rajabacklink
Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Penyakit Batu Ginjal

Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Penyakit Batu Ginjal

Admin
10 Jan 2024
Dibaca : 1253x

Batu ginjal merupakan endapan mineral keras yang terbentuk di dalam ginjal. Batu ginjal dapat menyebabkan nyeri hebat saat melewati saluran kemih. Dilansir dari Mayo Clinic, batu ginjal  terbentuk ketika urine mengandung lebih banyak zat pembentuk kristal, seperti kalsium, oksalat, dan asam urat, dibandingkan dengan cairan dalam urine yang dapat mengencerkannya.

Pada saat yang sama, urine mungkin kekurangan zat yang mencegah kristal saling menempel, yang mana menciptakan area ideal bagi pembentukan batu ginjal. Banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal. Faktor genetik dan riwayat keluarga memainkan peran penting dalam hal ini. Jika ada anggota keluarga yang pernah mengalami batu ginjal, risiko seseorang untuk terkena kondisi tersebut menjadi lebih tinggi.

Kurangnya asupan cairan atau dehidrasi juga dapat memicu pembentukan batu ginjal, karena urin yang terlalu terkonsentrasi memudahkan kristalisasi zat seperti kalsium, oksalat, dan asam urat. Diet yang tinggi protein, natrium, dan gula dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal. 

Obesitas juga dapat menengaruhi peningkatan risiko batu ginjal, bersama dengan kondisi medis tertentu, seperti asidosis tubular ginjal, sistinuria, dan hiperparatiroidisme. Selain itu, mengonsumsi suplemen dan obat-obatan yang berlebihan juga bisa memicu terbentuknya batu ginjal. 

Penyakit batu ginjal perlu ditanggapi dengan serius. Berikut adalah cara mencegah batu ginjal yang dilansir dari laman Healthline.

  • Penuhi kebutuhan cairan setiap hari

Memenuhi kebtuhuan cairan adalah cara terbaik untuk mencegah risiko baru ginjal. Minum air yang cukup  membantu menjaga produksi urin. Produksi urin yang cukup ini bisa mengurangi konsentrasi garam urine yang dapat menyebabkan pembentukan batu. 

Disarankan untuk minum delapan gelas air putih per hari. Bagi Sahabat Fimela yang sering berolahraga, kebutuhan air harianmu mungkin bisa lebih dari dua liter. Intinya, sesuaikan dengan gaya hidupmu.

  • Konsumsi makanan tinggi kalsium

Jenis batu ginjal yang paling umum adalah batu kalsium oksalat, yang membuat banyak orang berpikir sebaiknya menghindari konsumsi kalsium.  Padahal, persepsi ini justru keliru, lho. Diet rendah kalsium dapat meningkatkan risiko batu ginjal dan risiko osteoporosis.

Untuk itu, sebaiknya perbanyak konsumsi makanan tinggi kalsium yang baik, seperti susu rendah lemak, keju rendah lemak, dan yogurt rendah lemak. Mengonsumsi suplemen kalsium bersama makanan dapat membantu mengurangi risiko batu ginjal.

  • Kurangi konsumsi garam dan makanan tinggi oksalat

Diet tinggi natrium atau garam dapat meningkatkan risiko batu ginjal kalsium. Konsumsi garam berlebih dalam urin dapat mencegah kalsium diserap kembali dari urin ke darah, meningkatkan kalsium dalam urin dan risiko batu ginjal. Mengurangi asupan garam membantu menjaga kadar kalsium dalam urin tetap rendah, sehingga menurunkan risiko batu ginjal.

Untuk mengurangi asupan natrium, disarankan untuk membaca label makanan dengan cermat. Terutama pada makanan olahan, sup kaleng, sayuran kaleng, daging olahan, saus, makanan yang mengandung monosodium glutamat, natrium nitrat, dan natrium bikarbonat.

