancasila atau tidak?

Nah, mana yang sesuai dengan wawasan kebangsaan Indonesia?

KPK nasibmu kini, apakah sesuai pesanan kerjaan, atau cuma jadi lembaga yang kurang berfungsi dalam pemberantasan korupsi karena sudah disetir pemerintah?

Hanya Jokowi yang bisa menaklukkan KPK, Presiden sebelumnya ngapain?

Berita Terkait
Baca Juga:
Ranking Passing Grade Universitas Negeri 2026: PTN dengan Seleksi Paling Ketat

Pendidikan 12 Maret 2025

Ranking Passing Grade Universitas Negeri 2026: PTN dengan Seleksi Paling Ketat

Setiap tahun, banyak calon mahasiswa yang berlomba-lomba untuk memasuki perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia. Tahun 2026 tidak akan berbeda, dengan tensi

Manfaat Content Marketing Mendongkrak Bisnis Kecil

18 Jul 2024

Manfaat Content Marketing Mendongkrak Bisnis Kecil

Content marketing merupakan strategi pemasaran yang semakin populer dewasa ini, terutama di kalangan bisnis kecil. Dengan menggunakan konten yang berkualitas,

Latihan Soal Analogi Figural untuk Persiapan Ujian

Pendidikan 22 Maret 2025

Latihan Soal Analogi Figural untuk Persiapan Ujian

Latihan soal analogi figural merupakan salah satu metode yang efektif untuk mempersiapkan diri menghadapi tes yang berfokus pada kemampuan pengenalan pola dan

Apakah Menunda Kuliah Bisa Membuat Kesempatan Hilang? Ini Dampaknya

Pendidikan 2 Okt 2025

Apakah Menunda Kuliah Bisa Membuat Kesempatan Hilang? Ini Dampaknya

Banyak lulusan memilih untuk tidak langsung melanjutkan pendidikan. Alasan yang sering muncul antara lain ingin bekerja dulu, mencari pengalaman, atau merasa

Bimbel CPNS Terbaik 2025 untuk Lulusan Baru dan Pegawai Honorer

Pendidikan 8 Mei 2025

Bimbel CPNS Terbaik 2025 untuk Lulusan Baru dan Pegawai Honorer

Menyongsong tahun 2025, banyak lulusan baru dan pegawai honorer yang antusias mempersiapkan diri untuk mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Google

Pendidikan 2 Jun 2025

Mempersiapkan Diri dengan Tryout Online BUMN AKHLAK: Platform Terbaik untuk Tes BUMN

Dalam mencari pekerjaan, terutama di Badan Usaha Milik Negara (BUMN), setiap pelamar diwajibkan untuk mengikuti serangkaian tes. Salah satu tahap penting dalam

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026 - All rights reserved
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026
All rights reserved