RajaKomen
Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Penyakit Batu Ginjal

Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Penyakit Batu Ginjal

Admin
10 Jan 2024
Dibaca : 1339x

Batu ginjal merupakan endapan mineral keras yang terbentuk di dalam ginjal. Batu ginjal dapat menyebabkan nyeri hebat saat melewati saluran kemih. Dilansir dari Mayo Clinic, batu ginjal  terbentuk ketika urine mengandung lebih banyak zat pembentuk kristal, seperti kalsium, oksalat, dan asam urat, dibandingkan dengan cairan dalam urine yang dapat mengencerkannya.

Pada saat yang sama, urine mungkin kekurangan zat yang mencegah kristal saling menempel, yang mana menciptakan area ideal bagi pembentukan batu ginjal. Banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal. Faktor genetik dan riwayat keluarga memainkan peran penting dalam hal ini. Jika ada anggota keluarga yang pernah mengalami batu ginjal, risiko seseorang untuk terkena kondisi tersebut menjadi lebih tinggi.

Kurangnya asupan cairan atau dehidrasi juga dapat memicu pembentukan batu ginjal, karena urin yang terlalu terkonsentrasi memudahkan kristalisasi zat seperti kalsium, oksalat, dan asam urat. Diet yang tinggi protein, natrium, dan gula dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal. 

Obesitas juga dapat menengaruhi peningkatan risiko batu ginjal, bersama dengan kondisi medis tertentu, seperti asidosis tubular ginjal, sistinuria, dan hiperparatiroidisme. Selain itu, mengonsumsi suplemen dan obat-obatan yang berlebihan juga bisa memicu terbentuknya batu ginjal. 

Penyakit batu ginjal perlu ditanggapi dengan serius. Berikut adalah cara mencegah batu ginjal yang dilansir dari laman Healthline.

  • Penuhi kebutuhan cairan setiap hari

Memenuhi kebtuhuan cairan adalah cara terbaik untuk mencegah risiko baru ginjal. Minum air yang cukup  membantu menjaga produksi urin. Produksi urin yang cukup ini bisa mengurangi konsentrasi garam urine yang dapat menyebabkan pembentukan batu. 

Disarankan untuk minum delapan gelas air putih per hari. Bagi Sahabat Fimela yang sering berolahraga, kebutuhan air harianmu mungkin bisa lebih dari dua liter. Intinya, sesuaikan dengan gaya hidupmu.

  • Konsumsi makanan tinggi kalsium

Jenis batu ginjal yang paling umum adalah batu kalsium oksalat, yang membuat banyak orang berpikir sebaiknya menghindari konsumsi kalsium.  Padahal, persepsi ini justru keliru, lho. Diet rendah kalsium dapat meningkatkan risiko batu ginjal dan risiko osteoporosis.

Untuk itu, sebaiknya perbanyak konsumsi makanan tinggi kalsium yang baik, seperti susu rendah lemak, keju rendah lemak, dan yogurt rendah lemak. Mengonsumsi suplemen kalsium bersama makanan dapat membantu mengurangi risiko batu ginjal.

  • Kurangi konsumsi garam dan makanan tinggi oksalat

Diet tinggi natrium atau garam dapat meningkatkan risiko batu ginjal kalsium. Konsumsi garam berlebih dalam urin dapat mencegah kalsium diserap kembali dari urin ke darah, meningkatkan kalsium dalam urin dan risiko batu ginjal. Mengurangi asupan garam membantu menjaga kadar kalsium dalam urin tetap rendah, sehingga menurunkan risiko batu ginjal.

Untuk mengurangi asupan natrium, disarankan untuk membaca label makanan dengan cermat. Terutama pada makanan olahan, sup kaleng, sayuran kaleng, daging olahan, saus, makanan yang mengandung monosodium glutamat, natrium nitrat, dan natrium bikarbonat.

Selain itu, batasi konsumsi makanan kaya oksalat, seperti bayam, cokelat, ubi jalar, kopi, bit, kacang tanah, produk kedelai, dan gandum. Jika tetap ingin mengonsumsinya, sebaiknya konsumsi juga makanan yang kaya protein. Mengonsumsi makanan kaya oksalat dan kalsium secara bersamaan dapat membantu mencegah pembentukan batu ginjal, karena oksalat dan kalsium berikatan di saluran pencernaan sebelum mencapai ginjal.

  • Batasi konsumsi protein hewani

Jika ingin mencegah risiko batu ginjal, Sahabat Fimela perlu membatasi konsumsi protein hewani, seperti seperti daging sapi, unggas, ikan, dan daging babi. Makanan tinggi protein hewani bersifat asam dan dapat meningkatkan asam dalam urin. Tingkat asam urin yang tinggi dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal baik berupa batu asam urat maupun batu kalsium oksalat.

  • Jangan minum vitamin C berlebihan

Vitamin C dapat berkontribusi pada pembentukan batu ginjal melalui pembentukan oksalat dalam tubuh. Asam askorbat, bentuk vitamin C, dapat meningkatkan kadar oksalat dalam urine. Oksalat ini dapat berikatan dengan kalsium dan membentuk kristal yang menjadi dasar pembentukan batu ginjal. 

Meskipun tidak semua orang berisiko, jika kamu memiliki riwayat batu ginjal atau faktor risiko lain, sebaiknya berhati-hati terhadap konsumsi vitamin C dosis tinggi. Penggunaan yang bijak dan konsultasi dengan profesional kesehatan dapat membantu mencegah potensi risiko ini.

Berita Terkait
Baca Juga:
Rahasia Sukses: Bagaimana Cara Menaikkan Rating Aplikasi dengan Cepat

Tips 22 Mei 2025

Rahasia Sukses: Bagaimana Cara Menaikkan Rating Aplikasi dengan Cepat

Dalam dunia digital yang sangat kompetitif saat ini, memiliki aplikasi dengan rating tinggi menjadi salah satu kunci sukses untuk menarik perhatian pengguna.

Google

Tips 10 Apr 2025

Syarat Pendaftaran STPN 2026 untuk Lulusan SMA/SMK

Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) merupakan salah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia yang memiliki reputasi tinggi dalam bidang pertanahan.

Pilih Mana iPhone XR atau iPhone 11

Sharing 15 Jul 2024

Pilih Mana iPhone XR atau iPhone 11

Perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat, Apple memang hampir selalu membuat penggemar setianya tidak pernah kecewa. Lihat saja, produk-produk Apple

Memiliki Tanaman Hias di Rumah Memberikan Manfaat Kesehatan

Sharing 2 Okt 2021

Memiliki Tanaman Hias di Rumah Memberikan Manfaat Kesehatan

Tren tanaman hias semakin populer dan membuat banyak orang tertarik untuk memilikinya. Tidak hanya berfungsi sekedar mempercantik ruangan maupun taman tetapi

Cara Merawat Anak yang Mengalami Sariawan

Ibu Dan Anak 9 Feb 2017

Cara Merawat Anak yang Mengalami Sariawan

Kasus sariawan yang dialami sekitar satu dari lima orang dianggap mengganggu aktivitas, seperti makan, minum, dan menyikat gigi akan terasa sakit. Sariawan

Manfaat Mengonsumsi Air Lemon, Salah Satunya Menurunkan Berat Badan

Sharing 2 Agu 2025

Manfaat Mengonsumsi Air Lemon, Salah Satunya Menurunkan Berat Badan

Setiap hari kita harus mengonsumsi air sebanyak 2 liter atau 230 ml untuk menjaga hidrasi tubuh. Namun terkadang mengonsumsi air putih akan membuat banyak

RajaKomen
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026 - All rights reserved
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026
All rights reserved