Selain itu, batasi konsumsi makanan kaya oksalat, seperti bayam, cokelat, ubi jalar, kopi, bit, kacang tanah, produk kedelai, dan gandum. Jika tetap ingin mengonsumsinya, sebaiknya konsumsi juga makanan yang kaya protein. Mengonsumsi makanan kaya oksalat dan kalsium secara bersamaan dapat membantu mencegah pembentukan batu ginjal, karena oksalat dan kalsium berikatan di saluran pencernaan sebelum mencapai ginjal.

  • Batasi konsumsi protein hewani

Jika ingin mencegah risiko batu ginjal, Sahabat Fimela perlu membatasi konsumsi protein hewani, seperti seperti daging sapi, unggas, ikan, dan daging babi. Makanan tinggi protein hewani bersifat asam dan dapat meningkatkan asam dalam urin. Tingkat asam urin yang tinggi dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal baik berupa batu asam urat maupun batu kalsium oksalat.

  • Jangan minum vitamin C berlebihan

Vitamin C dapat berkontribusi pada pembentukan batu ginjal melalui pembentukan oksalat dalam tubuh. Asam askorbat, bentuk vitamin C, dapat meningkatkan kadar oksalat dalam urine. Oksalat ini dapat berikatan dengan kalsium dan membentuk kristal yang menjadi dasar pembentukan batu ginjal. 

Meskipun tidak semua orang berisiko, jika kamu memiliki riwayat batu ginjal atau faktor risiko lain, sebaiknya berhati-hati terhadap konsumsi vitamin C dosis tinggi. Penggunaan yang bijak dan konsultasi dengan profesional kesehatan dapat membantu mencegah potensi risiko ini.

Berita Terkait
Baca Juga:
Manfaat yang Didapatken Dengan Membayar Zakat Penghasilan Bagi Diri Sendiri

Sharing 7 Des 2022

Manfaat yang Didapatken Dengan Membayar Zakat Penghasilan Bagi Diri Sendiri

Sebagai seorang muslim, diketahui bahwa membayar zakat merupakan salah satu elemen penting yang bisa ditemukan dalam rukun Islam. Dengan membayar zakat sesuai

Cara Mengoptimalkan Strategi Digital Multi-Platform untuk Meningkatkan Jangkauan Audiens 2026

Tips Sukses 6 Mei 2026

Cara Mengoptimalkan Strategi Digital Multi-Platform untuk Meningkatkan Jangkauan Audiens 2026

Pada tahun 2026, perilaku pengguna internet semakin terfragmentasi ke berbagai platform digital. Audiens tidak lagi hanya berada di satu kanal, tetapi tersebar

Mempersiapkan Diri Menghadapi Tryout Online Bahasa Inggris Grammar

Pendidikan 15 Jun 2025

Mempersiapkan Diri Menghadapi Tryout Online Bahasa Inggris Grammar

Di era digital saat ini, persiapan menghadapi ujian sangatlah berbeda dengan sebelumnya. Salah satu cara yang paling efektif untuk belajar dan berlatih adalah

Manfaat Madu untuk Masalah Kerontokan Rambut

Kesehatan 25 Feb 2017

Manfaat Madu untuk Masalah Kerontokan Rambut

Madu adalah sebuah bahan alami yang ajaib karena memiliki banyak kandungan nutrisi yang berguna bagi tubuh kita misalnya saja untuk membantu menjaga kesehatan

 Panduan Lengkap: Memaksimalkan Penjualan Properti Lewat Instagram & TikTok

Tips 25 Mei 2025

Panduan Lengkap: Memaksimalkan Penjualan Properti Lewat Instagram & TikTok

Dalam era digital saat ini, pemasaran properti tidak lagi melulu menggunakan metode konvensional seperti brosur atau iklan di media cetak. Platform media

Transformasi SEO 2026: Strategi Link Building Menghadapi Algoritma Google 2026

Tips 17 Des 2025

Transformasi SEO 2026: Strategi Link Building Menghadapi Algoritma Google 2026

Memasuki era digital 2026, optimasi mesin pencari mengalami perubahan fundamental. SEO tidak lagi sekadar permainan teknis untuk mengejar peringkat, tetapi

RajaKomen
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026 - All rights reserved
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026
All rights reserved