RajaKomen
Gagasan Anies Baswedan akan Mencanangkan Program Satu Perekonomian

Gagasan Anies Baswedan akan Mencanangkan Program Satu Perekonomian

Admin
8 Feb 2024
Dibaca : 502x

Pada tahun 2045, Indonesia akan memasuki usia emas. Pada masa itu, Indonesia ditargetkan sudah menjadi negara maju dan salah satu dari lima kekuatan ekonomi dunia. Pada tahun tersebut, Indonesia juga akan mendapatkan bonus demografi, dimana jumlah penduduk usia produktif (15-64 tahun), lebih besar daripada jumlah penduduk usia non-produktif (di bawah 15 tahun dan 65 tahun ke atas).

Bagi pasangan Capres-Cawapres, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) menyatakan bahwa Indonesia Emas 2045, bukanlah semata slogan indah yang hampa. Hal ini merupakan cita-cita tentang masa depan yang gemilang untuk seluruh anak bangsa.

Untuk mewujudkannya, Anies telah merencanakan sejumlah hal. Berikut ini beberapa diantaranya, yang telah kami rangkum dari berbagai sumber.

1. Membangun Manusia Berkualitas Melalui Pendidikan

Anies Baswedan menyampaikan visi dan misinya dalam mewujudkan Indonesia Emas saat menjadi pembicara di PPI Institute seri kedua yang digelar Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPID), pada Sabtu 27 Januari 2024.

Hadir secara online, Anies menyampaikan bahwa Indonesia Emas yang dimaksud adalah manusianya, bukan bangunannya. Ia menilai majunya sebuah bangsa itu dilihat dari kualitas manusianya, bukan karena sumber daya alam yang kaya raya.

Untuk menuju manusia Indonesia yang berkualitas, menurut Anies akan dapat ditempuh melalui beberapa tahap. Yakni melalui pendidikan sebagai investasi, fokus menumbuhkan kualitas manusia, serta eskalator sosial-ekonomi dan kunci menembus pasar global.

Cara meningkatkan kualitas SDM dalam hal pendidikan dapat ditempuh melalui penambahan kuota LPDP dan menambah kebermanfaatannya. Terkait pendanaan, Anies berencana melibatkan swasta melalui dana filantropi dan CSR.

2. Canangkan Program Satu Perekonomian

Dalam kegiatan Debat Bersama Kadin Menuju Indonesia Emas 2045 di Djakarta Theater, Jakarta, Kamis (11/1/2024), Anies Rasyid Baswedan akan mencanangkan program Satu Perekonomian. Anies menjelaskan bahwa dalam membangun perekonomian harus beriringan dengan pemerataan pembangunan serta berkelanjutan (sustainability).

Anies memiliki dua langkah untuk mewujudkan program tersebut. Langkah pertama adalah menghadirkan iklim usaha yang kondusif melalui tiga cara, yaitu kepastian hukum, rencana jangka panjang, serta penyederhanaan perizinan.

Langkah Kedua adalah menurunkan biaya hidup dan menciptakan lapangan kerja. Untuk mewujudkan langkah ini, Anies berencana mengembangkan 40 kota supaya pusat-pusat perekonomian bertambah, sehingga akan lebih merata.

Dengan program Satu Perekonomian, Anies berharap ekonomi tumbuh merata, lapangan kerja terbuka, logistik murah, kepastian hukum dan birokrasi tidak berbelit, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik.

3. Pengembangan Perdesaan

Anies Baswedan memperikarakan perpindahan penduduk dari perdesaan ke perkotaan (urbanisasi) akan terjadi masif pada 2045. Anies memperkirakan 73 persen penduduk Indonesia tinggal di perkotaan. Menurutnya, pengembangan perdesaan bisa menjadi solusi bagi penduduk desa yang jumlah penduduknya semakin sedikit.

Salah satu upaya pengembangan perdesaan adalah dengan memberikan peningkatan pendapatan penduduk, terlebih pada sektor pertanian. Degan cara cooperative farming, memastikan ketersediaan pupuk berkualitas yang murah dan mudah didapat, perbaikan sistem irigasi, serta yang tidak kalah penting memperbaiki rantai pasok yang tidak efisien.

4. Memberi Ruang Untuk Industri Kreatif

Anies Baswedan menyampaikan sejumlah pesan kepada anak muda usai acara Ngobrol Bareng Milenial di Roemah Kentang 1908, Jalan Banda, Kota Bandung, Sabtu (5/8/2023). Anies minta anak muda untuk menyibukkan diri dengan kegiatannya masing-masing.

Meski begitu, Anies mengingatkan kesibukan anak muda ini tetap harus sesuai dengan bidang dan minatnya. Hal itu penting agar Indonesia Emas 2045 dapat terwujud. Selain itu, pemerintah harus memperluas ruang bagi industri kreatif, pariwisata yang mana anak-anak muda dapat ikut berperan besar.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengaku senang setelah berdiskusi dengan anak-anak muda Bandung. Menurutnya, anak muda Bandung menunjukan perspektif dan kompetensi yang berpengetahuan dan kepedulian.

Berita Terkait
Baca Juga:
Berbagai Hal Yang Harus Anda Ketahui Tentang Kebudayaan Pakistan

Sharing 22 Apr 2022

Berbagai Hal Yang Harus Anda Ketahui Tentang Kebudayaan Pakistan

Jika ada negara yang budayanya sangat kontras dengan citra internasionalnya, maka haruslah Pakistan. Orang-orang Pakistan di seluruh dunia sering menghadapi

Bahasa Inggris Pelajaran IPA dan Contoh Penggunaannya dalam Kalimat

Pendidikan 13 Maret 2025

Bahasa Inggris Pelajaran IPA dan Contoh Penggunaannya dalam Kalimat

Bahasa Inggris pelajaran IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) memiliki peranan penting dalam membantu siswa memahami konsep-konsep ilmiah dengan lebih baik. Di era

Mahasiswa Berprestasi dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Andalas yang Menginspirasi

Pendidikan 13 Maret 2025

Mahasiswa Berprestasi dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Andalas yang Menginspirasi

Di tengah kompetisi yang ketat dalam dunia pendidikan, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Andalas (FKG Unand) berhasil melahirkan banyak mahasiswa

Hal yang Sering Dilakukan Pria Saat Rindu Pasangannya

Sharing 25 Nov 2022

Hal yang Sering Dilakukan Pria Saat Rindu Pasangannya

Perasaan rindu adalah perasaan yang sering dialami setiap orang. Rindu bisa kepada keluarga, anak, orang tua atau kepada pasangannya. Kerinduan akan

Apa Itu Jasa Influencer Campaign dan Bagaimana Cara Memulainya?

Tips 25 Apr 2025

Apa Itu Jasa Influencer Campaign dan Bagaimana Cara Memulainya?

Dalam era digital saat ini, pemasaran melalui influencer telah menjadi salah satu strategi yang paling efektif dalam mempromosikan produk atau layanan. Jasa

Analisis Kelemahan Laundry Untuk Menghindari Kerugian Bisnis

Tips Sukses 23 Jul 2022

Analisis Kelemahan Laundry Untuk Menghindari Kerugian Bisnis

Bisnis laundry diminati banyak pengusaha karena dianggap usaha yang muda dan dapat memberi keuntungan. Banyak dari pengusaha di bidang binatu membuka cabang

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026 - All rights reserved
Copyright © JalinKebersamaan.com 2026
All rights reserved